Langsung ke konten utama

Rumah Warga di Jember Hancur Dilempar Bondet

Radar Publik
Jember - Sebuah mercon bantingan atau yang biasa disebut bondet meledak di rumah Ny Siah (43), di Dusun Krajan Desa Sukorejo Kecamatan Bangsalsari, Jember.

Meski tak menimbulkan korban jiwa, bondet berdaya ledak sedang itu membuat pintu depan hancur dan kaca di ruang tamu juga pecah.

"Peristiwanya terjadi dini hari tadi. Kita menduga bondet itu dilempar seseorang ke rumah korban. Motifnya apa, masih kita dalami. Petugas telah melakukan olah TKP dan meminta keteranga sejumlah saksi," kata Kasatreskrim Polres Jember AKP Makung Ismoyojati, Sabtu (6/7/2013).

Informasi yang diperoleh, bondet itu meledak sekitar pukul 00.30 Wib. Saat itu korban yang tengah tertidur dikejutkan suara ledakan dari ruang tamu. Korban yang terbangun langsung mengeceknya.

Di ruang tamu, korban melihat asap sudah mengepul. Sementara pintu ruang tamu juga telah roboh dan hancur berantakan. Selain membuat ruang tamu berantakan, ledakan bondet juga menyebabkan lubang di lantai sedalam 10 cm dengan diameter sekitar 30 cm. Di lokasi juga ditemukan serpihan kertas plastik warna putih dan ceceran batuan kecil.

"Sekitar 30 menit setelah kejadian, Polsek Bangsalsari langsung mendatangi lokasi. Polres Jember juga telah mengirim tim forensik untuk membantu melakukan penyelidikan," kata Makung.

Makung memastikan bondet itu memang sengaja dilempar ke rumah korban. Namun dia belum bisa memastikan berapa jumlah pelaku dan motif pelaku melakukan aksi teror tersebut.

"Kita masih selidiki, apakah memang ada motif dendam pribadi ataukah ada motif lain. Kita masih melakukan pendalaman," pungkasnya. (Kresna)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...