Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2013

Ini Titik Rawan Kecelakaan dan Macet di Pasuruan

Radar Publik Pasuruan - Para pemudik yang akan memasuki wilayah Kabupaten Pasuruan harus mewaspadai sepanjang jalur Purwodadi hingga Gempol. Jalur Surabaya-Malang ini menjadi titik paling rawan kecelakaan. "Titik rawan kecelakaan saat mudik berada di sepanjang jalur Gempol-Purwodadi," kata Kasat Lantas Polres Pasuruan AKP Tony Prasetyo kepada Radar Publik, Rabu (31/7/2013). Di jalur selatan yang menghubungkan Surabaya-Malang ini pemudik diharapkan menambah kewaspadaan terutama arah Purwodadi-Gempol. Kondisi jalan yang menurun membuat pengendara terpacu untuk menambah kecepatan. "Kondisi jalannya menurun membuat kendaraan melaju lebih cepat," imbuhnya. Di sepanjang jalur selatan ini, terutama arah Purwodadi-Gempol selama ini sering terjadi kecelakaan akibat, terutama di jalur maut Jalan Parerejo, Purwodadi. Di jalur ini, polisi menyebarkan spanduk dan berbagai poster peringatan. Tony mengatatakan selain titik rawan kecelakaan yang harus diwaspadai, polisi ...

Ops Pekat Semeru, Polisi Lebih Banyak Tangkap Kasus Premanisme dan Miras Non-TO

Radar Publik Surabaya - Operasi Pekat II Semeru 2013 yang digelar 19 Juli sampai 28 Juli membawa hasil banyak tangkapan non target operasi (Non-TO). Termasuk kasus premanisme, 282 kasus TO dan 749 kasus Non-TO. Menurut data hasil ops, jumlah kasus premanisme yang diamankan dalam Ops Pekat II Semeru 2013 sebanyak 1031 kasus. Tangkapan tersebut termasuk ribuan preman atau pria dewasa tanpa identitas yang diamankan di Mapolda Jatim. "Kasus premanisme yg berhasil diamankan yakni 282 kasus yang sudah TO dan 749 kasus Non-TO," kata Kasubid Penmas Polda Jatim, AKBP Suhartoyo di Mapolda Jatim, Rabu (31/7/2013). Sementara itu, polisi juga mengamankan 368 preman yang sudah TO serta 777 preman Non-TO. Kalau dijumlah, polisi berhasil mengamankan 1145 preman yang berkeliaran di kawasan Jatim. Polisi juga ikut mengamankan barang bukti. Diantaranya yakni uang tunai Rp 2.841.000, 10 buah ponsel, 10 unit sepeda motor, 2 truk, 21 pucuk senjata tajam, dan 182 botol miras. "Kami ...

Penjual Bakso Tewas Berlumuran Darah Saat Pulang Kerja

Radar Publik Pasuruan - Seorang penjual bakso asal Dusun Krajan Desa Klakah Kecamatan Paserpan Kabupaten Pasuruan menjadi korban pembunuhan sadis. Korban, Sholeh (35), ditemukan tewas menggenaskan dan tergeletak di tengah jalan. "Korban dibunuh dengan senjata tajam," kata Kabag Ops Polres Pasuruan, Kompol Jajak Herawan, Minggu (28/7/2013). Pembunuhan sadis ini terjadi di jalan sepi dusun setempat, Sabtu (27/7/2013) pukul 22.30 WIB. Pembunuhan dilakukan saat korban pulang berdagang. Pelaku yang diduga dua orang tergolong sadis dan brutal dengan menghabisi korbannya membabi-buta. Dugaan itu berdasarkan luka bacokan yang merata di tubuh korban. Selain luka parah di kepala atas dan leher yang nyaris putus, korban juga alami luka di dahi sebelah kiri, alis mata kiri tembus telinga kiri, telapak tangan kanan dan kiri serta ibu jarinya putus. Terdapat luka sayatan pada lengan, paha dan tumit korban. Polisi yang menerima laporan warga kemudian mendatangi TKP dan melakukan ...

Pick Up Berisi Kosmetik Palsu Diamankan dari Surabaya

Radar Publik Mojokerto - Sebuah pick up berisi kosmetik berbahaya tanpa izin BPOM diamankan Polresta Mojokerto dari sebuah toko di Surabaya. Dua tersangka diamankan dalam penggerebekan kosmetik dari berbagai merk ini. Kapolresta Mojokerto AKBP Wiji Suwartini mengatakan, penggerebekan di Surabaya ini adalah pengembangan kasus pengedaran kosmetik tanpa izin edar di Kecamatan Dawarblandong. Dari kasus ini, polisi mengembangkan hingga ke Surabaya. Dua tersangka yang diamankan adalah Maria (41), warga Simokerto sebagai suplier dan Iwan Sugiyanto (35), warga Wonokromo Surabaya, seorang sales. "Keduanya diamankan setelah digerebek tadi siang," kata Wiji kepada Radar Publik di kantornya, Kamis (25/7/2013) sore. Dari tangan kedua tersangka, Satnarkoba Polresta Mojokerto mengamankan satu pick up kosmetik dari berbagai merk terkenal. Namun kosmetik ini palsu dan mengandung hidrokinon atau air raksa. Jika dipakai pada kulit wajah, terasa panas dan bisa mengelupas. "Karena...

TMC Polda Metro Jaya telah memberikan daftar nomor-momor kontak penting yang bisa dihubungi jika terjadi kasus kejahatan di Jakarta. Nomor-nomor penting tersebut adalah sebagai berikut:

Radar Publik POLDA METRO JAYA (Emergency) 112 Pelayanan Masyarakat 523-4313 Pelayanan Masyarakat 523-4046 Pelayanan Masyarakat 523-4555 Pelayanan Masyarakat 570-7992 Penerangan POLDA 523-4000 Direktorat Reskrim Umum 570-3037 Direktorat Reskrim Khusus 523-4076 Direktorat Intelkam 570-8007 Direktorat Sabhara 523-4241 Yan Mas Narkoba 525-0110 / 0817-999-6666 Direktorat Pam Obvit 526-4073 Direktorat Lalu Lintas 5708013 Piket Lantas 523-4244 Patroli Jalan Raya (PJR) 8570-4164 Traffic Management Center (TMC) 5296-0770 / 527 5090 Yanmas SIM 544-6362 Yanmas STNK 523-4246 STNK Keliling 7088-3322 PATWAL 841-3630 Direktorat Samapta 570-8011 Biro Logistik 570-8017 Biro Personel 525-4251 Biro Operasi 570-7998 Biro Renbang 570-7995 Biro Bina Mitra 570-8010 Detasement Provost (Propam) 570-8016 Bidang Dokkes 522-0669 Bidang Humas 570-9250 Derek Polda 523-4540 Piket Polda 523-4555 POLRES METRO JAKARTA UTARA 4393-1017 4393-1055 Narkoba 4391-1758 Intelkam 437-4524 La...

POLDA RIAU TAK AKAN MENANGKAP PEMAKAI NARKOBA

Radar Publik PEKANBARU - Polda Riau menyatakan saat ini tidak akan melakukan penangkapan kepada pemakai narkoba. Pihaknya hanya menindak secara hukum pengedar dan bandarnya.   Hal itu disampaikan Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Daniel Silitonga menyakapi banyak kasus narkoba di wilayah hukumnnya.   "Belakangan ini memang kita tidak lagi menangkapi pemakai narkoba. Karena jika ditangkapi terus, saya yakin lapas di Riau yang memang sudah over kapasitas tidak akan mampu menangani kasus narkoba," kata Daniel saat mengadakan pertemuan dengan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) di Pekanbaru Rabu (24/7/2013).   Kalaupun pemakai harus ditangkap, kata dia, itu dikarenakan karena laporan dari masyarakat yang sangat resah ada pemakai narkoba dilingkungan mereka.   "Jadi mau tidak mau harus kita tangkap. Tapi pada intinya sekarang yang kita tangkap tidak lagi rantingnya (pemakai), tetapi dahan (pengedar dan batangnya (bandarnya)" katanya.   Menurutnya, s...

Polisi Surabaya Tidak Menoleransi Sweeping Liar

Radar Publik Surabaya - Polisi Surabaya tidak menoleransi adanya sweeping oleh ormas atau pihak-pihak di luar aparat hukum. Bila kedapatan melakukannya, polisi tak segan menjerat dengan pasal pidana. "Saya berharap di Surabaya tidak ada hal (sweeping) semacam itu," kata Kombespol Setija Junianta kepada wartawan, Kamis (25/7/2013). Kapolrestabes Surabaya itu menambahkan, jika pun ada dan lolos dari pantauan aparat, hendaklah masyarakat melapor dan mengabarkan kepada polisi. Nanti polisi yang akan bertindak. "Jika sweeping liar terjadi, hukum harus ditegakkan. Kami akan menindak yang melakukannya," lanjut Setija. Senada dengan Setija, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Aries Syahbudin juga berpendapat sama. Aries juga tak menolerir adanya sweeping oleh ormas. Hal itu justru akan mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat karena sifat sweeping liar yang anarkis. "Kami sudah melakukan sosialisasi tentang larangan sweeping liar baik ke restoran, rum...

2 Pedang Samurai Anggota Brimob untuk Serang Anggota Sabhara Diamankan

Radar Publik Semarang - 50 anggota Brimob Srondol mengeruduk gedung Direktorat Sabhara Polda Jateng menjelang pukul 00.00 WIB dini hari tadi. Mereka datang berpakaian preman dan diantaranya membawa dua pedang samurai. Lokasi bentrok saat ini sudah kondusif, tidak terlihat ada bekas-bekas terjadinya keributan. Namun dua pedang samurai yang diduga dibawa oleh anggota Brimob sempat tertinggal di lokasi. "Samurai sudah dibawa sama petugas propam," kata salah satu anggota Sabhara di gedung Direktorat Sabhara Polda Jateng, RM. Hadi Subeno, Mijen, Semarang, Kamis (25/7/2013). Tidak lama berselang, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Dwi Priyatno dan petugas Propam langsung mendatangi lokasi. Kapolda langsung menggelar apel untuk anggota Sabhara yang baru lulus sekitar 5 bulan itu. Selanjutnya Kapolda meninggalkan lokasi dan kembali menggelar apel di Mako Brimob Srondol, Banyumanik yang berjarak sekitar 25 Km. Akibat bentrok antar polisi itu, tiga anggota Sabhara terluka lecet dan...

Serang Markas Sabhara, 50 Anggota Brimob Berpakaian Preman dan Bersamurai

Radar Publik Semarang -Menjelang pukul 00.00 WIB dini hari tadi, gedung Direktorat Sabhara Polda Jateng didatangi 50 orang pengendara motor. Mereka adalah anggota brigadir mobil (Brimob) Srondol yang datang mencari seseorang. "Datang naik motor dengan pakaian preman, mencari seseorang tapi tidak jelas siapa yang dicari," kata salah satu anggota Sabhara di gedung Direktorat Sabhara Polda Jateng, RM. Hadi Subeno, Mijen, Semarang, Kamis (25/7/2013). Rombongan anggota Brimob tersebut sempat melakukan nego dengan tujuh anggota Sabhara yang sedang melakukan piket. Namun tidak berapa lama keributan terjadi, beberapa diantaranya membawa senjata tajam berupa pedang samurai dan pentungan. "Sempat nego agak lama, tapi karena ada provokator, terjadi gesekan," ujar anggota Sabhara lainnya. Awal keributan berada di luar gedung, namun merembet hingga akhirnya masuk ke dalam lobi. Mendengar keributan tersebut, satu kompi anggota Sabhara yang berada di gedung turun dan memb...

Bandit Jalanan Ditembak Mati Polres Sidoarjo

Radar Publik Sidoarjo - Dor..! Kawanan bandit jalanan yang kerap meresahkan warga Sidoarjo ditembak Satuan Reskrim Polres Sidoarjo. Pelaku yang berjumlah 5 orang, satu ditembak mati, yakni Achmad Foris Akbar (20) warga Wonoayu. Pelaku terpaksa ditembak mati saat melakukan aksi di Wonoayu, namun gagal. sebab korbannya berteriak dan teriakannya didengar anggota yang saat itu berpatroli. Petugas pun mengejar pelaku dengan memberikan tembakan peringatan. Namun, Achmad Foris Akbar alias Kojek justru mengeluarkan celurit dan mengacungkannya. Petugas berusaha memberi peringatan namun tidak dihiraukan. Akhirnya kakinya ditembak, karena masih terus melawan terpaksa ditembak di bagian dadanya. Tiga pelaku lainnya hanya ditembak kakinya, yakni Bayu Anggah alias Tojas (18) warga Kecamatan Taman, AS (50) asli Gubeng, DN (18) asal Buduran. Sedangkan Luki Ainur Rofik (19) yang tinggal di Krian tidak ditembak lantaran tidak melakukan perlawanan sama sekali. "Kita tembak mati salah satu p...

Jajaran Polda Sumut meringkus delapan orang pengedar Narkoba

Radar Publik JAKARTA - Jajaran Polda Sumatera Utara berhasil meringkus delapan orang pengedar narkoba jenis sabu siap pakai antar provinsi dalam kurun dua minggu, Rabu (24/7/2013).     Dir Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Toga Panjaitan menuturkan untuk mengelabui para pengedar petugas melakukan penyamaran sebagai pembeli. Alhasil, kedelapan orang tersebut ditangkap di beberapa tempat yang terpisah. Dari tangan pelaku, polisi telah mengamankan sebanyak 800 gram sabu siap edar.   “Para tersangka ditangkap setelah saat polisi menyamar sebagai pembeli, dan selain menangkap kita juga berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 800 gram, jika di rupiahkan sekira Rp800 juta,” kata Toga.   Ditambahkanya, barang haram tersebut akan dipasarkan di wilayah Sumatera Utara seperti Tanjung Balai, Aceh dan perbatasan Binjai Sumatera Utara, sabu tersebut masih didominasi asal negara tetangga.   “Peredaran sabu-sabu di Sumatera Utara hingga saat ini masih didominasi sabu-sabu asal Mayalsia yang ...

Guru SD Mendadak Jadi DPO Teroris

Radar Publik JAKARTA - Penembakan empat terduga teroris di Tulungagung, Jawa Timur, menyisakan sejumlah kejanggalan. Sejumlah saksi mata menyatakan dua korban, yaitu Mugi Hartanto (38) dan Sapari (49), tidak memiliki masalah hukum. Mugi dalam kesehariannya merupakan guru honorer di sebuah sekolah dasar negeri di Tulungagung, sementara Sapari merupakan perangkat desa bidang kesejahteraan rakyat (Kesra). Mugi bahkan disebut-sebut hanya memberikan tumpangan ke salah seorang terduga teroris yang ditembak mati ke hatle bus. Sejatinya, ia akan membayar pakaj motor ke kantor Samsat Polres Tulungagung. Versi lain coba disuguhkan Mabes Polri untuk menetralisir keterangan keluarga korban dan para saksi mata. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Ronny F Sompie menyatakan bahwa keempat korban penembakan merupakan DPO kasus terorisme. "Jadi keempat tersangka yang ditangkap kemarin masuk DPO kasus terorisme, dalam kasus Poso, Solo, Medan, dan Bali," tegasnya kepada wartawan di Gedu...

KPK dan Ombudsman Siap Saling Tukar Informasi Soal Korupsi kepada Persident Radar Publik

Radar Publik Jakarta - Ombudsman dan KPK serta President Radar Publik Independen resmi menjalin kerjasama dalam memberantas tindak pidana korupsi di Indonesia. Bentuk kerjasama berupa tukar menukar data dan informasi. "Bentuk kerjasamanya kita akan menukar data-data terkait informasi tindak pidana korupsi," kata Ketua Ombudsman, Danang girindrawardana, di KPK serta H.Gus Nyoto NH Persident Radar Publik, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa(23/7/2013). Danang mengatakan, ombudsman pada pelaksanaannya mempunya hak untuk meminta data kepada KPK, sebaliknya. Termasuk pengalihan kasus dari ombudsman ke KPK atau KPK ke Radar Publik. "Kemudian pertukaran keahlian dalam proses investigasi dan pendidikan. Yang dilaporkan ke ombudsman bisa kita forward ke KPK sesuai dengan kewenangannya," ujar Danang. Dalam kunjungannya ke KPK siang ini, Ombudsman juga membahas mengenai tindak lanjut temuan-temuan terkait kinerja Kementerian-kementerian dan pemerintah daerah. Wakil k...

Polisi Amankan 25 Pasangan Mesum di Tanah Abang

Radar Publik Jakarta - Polsek Tanah Abang mengamankan 25 pasangan mesum di beberapa penginapan. Mereka dibekuk karena tidur sekamar namun bukan pasangan suami istri. "Ada sekitar 25 orang yang kita amankan, mereka menginap tapi bukan suami istri" kata Kanit Reskrim Polsek Tanah Abang Kompol Widarto kepada Wartawan, Selasa (23/7/2013). Menurut informasi, petugas melakukan penyisiran di kawasan penginapan yang ada di Tanah Abang. Saat itu petugas mengetuk pintu penginapan untuk melakukan pengecekan identitas pasangan-pasangan ini. Operasi ini dilakukan sekitar pukul 02.00 WIB. Pasangan yang terjaring ini kemudian dibawa ke Polsek Tanah Abang untuk didata. Belum diketahui, apakah mereka ini pasangan yang memakai jasa PSK. Aksi prostitusi memang tak berhenti selama bulan Ramadan. Sebagai contoh, para PSK masih terlihat mangkal di sekitar Penjara Cipinang, Jakarta Timur. PSK ini mengenakan pakaian minim dan berjajar di pinggir jalan. Ada beberapa pemotor yang melintas men...

Truk Alfamart Dibajak di Tol Ditemukan di Pergudangan Maspion

Radar Publik Surabaya - Sebuah truk boks yang diduga dibajak ditemukan di pergudangan Maspion setelah Tol Romokalisari. Truk milik Alfamart tersebut baru saja dibajak di tol Bunder Gresik sekitar pukul 12.30 WIB. "Ini mobilnya hangat, baru saja kejadiannya," kata Aiptu Soleh saat dihubungi Wartawan, Selasa (23/7/2013). Petugas PJR tol Jatim II itu mengatakan, truk dibajak di pintu masuk tol Kebomas. Sopir truk, Arif, disekap oleh para pelaku. Sebelumnya, Arif mengirimkan barang dari Alfamart Sidoarjo ke Alfamart Duduk Sampeyan, Gresik. Saat kembali ke Sidoarjo, tiba-tiba mobil bernomor lambung SAT-01-U yang disopirinya dipotong kendaraan lain. Arif tak berdaya saat para pelaku mengancam dan memasukkannya ke kendaraan pelaku. "Sopirnya dibuang di tol bunder," lanjut Soleh. Arif sendiri akhirnya ditemukan warga. Arif lantas menghubungi atasannya yang kemudian meneruskannya ke polisi. Dari laporan warga diketahui jika ada truk dengan ciri-ciri yang sama deng...

Oknum Polisi Minta Jatah Tukang Parkir

Radar Publik Jakarta - Kemacetan lalu lintas yang membelit kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, tidak hanya disebabkan oleh para pedagang kaki lima yang memakai bahu jalan untuk menjajakan dagangannya. Penyebab kemacetan lainnya yakni adanya oknum petugas yang memanfaat bahu jalan menjadi parkir liar sepeda motor. Berdasarkan pantauan Detik di Jalan KH Mas Mansyur yang berdekatan dengan Blok B Pasar Tanah Abang, parkir liar sepeda motor terbagi menjadi menjadi empat lapak dan menyusun sepeda motor bahkan hingga tiga baris. Kondisi tersebut belum termasuk motor yang diparkir tidak beraturan. Keberadaan parkir liar tersebut tak ayal menyebabkan kemacetan di sepanjang Jalan KH Mas Mansyur. Hal tersebut bertambah parah dengan masuk-keluarnya sepeda motor dari dan ke lokasi parkir. Serupa dengan pedagang kaki lima, para juru parkir liar di Tanah Abang juga membayar pungutan liar (pungli). Namun bedanya para tukang parkir itu menyetor pungli dengan besaran dan jumlah oknum yang t...

PEMABUK HAJAR ANAK YANG LAGI LATIHAN PATROL

PEMABUK HAJAR ANAK YANG LAGI LATIHAN PATROL Radar Publik TRAWAS - pemabuk hajar dua anak yang lagi belajar patrol didepan kedai pring kuning. Pengakuan kedua anak yang dihajar sebut saja (muh. F) 14 th dan (yusuf V) 14 th, menjelaskan saat ditemui Pemred Radar Publik, Minggu (21/7/2013) Bahwasannya kedua anak ini sedang belajar patrol karena akan mengikuti lomba patrol di sekolahnya, tiba-tiba dihajar pemabuk (Hadi sate) 42 warga kemloko Trawas. Saat ini kedua anak tersebut melaporkan ke kantor Polisi Trawas. Luka yang diderita muh. F. ini ditangan kirinya bengkak. Begitu juga Yusuf v. Mengalami memar di wajah serta sampai 2 jahitan di dagunya. Kini upaya kedua anak tersebut meminta perlindungan Hukum pada Kepolisian Trawas. Dan harapan Presiden Radar Publik supaya komnasham perlindungan anak beri tanggapan kasus tersebut. (Kresna)

Jumhur Ingatkan TKI Menabung dan Waspadai Majikan Genit

Radar Publik Semarang, - Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI (BNP2TKI) Jumhur Hidayat mengingatkan calon tenaga kerja Indonesia (TKI) agar waspada terhadap ulah majikannya. Pesan ini disampaikan Jumhur kepada calon TKI asal Grobogan, Wiwik Sugiati (33). Wiwik juga dinasihati agar menabung untuk mendirikan usaha setelah pulang dari Hongkong. Dialog Wiwik dengan Jumhur berlangsung di kantor penyalur TKI PT. Maharani Tri Utami Mandiri di Semarang saat sahur bersama dalam rangka safari Ramadan. "Tadi dibilangin kalau digenitin sama majikan enggak boleh lawan tapi juga jangan mau. Bilang saja kalau di sana maksudnya buat kerja," kata Wiwik kepada Radar Publik, Minggu (21/7/2013). "Bapaknya tadi juga pesan kalau di sana (Hongkong) baik-baik dan kalau pulang bawa uang buat bikin usaha," imbuh ibu satu anak itu. Sekitar 100 calon TKI yang berada di PT. Maharani Tri Utama Mandiri rencananya akan dikirim ke dua negara yaitu Hongkong dan Singapura. M...

9 Saksi Diperiksa Polisi Terkait Pembakaran Rumah Bupati Lumajang

Radar Publik Lumajang - Pascapembakaran rumah pribadi Bupati Lumajang Sjahrazad Masdar, polisi sudah memeriksa 9 saksi. Polisi juga menerjunkan tim khusus gabungan untuk mengungkap motif pembakaran tersebut. "Saksi yang diperiksa di hari pertama kejadian kemarin kan 3 orang telah diperiksa. Hari ini, diagendakan 6 orang saksi lain diperiksa," kata Kapolres Lumajang AKBP Singgamata ketika dikonfirmasi Radar Publik, Sabtu (20/7/2013). Dia mengaku, saksi-saksi itu diperiksa untuk menghimpun keterangan awal terjadinya insiden pembakaran, Kamis (18/7/2013) dini hari. "Kami juga melibatkan labfor untuk menyelidiki secara ilmiah. Semuanya masih kami gali informasinya terlebih dulu. Kami mencari dan menyelidiki dugaan-dugaan motif apa di balik aksi pembakaran tersebut," ujar perwira menengah (Pamen) asal Padang, Sumatera Barat tersebut. Soal indikasi apakah peristiwa ini terkait dengan pelaksanaan Pilkada Kabupaten Lumajang, Kapolres Lumajang AKBP Singgamata juga e...

KPK Berwenang Usut Pencucian Uang yang Terjadi Setelah 2002 Eks Ketua PPATK Yunus Husein mendukung jaksa KPK yang mendakwa Irjen Djoko Susilo dengan pasal pencucian uang mulai tahun 2003.

Radar Publik JAKARTA - Eks Ketua PPATK Yunus Husein mendukung jaksa KPK yang mendakwa Irjen Djoko Susilo dengan pasal pencucian uang mulai tahun 2003. Menurut Yunus lembaga antikorupsi tersebut memang berwenang mengusut pencucian uang dalam kurun waktu tersebut. "Ya tetap bisa. Pokoknya bisa sejak 2002, pertama kali ada undang-undang pencucian uang," ujar Yunus di PN Tipikor Jakarta Kamis (19/7/2013). Menurut Yunus, penyidik KPK juga memiliki kewenangan untuk mengusut pencucian uang. Begitu juga dengan jaksa KPK untuk menuntutnya. "Penyidik dan jaksa KPK berwenang," kata Yunus. Tindak pidana pencucian uang yang didakwa kepada Irjen Djoko Susilo bukan hanya saat dia menjabat sebagai Kakorlontas Mabes Polri. Jaksa juga mendakwa tindak pidana pencucian uang untuk Djoko sejak dia menjabat sebagai Kapolres Bekasi. Dalam surat dakwaan, jaksa menyertakan SK Kapolri yang mengangkat Djoko sebagai Kapolres Bekasi pada 29 Maret 2001. Selang dua tahun kemudian, 2 Se...

Aktivis Pendidikan Aksi Tagih Janji Sekolah Gratis ke Gubernur

Radar Publik Bandung - Belasan orang dari Koalisi Pendidikan Jawa Barat melakukan aksi unjuk rasa di depan halaman Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kamis (18/7/2013). Mereka menuntut Gubernur dan Wagub Jabar terpilih, Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar untuk menepati janji semasa kampanye yang akan menggratiskan sekolah dari tingkat SD hingga SMA. Dalam aksinya, mereka membawa dua buah spanduk yang salah satunya bertuliskan 'Menuntut Realisasi Janji Kampanye Aher & Demiz Mulai Juli 2013 Sekolah Gratis Sampai SMA'. Koordinator Investigasi Koalisi Pendidikan Jabar, Dwi Subianto mengatakan, saat ini pemerintah pusat telah memberikan bantuan Rp 1 juta per siswa dan pemprov Rp 200 ribu. Namun memasuki tahun ajaran baru biaya masuk SMA dan SMK di Jawa Barat justru terasa masih mahal. Apalagi adanya pungutan-pungutan biaya lainnya. Ia mencontohkan, di Kota Bandung ada beberapa sekolah yang tidak saja memunguk iuran siswa baru tapi juga dibebankan iuran bulanan. "Malah ada...

Gara-gara istri majikan cemburu TKW di Penjara

Radar Publik PURWAKARTA - Kisah pilu tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia seakan tak ada habisnya. Seperti yang dialami Maimuna binti Wasa Wasin (25). Dia harus mendekam di penjara karena dicemburui oleh majikannya. Saat itu, Maimuna baru satu bulan bekerja di Qatar, Timur Tengah. Niat ingin mencari nafkah untuk keluarga di kampung pupus saat istri majikannya cemburu kepada dara cantik asal Indramayu tersebut. "Baru satu bulan kerja, saya sudah masuk penjara selama dua bulan," kata Maimuna di check point pemulangan TKI, Purwakarta, Rabu (17/7/2013). Dengan keluguannya, Maimuna mengaku sama sekali tidak mengetahui kenapa harus berurusan dengan pihak berwajib dan dimasukkan ke ruang jeruji besi Kepolisian Qatar. "Perasaan saya, mungkin istri majikan cemburu. Biasanya kalau di sana, kalau istri cemburu pasti langsung melapor ke polisi, bukannya ke agency," tuturnya. Beruntung, selama mendekam di dalam hotel prodeo, Maimuna diperlakukan baik oleh Kepolis...

Ternyata Kekasih Gembong Narkoba 1,4 Juta Ekstasi Model Majalah Pria Dewasa

Radar Publik Jakarta - Kekasih gembong narkoba Freddy Budiman yang dihukum mati Anggita Sari (21) ternyata seorang foto model majalah pria dewasa. Dirinya sudah dua tahun menekuni pekerjaannya sebagai seorang model di majalah dewasa. "Saya jadi model di majalah dewasa sejak tahun 2011. Saya juga temennya Vitalia Sesa," ujar Anggita saat berbincang dengan Wartawan, Rabu (17/7/2013) malam. Vita merupakan teman dekan Ahmad Fathonah, terdakwa KPK kasus suap impor. Anggita mengatakan, walau sibuk menjadi seorang poto model, dirinya tidak melupakan pendidikannya. Wanita yang dekat dengan Freddy ini ternyata masih menjadi mahasiswi di salah satu universitas terkenal di Jakarta Selatan. "Saya kuliah mengambil jurusan Marketing Komunikasi," ujar Anggita. Bicara soal seksi, pemilik tinggi 165 cm dan berat 47 kg itu memang tak perlu diragukan lagi. Sebagai foto model, sudah barang tentu ia memiliki paras cantik dan bentuk tubuh yang proporsional. Selain itu dirinya ju...

Pilgub Jatim Sorotan Publik Terhadap KarSa Bisa Untungkan Bambang DH

Radar Publik Surabaya - Terpentalnya Khofifah dari pencalonan bisa menguntungkan Bambang DH. Namun, jago yang diusung PDIP itu perlu kerja keras untuk bisa 'tampil beda' dibanding Soekarwo bila ingin menjadi pemenang. Pandangan tersebut diungkap Airlangga Pribadi, pengamat politik dari Universitas Airlangga yang sekarang studi di Australia. "Sebenarnya sorotan publik atas indikasi tindakan tidak santun dari incumbent dalam menghadang laju Khofifah-Herman bisa memberi keuntungan bagi pasangan Bambang-Said, apabila peluang politik ini diambil," kata Airlangga kepada PERS, Rabu (17/7/2013) dinihari. Kandidat doktor (PhD) pada Asia Research Center Murdoch University ini menyakini bila Bambang DH mampu mengambil positioning mengingat mesin partai PDIP yang masih cukup solid. "Sangat mungkin mengingat mesin politik PDIP yang kuat, dan tentunya kemampuan dari calon untuk merangkul pendukung Khofifah-Herman yang kecewa terhadap indikasi perilaku tidak santun dar...

Pelaku Penembakan Tentara di Cilodong 2 Orang, 1 Tertangkap

Radar Publik Jakarta - Pelaku penembakan Prada Situmorang di Cilodong berjumlah dua orang. Satu tersangka yang menembak tentara telah ditangkap polisi. "Tersangka lari ke tanah kosong di Dwikora, Depok. Terus ditelusuri lalu tertangkap," kata Kanit Reskrim Polsek Cimanggis AKP Supriyadi menegaskan kepada Radar Publik, Rabu (17/7/2013). Supriyadi mengatakan pelaku yang tertangkap berinsial MS. MS adalah yang membawa senjata api dan menembak Prada Situmorang. MS tertangkap pukul 22.00 WIB. Dia sempat melakukan perlawanan. "Sempat terjadi pergumulan dengan anggota saat penangkapan. Saat ini pelaku dirawat di RS Sentra Medika Cimanggis," papar Supriyadi. Penembakan itu terjadi di Jl Raya Jakarta Bogor, Cilodong, Depok, Selasa (16/7/2013) pukul 18.30 WIB. Anggota Mako Divisi Kostrad TNI Cilodong itu ditembak di bahu kiri dan kaki kanan. Kini ia dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat. (Damar)

PRESIDEN Radar Publik Independen himbau penggunaan Sosial Media

4 Alasan Teknologi dan Sosial Media Bisa Jadi Penghancur Jalinan Asmara Radar Publik Kecanggihan teknologi, khususnya di dunia internet menawarkan banyak cara bagi pasangan untuk selalu terkoneksi di manapun dan kapanpun. Sebut saja sosial media Facebook, Twitter, Instagram, Path juga aplikasi chatting seperti WeChat, Yahoo! Messenger, BBM atau Line yang memudahkan sepasang kekasih berkomunikasi tanpa terbatas ruang dan waktu. Tapi kemudahan itu justru bisa berbalik negatif bagi hubungan asmara apabila tidak digunakan dengan semestinya. Menurut penemuan terbaru, teknologi bisa merenggangkan kedekatan antara Anda dan pasangan. Temuan peneliti dari Oxford University menyebutkan pasangan yang terlalu intens berhubungan via internet cenderung memiliki kehidupan asmara yang kurang memuaskan. Studi tersebut melakukan survei terhadap 3.500 pasangan yang merupakan pengguna aktif social media. Sebagian besar menggunakan Facebook, email, Twitter dan pesan singkat. Pasangan yang memiliki l...

18 Orang Terluka dalam Kerusuhan di Nabire, Pemerintah Berduka

Radar Publik Jakarta - Jumlah korban tewas akibat kerusuhan pertandingan tinju di Nabire, Papua, menjadi 18 orang. Pemerintah Indonesia menyampaikan duka cita atas Indonesia itu. "Pemerintah berduka cita atas meninggalnya 18 orang dalam kerusuhan pada pertandingan tinju di Nabire," kata Menko Polhukam, Djoko Suyanto dalam pesan pendek yang diterima Radar Publik, Senin (15/7/2013). Tidak hanya berduka atas insiden tersebut, pemerintah pun bertindak cepat menanggapi kerusuhan itu. Polri dan TNI diminta untuk turun tangan memulihkan situasi keamanan masyarakat disana. "Aparat Polri dan TNI diminta membantu memulihkan situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) di Nabire," imbau Djoko. Sebelumnya, sebanyak 18 orang menjadi korban dan meninggal dunia usai pertandingan tinju di GOR Kotalama, Nabire. Insiden diawali dengan tidak terimanya kubu pendukung Yulius Pigome dari Sasana Mawa, atas keputusan wasit yang memenangkan Alvius berasal dari Sasana Per...

Terancam Gagal Nikah, Sri Nekat Bunuh Diri

Radar Publik Surabaya - Terancam gagal menikah, Sri Wahyuni frustasi. Gadis 20 tahun itu nekat menabrakkan diri ke truk yang sedang berjalan. Untunglah niat Sri tak tersampaikan. "Seorang ibu-ibu menolong Sri," kata AKP Nafan saat dihubungi Radar Publik, Minggu (14/7/2013). Kanit Reskrim Polsek Asemrowo itu mengatakan, kejadian sore itu berawal dari hubungan Sri dengan Muhammad Muhajirin (20). Kisah kasih itu sudah berjalan selama 6 bulan. Sri aslinya berasal dari Lohceret, Nganjuk sementara Muhajirin berasal dari Baureno, Bojonegoro. Sri bekerja di sebuah pabrik plastik di pergudangan Suri Mulya sementara Muhajirin bekerja di pabrik kayu di Jalan Kalianak. Sebagai orang Jawa, beberapa waktu lalu orang tua Sri menghitung tanggal lahir (weton) Muhajirin dan Sri. Dalam hitung-hitungan tersebut, ternyata hasilnya tidak sesuai harapan. Muhajirin dan Sri tidak berjodoh. Jika dipaksakan, maka kehidupan mereka akan ditimpa kemiskinan. "Karena itu orang tua Sri tak memb...

Terancam Gagal Nikah, Sri Nekat Bunuh Diri

Radar Publik Surabaya - Terancam gagal menikah, Sri Wahyuni frustasi. Gadis 20 tahun itu nekat menabrakkan diri ke truk yang sedang berjalan. Untunglah niat Sri tak tersampaikan. "Seorang ibu-ibu menolong Sri," kata AKP Nafan saat dihubungi Radar Publik, Minggu (14/7/2013). Kanit Reskrim Polsek Asemrowo itu mengatakan, kejadian sore itu berawal dari hubungan Sri dengan Muhammad Muhajirin (20). Kisah kasih itu sudah berjalan selama 6 bulan. Sri aslinya berasal dari Lohceret, Nganjuk sementara Muhajirin berasal dari Baureno, Bojonegoro. Sri bekerja di sebuah pabrik plastik di pergudangan Suri Mulya sementara Muhajirin bekerja di pabrik kayu di Jalan Kalianak. Sebagai orang Jawa, beberapa waktu lalu orang tua Sri menghitung tanggal lahir (weton) Muhajirin dan Sri. Dalam hitung-hitungan tersebut, ternyata hasilnya tidak sesuai harapan. Muhajirin dan Sri tidak berjodoh. Jika dipaksakan, maka kehidupan mereka akan ditimpa kemiskinan. "Karena itu orang tua Sri tak memb...

Tiga Bandit Jalanan di Wilayah Sidoarjo Dihajar Timah Panas

Radar Publik Sidoarjo - Tiada kata ampun bagi para pelaku kejahatan yang sering beroperasi di wilayah Sidoarjo. Tiga bandit jalan yang sering meresahkan warga Kota Udang, dihajar timah panas polisi. Tiga bandit berinisial NS (35), AD (33) dan BS (40), semuanya warga asli Pasuruan, ditembak anggota Reskrim Sidoarjo, karena berusaha memberikan perlawanan saat akan ditangkap, di sekitar Pasar Tulangan, Minggu (13/7/2013) pagi. "Kita tembak ketiganya pada kaki kiri," kata Kasat Reskrim Polres Sidoarjo AKP Ronny Setiyadi kepada sejumlah wartawan. Alasan petugas menembak ketiga bandit itu cukup beralasan karena cukup membahayakan anggota yang akan menangkap, serta masyarakat sekitar lokasi penangkapan. Sebelum dihadiahi timah panas menurut AKP Ronny, seorang anggota reskrim yang dipimpin langsung oleh Iptu Yuyus Andreastanto, mengeluarkan senjata laras panjang jenis SS. Namun, senjata laras panjang tersebut tidak membuat pelaku takut. Mereka malah berusaha menyerang petu...

Usut Kasus Tanjung Gusta, SBY Perintahkan Kapolri Bentuk Tim Investigasi

Radar Publik Jakarta - Presiden SBY menerima SMS dari napi yang menyebut kericuhan di LP Tanjung Gusta, Medan, karena matinya air dan listrik. Meski demikian, SBY tetap memerintahkan Kapolri Jenderal Pol Timor Pradopo untuk membentuk tim investigasi. "Diminta kepada Kapolri untuk membentuk tim investigasi yang mendalam apakah memang murni karena ketikdakpuasan napi masalah listrik dan air, atau ada unsur-unsur yang lain," kata Menkopolhukam Djoko Suyanto, kepada Radar Publik, Sabtu (13/7/2013). Hal tersebut disampaikan Djoko usai mengikuti rapat terbatas dengan Presiden SBY bersama Kapolri, Menkum HAM, dan beberapa menteri lainnya di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (13/7/2013). Presiden juga menginstruksikan agar segera merehabilitasi fasilitas-fasilitas lapas. Selain itu perlu ditambah pengamanan di bagian perkantoran. "Perkantoran perlu penambahan pengamanan. Diinstruksikan kepada Kapolri menambah anggota pengamanan," ungkap Djoko. Dalam kesem...

Biksu Gadungan Dibekuk Imigrasi Malang

Muhammad Aminudin - Radar Publik Malang - Seorang biksu gadungan asal Cina ditangkap petugas Imigrasi Kelas I Malang. Pria bernama Rongchang (51), itu ditangkap karena melanggar izin tinggal selama di Indonesia. "Visa yang bersangkutan berwisata, namun disini ternyata berdagang," ujar Romi Yudianto, Kasi pengawasan dan penindakan Imigrasi Kelas I Malang kepada wartawan di kantornya Jl Raden Intan, Sabtu (12/7/2013). Rongchang dibekuk petugas imigrasi dari kawasan Terminal Arjosari, Kota Malang, Jumat (11/7/2013) malam. Di Terminal Arjosari, Rongchang menjajakan tasbih dan berpenampilan layaknya seorang biksu. "Tersangka seringkali menipu dengan menjual doa dan tasbih," ucap Romi. Dalam pemeriksaan, petugas menemukan paspor serta visa milik tersangka. Diketahui tersangka masuk ke Indonesia sejak 1 Juni 2013 dengan izin berwisata. "Kita dapat laporan dari masyarakat, ada seorang biksu seringkali berdagang dan ternyata bukan asli," beber Romi. Ro...

Muslim di Swedia Puasa 20 Jam, Argentina Cuma 9 Jam

oleh Elin Yunita Kristanti Radar publik Abu Dhabi : Umat muslim dunia saat sedang menjalankan ibadah puasa. Menahan lapar, haus, dan terutama hawa nafsu. Kondisi geografis ternyata sangat berpengaruh dalam menjalankan ibadah tersebut, ada yang harus berpuasa hingga lebih dari 20 jam, atau sebaliknya, kurang dari 12 jam. Cuaca juga menjadi faktor penting. Umat muslim di Teluk menghadapi salah satu bulan puasa terberat. Sebab, Ramadan tiba di tengah cuaca terik padang pasir. Waktu berpuasa pun makin panjang, lebih dari 15 jam sehari di pertama bulan suci. Namun, soal waktu, umat muslim di Teluk masih kalang di sejumlah negara Belahan Bumi Utara seperti Swedia. Denmark, dan Finlandia, yang bisa melebihi waktu 20 jam. Luar biasa! Lebih jauh ke utara, di Swedia dan Islandia, mereka tak pernah mendapatkan gelap di Bulan Juni. Dan ini berarti, terang bisa terjadi sepanjang 24 jam di Ramadan 2015, dua tahun lagi. "Aturan Islam sangat jelas terkait puasa. Bahwa umat muslim tak b...

Radar Publik Independen Media Harian Umum Online Kupas Kasus (Aktual Tajam Berimbang dan Terpercaya)

Kata Pengantar Puji Syukur Kami panjatkan Kehadirat Allah SWT , bahwasanya era Reformasi dan kebebasan Pers telah dibuka oleh pemerintah, sehingga memungkinkan bagi perusahaan Pers dan penerbitan untuk bersaing secara sehat dan sportif menerbitkan berbagai media cetak dan elektronik maupun Online. Semua itu tiada lain ingin menyajikan informasi dan berita kepada masyarakat sekaligus sebagai Sosial kontrol bagi pelaksana pembangunan Nasional. sebagai salah satu media informasi dan berita yang diterbitkan secara nasional dan menitikberatkan Fungsi Social kontrol di INDONESIA Maka SATSUS PKRI (Satuan Kusus Perintis Kemerdekaan Republik Indonesia) Jawa Timur menerbitkan Surat Kabar Online dengan nama Radar Publik Independen berupaya untuk tampil menarik dengan bobot isi yang baik dan benar (Check & Balance) agar dapat menarik simpati pembacanya, tentu dengan mutu dan kualitas penulisan yang benar, akurat, tanggung jawab, handal dan dapat dipertanggung jawabkan. Disadari bah...

Siswi SMP Dicabuli Nelayan Hingga Hamil 7 Bulan

Dion Fajar - Radar Publik www.radarpublik.blogspot.com Tuban - Kasus asusila kembali menimpa gadis di bawah umur. Kali ini dialami seorang siswi SMP di Kabupaten Tuban. Akibat perbuatan bejat itu korban hamil 7 bulan. "Tersangka bernama Narto, usia 26 tahun, nelayan Desa Pabean Kecamatan Tambakboyo, Tuban," papar Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Wahyu Hidayat kepada wartawan, Jumat (12/7/2013). Wahyu menjelaskan, pencabulan terhadap korban terjadi sejak Januari 2013 lalu. Korban yang telah mengenal tersangka kerap dijemput seusai pulang sekolah. Atau terkadang korban datang ke rumah tersangka yang sedang sepi karena istrinya berjualan ikan di pasar setempat. "Biasanya tersangka mengajak korban untuk berhubungan intim setelah korban pulang sekolah, bersamaan saat istrinya sedang tidak di rumah. Sejak Januari sudah dilakukan sebanyak 9 kali," terangnya. Perbuatan bejat tersangka terbongkar setelah korban hamil. Orang tua korban curiga melihat perubahan fisik ...

Pembunuhan perempuan yang dibuang di tepi jalan kec. Gempol diduga masalah asmara

Radar Publik Pasuruan - Kasus pembunuhan perempuan muda yang mayatnya ditemukan dalam keadaan telanjang di tepi jalan Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan, diduga masalah asmara. "Motifnya diduga asmara," kata Kapolsek Gempol, Kompol Slamet Riyadi kepada Radar Publik, Jumat (12/7/2013). Dugaan itu didasarkan pada hasil visum mayat korban yang diketahui tangah hamil 16 minggu. Diduga korban meminta pertanggungjawaban pelaku sehingga marah dan membunuhnya. "Hasil visum dari RS Bhayangkara Pusdik Gasum, korban hamil 16 minggu," jelas Slamet. Meski demikian pihaknya belum bisa melakukan apapun karena hingga saat ini identitas korban belum terungkap. Berbagai cara sudah dilakukan termasuk menyebar puluhan poster dan pamflet dengan harapan ada keluarga dan temannya yang mengenali. Poster dan pamflet itu disebar ke Polsek Jajaran, Kantor Desa dan Kecamatan, hingga ke kawasan prostitusi Tretes, Prigen karena dimungkinkan korban merupakan seorang pekerja seks. ...

Tak Ada Anggota DPR Tertidur Saat Paripurna, Tapi Ratusan Kursi Kosong

Radar Publik Jakarta - Hari ini tak tampak lagi peristiwa serupa anggota DPR Rendy M Affandi Lamadjido yang tertidur saat rapat paripurna. Namun kursi anggota DPR yang terhormat itu kian banyak yang kosong. "Mendingan mana antara yang tidur atau yang bolos? Ya lebih mending yang hadir dan tidak tidur," tanggap anggota Komisi IX Indra SH di sela-sela rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (11/7/2013). Anggota DPR dari Fraksi PKS ini berharap agar awal bulan puasa tidak dijadikan alasan untuk bermalas-malasan. Anggota DPR harus tetap giat, apapun yang terjadi. Tampak hanya 84 kursi yang terisi pada pukul 13.00 WIB, ketika rapat paripurna masih belum selesai. Padahal, menurut catatan 'hanya' 240 dari 560 anggota DPR yang absen saat rapat dimulai pukul 10.50 WIB tadi. Indra menyesalkan sikap Badan Kehormatan yang kadang tak tegas. BK dinilainya tebang pilih terhadap anggota fraksinya. "BK juga harus konsisten. BK harus lebih serius melakuka...

Banjir Malang Selatan Menewaskan Satu Warga

Radar Publik Malang - Selain memporak-porandakan pemukiman warga, banjir bandang melanda Desa Sitiarjo Kecamatan Sumbermanjing Wetan Kabupaten Malang, juga menewaskan satu warga. Korban yakni, Ngatinah (73) warga Dusun Krajan RT 14/RW 03. "Korban tewas, karena gagal diselamatkan dari kamar tidur," kata Kapolsek Sumbermanjing Wetan AKP Farid Fathoni kepada Wartawan di rumah duka, Rabu (10/7/2013) pagi. Ngatinah selama ini hanya bisa berbaring di tempat tidurnya. Akibat sakit yang menggeroti tubuhnya. Kemarin malam, saat banjir bandang menerjang. Ngatinah tertinggal sendiri di dalam kamar. Sementara penghuni lain panik menyelamatkan diri. Korban baru diketahui tewas setelah banjir surut, dini hari tadi. "Tertinggal di dalam kamar, semua pada keluar mencari selamat saat banjir datang," Hadi Purnomo, menantu korban secara terpisah. Di tengah warga sibuk membersihkan tempat tinggalnya dari material lumpur akibat banjir. Jasad Ngatinah disemayamkan keluarga di ...

Penemuan Mayat Perempuan Telanjang Gegerkan Warga Gempol

Radar Publik Pasuruan - Sesosok mayat wanita muda berusia sekitar 25 tahun ditemukan warga tergeletak di tepi jalan sebelah selatan RM Kartikasari Dusun Grogolan Desa Winong Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan. Mayat ditemukan telanjang bulat dan ada luka jeratan di leher. "Ditemukan warga yang hendak buang sampah di pinggir parit pagi tadi. Ada luka jeratan dan memar di rahang bagian kiri," kata Kapolsek Gempol, Kompol Slamet Riyadi Kepada Radar Publik, Selasa (9/7/2013). Perempuan muda tersebut diduga korban pembunuhan. Hal itu terlihat dari luka-luka yang dialami korban. Di dekat sekitar mulut korban polisi menemukan robekan handuk warna putih diduga digunakan pelaku menutup mulut korban agar tewas. "Korban juga mengalami patah tulang," jelasnya. Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan pembunuhan dan pembuangan mayat tersebut, termasuk menelisik identitas korban. Pasalnya tidak ditemukan selembarpun identitas di sekitar mayat. Kini mayat ...

Pelantikan Bupati Pasuruan

Radar Publik PASURUAN - hari ini dipendopo bupati pasuruan tlah dilaksanakan/digelar pesta demokrasi yakni pelantikan bupati yang baru & wakilnya, Selasa (9/7/2013). Tdk menutup kmungkinan sopasti terjadi resafle/perombakan kadin dilingkup jajaran SKPD untuk diganti dngan yg baru pulah untuk menciptakan statemen baru. (Dadang)

Pasca-Gempa, Warga 12 Desa di Malang Selatan Diminta Siaga

Radar Publik MALANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengimbau warga di 12 desa di empat kecamatan siaga untuk menghadapi kemungkinan gempa susulan. Kepala BPBD Kabupaten Malang, Hafi Lutfi, mengatakan, gempa susulan mungkin saja terjadi sehingga kesiagaan perlu ditingkatkan, mengingat terjadi rentetan gempa di beberapa wilayah di Indonesia. "Tetap bersiaga lebih baik," kata Hafi kepada Wartawan, Selasa (9/7/2013). BPBD telah memetakan 12 desa yang rentan terdampak gempa dan tsunami. Desa itu adalah Sidoasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan; Pujiharjo, Purwodadi, dan Sitiarjo di Kecamatan Tirtoyudo; Srigonco, Sumberbening, Bandungrejo, Kecamatan Bantur; Tulungrejo, Banjarejo, Purwodadi, Sumberoto, serta Mentaraman, Kecamatan Donomulyo. Gempa yang berpusat di Malang terjadi Senin 8 Juli, pusat gempa terletak pada koordinat 9.16 lintang selatan, 113.00 bujur timur, pada kedalaman 10 kilometer Samudera Hindia, yang berjarak 112 kilometer tenggar...

Ngaku Bisa Keluarkan Tahanan, Wartawan Gadungan Ditangkap

Radar Publik JAKARTA - Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap wartawan gadungan berinisial PR alias AG setelah terbukti menipu dengan modus bisa mengeluarkan tahanan dari penjara.  Kepala Sub Direktorat Kejahatan dan Tindak Kekerasan Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Herry Heryawan mengatakan PR alias AG mengaku bisa mengeluarkan anak korban DM yang terjerat kasut narkoba asalkan korban mau menyerahkan sejumlah uang. "Dirinya mengaku bisa mengeluarkan anaknya dengan syarat DM menyerahkan sejumlah uang. Yang telah diberikan kepada tersangka uang itu sebesar Rp52 juta," Kata Herry di Mapolda Metro Jaya Pada Radar Publik, Senin (8/7/2013) Awalnya DM dikenalkan oleh RD kepada oknum PR yang mengaku bisa mengurus anak korban dengan memberikan nomor teleponnya. Setelah itu DM menghubungi PR. "Setelah menghubungi, tersangka mengajak bertemu di parkiran Polda Metro Jaya," Terangnya. Saat pertemuan terjadi, tersangka berjanji kepada DM akan mengur...

Gempa 5,9 SR di Malang Bikin Panik Polisi dan Pasien RS Blitar

Radar Publik Blitar - Gempa dengan kekuatan 5,9 SR di Tenggara Malang juga dirasakan warga Blitar dan sekitarnya, Senin (8/7/2013). Bahkan, goncangan gempa yang terjadi sekitar pukul 09.13 WIB ini, sempat membuat warga Blitar berhamburan keluar rumah. Di Mapolresta Blitar, ratusan personel kepolisian yang baru saja memasuki ruangan usai upacara, langsung berhamburan keluar. Seluruh personel terlihat panik dan berusaha menelepon keluarga mereka. "Ya ikut paniklah, soalnya goncangan gempanya lumayan keras dan lama," ungkap seorang polwan sambil berusaha menelepon keluarganya. Sementara, gempa yang terpusat di 112 km Tenggara Malang ini, juga membuat pasien RS Mardi Waluyo Blitar kelabakan. Mereka berusaha keluar ruangan, karena khawatir terjadi apa-apa pada gedung rumah sakit. "Pasien kami panik, namun tidak ada evakuasi pasien dalam gempa yang terjadi sekitar 10 detik ini," ungkap Rita, Humas RSD Mardi Waluyo Blitar, saat dihubungi Radar Publik melalui telep...

Segenap Keluarga Besar Media Harian Umum Online Radar Publik mengucapkan

MarHaban ya Ramadhan…Telah t’buka gerbang Rajab t’bentang jalan Sya’ban mari kita bersiap menanti hampAran taman “RamaDhan” seLamat melangkah mEmasukinya.. buLan yang penUh ujian sEmoga kita berhasil mEmenaNgkannya .. MOHON MAAF LAHIR & BATHIN Mungkin hari-hari yang lewat telah menyisakan sebersit kenangan yang tak terlupa….. Ada salah, ada khilaf, ada dosa yang mengikuti perjalanan hari – hari itu. Agar tak ada sesal, tak ada dendam, tak ada penyesalan …. Mari kita sama-sama sucikan hati, diri, dan jiwa kita.

Bustari melaporkan seorang petinggi Polres Kebumen, berinisial H  dan P ke Propam Mabes Polri

Radar Publik JAKARTA - Seorang warga Kebumen, Bustari melaporkan seorang petinggi di Polres Kebumen, berinisial H  dan P ke Propam Mabes Polri. Pelaporan ini, diduga petinggi tersebut beserta jajarannya telah menyita sebuah mobil miliknya tanpa dasar hukum yang jelas dan kuat. Pelapor didampingi oleh Direktur Eksekutif Indonesia Ranmor Watch (IRW), Mulfi As Nasru, Bustari mengadukan H dan P karena dianggap bertanggung jawab menyita paksa kendaraannya tanpa dasar hukum yang jelas dan kuat. Laporan tersebut bernomor 147/VII/2013, pada tanggal 4 Juli 2013, pada pukul 16.45 WIB. "Dengan arogansinya, keduanya tanpa memberikan surat perintah penyitaan dan telah memaksa pembantu rumah tangga pelapor untuk menyerahkan kendaraannya," ujar Mulfi di Jakarta, Senin (8/7/2013). Mulfi pun menuturkan kejadian tersebut, pada tanggal 31 Mei 2013 di Gombong, Kebumen. Oknum anggota Polres Kebumen telah melakukan penangkapan dan penyitaan beberapa unit kendaraan dilengkapi surat-surat mil...

PEMILIHAN KEPALA DESA KUTOREJO PEMILIH DAPAT UANG SAKU Rp.100.000.00

Radar Publik MOJOKERTO - Dalam rangkah pemilihan kepala desa Sampang Agung kec. Kutorejo warga penyoblos masing-masing pemilih mendapatkan uang saku Rp.100.000 rupiah, Radar Publik. Minggu (7/7/2013) Kini warga yang mau memilih jagonya masing-masing berdesak-desakan di balai desa sampang agung, warga menunggu giliran memilih dengang antrian padat sekali. Kedua kandidat calon kepala Desa serasa duduk dengan santainya di kursi masing-masing. Nama calon 1. Suhartono warga brubuh 2. Mohammad Tamyik warga Turi. Serta panitia terlihat sangat sibuknya mengatur jalannya pemilihan tersebut. Dan beberapa anggota TNI dan kepolisian berjaga-jaga demi ketertipan berlangsungnya pemilihan. (Kresna)

Perwira Bareskrim Curi Dokumen BNN, Polri: Itu Aksi Pribadi

Radar Publik Jakarta - Polri membantah aksi masuk ke kantor BNN dan mengambil sejumlah dokumen yang dilakukan perwira Kompol AD adalah bagian dari penyelidikan. Polri menyebut, apa yang dilakukan AD adalah mewakili dirinya sendiri, tidak berdasarkan perintah institusi. "Tidak ada perintah atasan, itu aksi pribadi dia. Tidak ada kaitan apa-apa dengan penyidikan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Ronny F Sompie, dalam wawancara via telepon dengan Wartawan, Minggu (7/7/2013). Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Benny Mamoto, dilaporkan seorang pengusaha bernama Helena. Laporan menyusul pemblokiran rekening milik Helena oleh BNN karena dugaan ada tindak pidana pencucian uang hasil kejahatan narkotika. Pelaporan dilakukan 28 Juni 2013 dengan Nomor TBL/288/VI/2013/Bareskrim. Dalam bukti laporan yang telah difoto copy itu, Benny dilaporkan dengan sangkaan pasal Tindak Pidana Penyalahgunaan Kewenangan oleh Pegawai Negeri, seperti tercantum dalam pasal 412 K...

PERTENGAHAN TH. 2013. KEJAKSAAN AGUNG TANGKAP 60 JAKSA NAKAL

Radar Publik JAKARTA - Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejaksaan Agung (Kejagung) Marwan Effendi sudah menangkap 60 Jaksa nakal sejak Januari hingga Juni 2013.   "Tahun 2013 ini ada pemeriksaan kita. Semua yang kita hukum 60 lebih, ini menurun dalam waktu 6 bulan ini," kata Marwan di Kejagung, Jakarta, Sabtu (6/7/2013).   Sementara itu, Marwan menyebutkan selama 2012 lalu lebih banyak jaksa-jaksa nakal yang sudah tertangkap basah, karena bermain dalam setiap perkara persidangan. "Kalau tahun lalu, sudah ada 409 Jaksa Nakal selama setahun," singkat Marwan.   Menurut Marwan, hukuman berat akan diberikan kepada para Jaksa nakal tersebut. "Kemudian, hukumnya berat juga, ada yang disidang, ada yang diberhentikan juga," pungkasnya. (DW)

Mojokerto Punya Pabrik Bir, FPI: Allah yang Akan Menindaknya

Radar Publik Mojokerto - Selama ini Front Pembela Islam (FPI) hanya menindak pedagang minuman beralkohol berskala kecil. FPI di Mojokerto belum pernah menindak produsen bir terbesar di Indonesia milik PT Multi Bintang Indonesia (MBI) Tbk yang terletak di Kecamatan Kutorejo, Mojokerto. Abdul Manan, Ketua DPW FPI Mojokerto, saat disinggung perihal keberadaan pabrik bir itu hanya berkomentar datar. Menurutnya, saat ini FPI di Mojokerto masih mengedepankan menindak tegas penjual miras-miras eceran. "FPI saat ini masih menindak di bawah saja. Yang berhak menindak pabrik bir hanya pemerintah yang dzolim," kata Manan kepada wartawan saat melakukan sweeping miras di hotel Sun Palace Trowulan, Sabtu (6/7/2013). Manan juga menambahkan, keberadaan miras di tengah-tengah masyarakat bisa menimbulkan kemaksiatan. Apalagi keberadaan produsen Bir Bintang terbesar di Indonesia itu. "Allah yang akan menindak sendiri," tandasnya saat ditanya keberadaan pabrik bir itu. Sementa...

Rumah Warga di Jember Hancur Dilempar Bondet

Radar Publik Jember - Sebuah mercon bantingan atau yang biasa disebut bondet meledak di rumah Ny Siah (43), di Dusun Krajan Desa Sukorejo Kecamatan Bangsalsari, Jember. Meski tak menimbulkan korban jiwa, bondet berdaya ledak sedang itu membuat pintu depan hancur dan kaca di ruang tamu juga pecah. "Peristiwanya terjadi dini hari tadi. Kita menduga bondet itu dilempar seseorang ke rumah korban. Motifnya apa, masih kita dalami. Petugas telah melakukan olah TKP dan meminta keteranga sejumlah saksi," kata Kasatreskrim Polres Jember AKP Makung Ismoyojati, Sabtu (6/7/2013). Informasi yang diperoleh, bondet itu meledak sekitar pukul 00.30 Wib. Saat itu korban yang tengah tertidur dikejutkan suara ledakan dari ruang tamu. Korban yang terbangun langsung mengeceknya. Di ruang tamu, korban melihat asap sudah mengepul. Sementara pintu ruang tamu juga telah roboh dan hancur berantakan. Selain membuat ruang tamu berantakan, ledakan bondet juga menyebabkan lubang di lantai sedalam 1...

Polda Jatim Bentuk Timsus Tekan Kriminalitas Jelang Ramadan

Radar Publik Surabaya - Polisi tidak akan main-main menghadapi pelaku kriminal. Bahkan menjelang Ramadan ini, kasus 3C yakni curas, curat dan curanmor bakal benar-benar diberantas. Polda Jatim kini membentuk dua timsus (tim khusus) terdiri dari Subdit III Jatanras Ditreskrimum. Kasus 3C di Lamongan dan Jember dianggap yang paling membahayakan. Kasubdit III/Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Heru Purnomo menjelaskan, ada 17 personel yang masuk dalam dua timsus tersebut. Belasan personel tersebut merupakan gabungan dari Brimob dan Jatanras. "Ada 17 personel. Gabungan dari Brimob dan Jatanras," kata AKBP Heru Purnomo di Mapolda Jatim, Sabtu (6/7/2013). "Begitu ada kejadian, atas perintah Bapak Kapolda langsung anggota kita sebar ke tempat yang dimaksud," pungkas Heru.

Mentawai Digoyang Gempa 6,1 SR, Warga Bengkulu Lari Keluar Rumah

Radar Publik BENGKULU - Gempa berkekuatan 6,1 skala richter (SR) yang mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, terasa hingga Bengkulu Utara. Di wilayah itu gempa terasa kuat. "Di Muko-Muko dan Bengkulu Utara gempa dirasakan cukup keras selama 10-15 detik. Warga keluar rumah tetapi tidak menimbulkan kerusakan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam siaran pers yang diterima Radar Publik, Sabtu (6/7/2013). Berdasarkan peta guncangan gempa USGS, intensitas gempa di Desa Sinaka, Pagai Selatan, yang berjarak 30 Km dari pusat gempa sebesar VI MMI. Artinya gempa dirasakan kuat. Penduduk Desa Sinaka 2.095 jiwa dan menyebar. Di Bulasat, Pagai Selatan, yang berjarak 30 Km barat laut dari pusat gempa memiliki intensitas V-VI MMI atau gempa dirasakan sedang hingga kuat. Penduduk Desa Bulasat 2.017 jiwa dan menyebar. Sebagian besar wilayah Kecamatan Pagai Selatan adalah hutan dan berbukit. "BPBD Mentawai masih melakukan pengeceka...

Dana BLSM Dipotong untuk Pembangunan Balai Desa

Radar Publik PAMEKASAN - Dana bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) sebesar Rp300 ribu per dua bulan dari pemerintah pusat seyogyanya ditujukan untuk warga miskin, namun di Pamekasan, Madura, Jawa Timur dana tersebut malah dipotong untuk sumbangan pembangunan balai desa. Radar Publik, Sabtu (6/7/2013) Itulah yang dialami warga miskin di Desa Panglegur Kecematan Tlakanan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Hak mereka dipotong sebesar Rp20 ribu oleh aparat desa dengan dalih sebagai sumbangan. Bagi Numai, uang Rp300 ribu yang didapatnya dari pemerintah beberapa hari lalu, sangat berharga. Janda tersebut mengaku, baru bisa memengang uang pecahan Rp100 ribu lebih dari selembar setelah mendapat bantuan. Ironinya, dana bantuan sebagai kompensasi naiknya harga bahan bakar minyak bersubsidi itu, diterimanya tidak utuh. Dari Rp300 ribu yang dibagikan untuk periode Juni-Juli, dia hanya menerima Rp280 ribu, sedangkan sisanya dipotong oleh aparat desa sebagai sumbangan untuk pembangunan...

Razia Hotel Jelang Ramadan, Polisi Jaring 5 Pasangan Mesum

Radar Publik Surabaya - Polisi dan Satpol PP melakukan razia menjelang Ramadan. Hasilnya, 5 pasangan mesum diamankan dari sejumlah hotel di wilayah hukum Polres Pelabuhan Tanjung Perak. "Kami melakukan ini menjelang datangnya bulan Ramadan," kata Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Supiyan kepada wartawan, Jumat (5/7/2013). Dalam razia itu, petugas langsung menyasar sejumlah hotel yakni Hotel Pit Stop, Orchid, Merdeka, Irian, dan Semut. Dari Hotel Pit Stop petugas mendapatkan 2 pasangan mesum. Sementara dari Hotel Orchid, Irian dan Semut, petugas mendapatkan masing-masing satu pasangan mesum. Pasangan mesum yang terjaring rata-rata masih remaja. Bahkan seorang pasangan mahasiswa ikut terjaring. Mahasiswa asal Universitas Wijaya Kusuma (UWK) itu terjaring di Hotel Semut. Saat dirazia, mereka sedang tiduran. Sang pria berpakaian sementara sang perempuan mengenakan tank top dan celana pendek. Saat ditanya, mereka mengaku sebagai kakak adik. Namun beberapa s...

Pencurian BBM makin Marak dan Merajalela

Radar Publik PASURUAN - Maraknya penyalagunaan atau niaga BBM nampaknya marak terjadi di Pasuruan, Radar Publik. Jumat ( 7/6/2013) Pasalnya beberapa SPBU di Pasuruan sudah di gerbek pihak kepolisian lantaran diketahui ada indikasi penyalagunaan BBM bersubsidi. Yang notabenenya melanggar UU migas, dan hal inipun nampaknya tidak berujung efek jera kepada niaga ataupun penguras BBM jenis solar di Pasuruan. Dan dugaan sindikat inipun sudah terkondinir dengan rapi dan bisa dibilang licin yakni disinyalir beberapa pemain ini, kong-kalikong dengan pengawas SPBU, kapan waktunya untuk mengeruk isi tandon yang sudah jelas diperuntukkan untuk konsumen dan bukan perorangan. Hal ini menyiratkan bahwa segelintir oknum pengawas SPBU harus ditindak tegas agar niscaya punya efek jerah, menurut beberapa konsumen yang dihimpun tim RADAR PUBLIK ONLINE ini pihaknya mengharap agar aparatur penegak hukum dan pihak pertamina harus melakukan lidik lantaran ada salah satu terduga penguras BBM di Pasuru...

Imigrasi Malang Kelimpungan Terima 121 Imigran Gelap

Radar Publik Malang - Kantor Imigrasi Kelas I Malang kelimpungan menerima penyerahan 121 imigran gelap. Pasalnya, daya tampung sel pengamanan hanya cukup untuk 50 orang saja. "Ini bagaimana, kita harus melihat sisi kemanusiannya. Kasihan mereka," ujar Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Malang Ali Yamang Hasan ditemui di kantornya Jalan Panji Suroso, Jumat (5/7/2013). 121 Imigran gelap asal Pakistan dan Irak tiba di Kantor Imigrasi menumpang dua truk sekitar pukul 14.05 WIB. Mereka sebelumnya diamankan dari kawasan Desa Sekarbanyu Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jumat pagi. Ali mengungkapkan, pihaknya sudah melaporkan penerimaan para imigran ini ke Rumah Detensi Imigran (Rudenim) Bangil, Kabupaten Pasuruan. Masalah muncul karena Rudenim hanya mau menerima imigran secara bertahap akibat minimnya daya tampung. "Rudenim hanya mau 20 orang dulu, artinya bertahap. Kalau mereka tetap di sini kasihan, karena tempatnya tidak ada," ungkapnya. Ali meng...