Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari 30, 2016

Ini Loh 5 Hal yang Membuat Jessica Wongso Tersangka Pembunuhan Mirna

Radar Publik Sabtu, 30-01-2016 Jakarta - POLISI sudah menetapkan Jessica Kumala Wongso sebagai tersangka pembunuh Wayan Mirna Salihin saat ngopi di Kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Hingga saat ini polisi belum membeberkan bagaimana modus dan motif Jessica membunuh sahabatnya yang bersama-sama menempuh pendidikan di Billy Blue Collage of Desaign Australia. Tapi meski baru ditetapkan sebagai tersangka. Sebenarnya publik sudah menduga bahwa pelaku pembunuhan Mirna adalah Jessica. Sebab, dari penjelasan polisi dan hasil rekonstruksi, Jessica adalah orang yang paling tersudut dalam kasus ini. Berikut 5 hal yang menunjukkan Jessica layak dijadikan tersangka: 1. Jessica adalah orang yang kali pertama datang ke kafe Olivier lalu memesan dan membayar Es Kopi Vietnam untuk Mirna. 2. Selain karyawan kafe, Jessica memiliki akses pertama terhadap kopi Mirna. Sebab, kopi tersebut telah diantarkan pegawai kafe ke meja Jessica beberapa menit sebelum Mirna dan Hani datang. Bis...

Akhirnya Pembantai Pak Haji dan Bu Haji Menyerahkan Diri Selang 12 Jam

Radar Publik Sabtu, 30-01-2016/ulasan pojokpitu Jember - Pasca aksi pembunuhan yang menimpa sepasang suami istri di Kecamatan Kencong Jember, Jumat dini hari tadi (29/1). suasana ramai masih menyelimuti rumah keluarga korban dan TKP. Selang waktu 12 jam setelah terjadinya pembunuhan yang diselimuti motif asmara, pelaku atas nama Dimas, yang sempat kabur akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Lumajang. Polisi yang mengetahui keberadaan pelaku langsung menjemput pelaku untuk dibawa ke Mapolres Jember demi menjalani proses hukum. Pasca gegernya warga Desa Kraton, Kecamatan Kencong, Jember, Jumat dini hari tadi, akibat tewasnya sepasang suami istri warga setempat, Haji Imam Subiantoro (42), dan istrinya Hajah Aljannati (40) di kediamannya. Warga berbondong bondong terus mendatangi rumah keluarga korban maupun TKP. Jenazah yang sempat disemayamkan di rumah keluarga korban menjadi tempat berkumpulnya para pelayat. Sedang TKP, atau rumah korban sendiri masih diberi garis polisi untuk ...

Kepala Sekolah SMPN 1 Wajak Sukoanyar Melakukan Pungli

Radar Publik MALANG - SMPN 1 Wajak sukoanyar meminta wali murid untuk membayar uang gedung senilai Rp. 600.000.00 per murid. Kata beberapa wali murit kepada Radar Publik. Sabtu 30/01/2016. Beberapa wali murid mengeluhkan dengan adanya tarikan uang gedung tersebut, dinana juga ada ancaman terhadap murid " Jika tidak mau bayar uang gedung akan di keluarkan dari sekolahan ini " kata seorang guru kepada wali murid. Disaat ada rapat wali murid, membahas soal uang gedung dan murid akan diajak rekreasi ke bali juga harus membayar uang Rp. 250.000.00, tambah uang gedung Rp. 600.000.00. Beberapa wali murid seusai rapat merasa keberatan, bukankah di setiap gedung pendidikan sekarang kan yang bangun itu negara, kenapa murid kok disuruh bayar gedung, kata sala satu dari wali murid yang tidak mau di sebut namanya, kepada Radar Publik. Kepada bapak kepala dinas pendidikan kab. Malang apakah merekom dengan adanya pungli tersebut, karena saat ini gelontoran dana APBD yang dialokasikan ke ...