Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei 18, 2017

Buang Limbah di Pemukiman, Pemilik Abon Palsu Dikenal Sombong

Radar Publik SURABAYA - Kamis, 18-05-2017 Terbongkarnya usaha pembuatan abon oplosan di wilayah Jalan Soponyono Surabaya, telah melegakan hati warga. Namun sekaligus menyisakan tanda tanya tersendiri. Usaha yang sudah puluhan tahun beroperasi diakui merugikan warga dari pencemaran limbah yang dihasilkan. Termasuk sikap dari pemilik yang dikenal warga sangat angkuh dan tertutup. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua RT 1 RW 6 Kelurahan Prapen, Kecamatan Tenggilis Surabaya, Sudarsono. Menurutnya usaha produksi abon oplosan kerap meninggalkan limbah yang dinilai merugikan warga. Budi Kurniawan yang menjadi pemilik dari usaha tersebut jarang sekali bersosialisasi dengan warga. Bahkan terkesan menutup diri dan sombong. itu dinilai dari teguran warga terkait limbah usaha yang mengganggu selama ini. Diketahui, usaha abon oplosan di Jalan Soponyono Surabaya digrebek oleh Tim Satgas Pangan Polrestabes Surabaya, Selasa sore kemarin. Dari hasil penggerebekan abon tersebut, diduga melak...

Pengedar Sabu Sekaligus Pemakai Di Grebek, Polisi Sita 7,53 Gram

Radar Publik JOMBANG - Jum'at, 19-05-2017 Satuan Narkoba Polres Jombang berhasil menggulung jaringan pemakai dan pengedar narkotika jenis sabu. Dari tangan keempat tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti 7,53 gram dan sejumlah alat hisab. Dengan pengawalan, keempat tersangka digelandang ke Mapolres Jombang.  Mereka dipastikan akan menikmati puasa dan lebaran di balik jeruji.  Keempat pelaku Mochammad Machfudi alias Ciput (40)Warga Desa MojongapitJombang, Ahmad Thohir (28) warga Desa Kedawungwetan Grati Pasuruan,dan Hariyanto alias Citos (32) warga Kwaron Diwek serta Aris Sanjaya (33) warga Sengon Jombang. Penangkapan komplotan ini berasal dari Mochammad Machfudi di rumahnya yang sedang mengkonsumsi sabu. Dari informasi ini, akhirnya mendapatkan informasi penyuplai barang haram tersebut. Saat digrebek di Puri Cempaka Desa Mojongapit, tiga tersangka lainnya sedang berpesta barang yang sama. Menurut AKP Hasran Kasat Narkoba Polres Jombang kini polisi masih teru...

Jaringan Narkoba Sidoarjo Berhasil Dibekuk

Radar Publik Jum'at, 19-05-2017 Sidoarjo - Dua jaringan sabu, yang biasa memasok sabu di Sidoarjo, dicokok polisi Satuan Narkoba Polresta Sidoarjo. Kasus penangkapan masih terus dikembangkan, guna mencari bandar besarnya. Lima tersangka dibekuk polisi satu minggu terangkhir. Kelima tersangka pengedar merupakan anggota dari dua jaringan yakni jaringan Sedati dan jaringan Taman. Jaringan Sedati mendapatkan pasokan sabu dari bandar besar di Madura, sedangkan jaringan Taman mendapatkan pasokan sabu dari bandar besar di Surabaya. Jaringan Sedati yang dipimpin KB alias Koyol, warga Sedati Sidoarjo. Sedangkan jaringan Taman, dimpin SG alias Godol, warga Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Penangkapan kedua jaringan berawal tertangkapnya salah satu anggotanya, yang melakukan transaksi dengan pembeli di sekitar Pasar Taman. Kemudian dikembangkan hingga membengkuk kedua pimpian jaringan bersama anggotanya. Menurut Kompol Sugeng Purwanto, Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo, dalam...

Cemari Lingkungan, Pabrik Beton Ternyata Sewa Tanah Kas Desa

Radar Publik Kediri - Aktivitas produksi di PT Mekar Jaya Beton sudah berlangsung sejak setahun lalu dengan menyewa tanah kas seluas 600 ru di Dusun Grompol Desa Ngebrak Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri. Sesuai perjanjian, kesepakatan menyewa lahan itu bisa diperpanjang setiap dua tahun sekali, dengan tarif Rp 17 juta per tahun. Sebelumnya, warga melalui pemerintah desa sempat mempermasalahkan pencemaran lingkungan atas keberadan produksi beton ini, tetapi tidak ditanggapi. Paska adanya insiden ini, pihak desa setuju jika pabrik pembuatan beton ini ditutup. Kepala Desa Ngebrak Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri Saeroji mengatakan, perusahaan ini sudah memiliki ijin mulai dari IMB, maupun HO. Secara legalitas bisa dikatakan memenuhi syarat, karena dalam form pengurusan ijin, hanya tertuang pencantuman perbatasan untuk utara terdapat sungai, sebelah selatan dan barat tanah kas desa, dan sebelah timur merupakan jalan raya. "Sebelum berdirinya perusahaan ini, pe...

Gadis Manis Dicekoki 7 Butir Pil Koplo Dan Di cabuli Pacar Beserta 5 Kawanya

MALANG - Kamis, 18-05-2017 Seorang gadis berusia 16 tahun dicekoki 7 butir pil setan hingga teler dan dan dicabuli 6 pemuda berandalan. Kini tiga pelaku berhasil diamankan dan tiga pelaku lainnya ditetapkan sebagai DPO kepolisian. Ketiga pelaku yang sudah tertangkap diamankan di unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres. Mereka adalah Wahyono (21), Jon Andila (24) l-S (17) warga Ampelgading, Kabupaten Malang, serta 3 pelaku masih DPO kepolisian dengan inisial M-M/ F dan R.Sebelumnya, mereka tengah berkumpul di salah satu pelaku bernama Jon dan MM sengaja mengajak pacarnya berinisial Mawar ,untuk bergabung dengan teman-temannya yang sudah siap pesta obat terlarang. Saat korban tiba di rumah Jon, para pelaku memiliki niatan untuk membuat teler korbannya dengan mencekoki Pil Y, sejenis pil koplo sebanyak 2 butir dan memaksa menambahkan 5 butir lagi.Tentu saja hal itu membuat korban langsung teler tak sadarkan diri dan langsung dicabuli. Mereka secara bergantian melakukan penc...

Ratusan Kepala Desa Di Pasuruan Demo Bupati

Radar Publik PASURUAN - Kamis, 18-05-2017 Pasuruan - Ratusan kepala desa beserta perangkatnya berkumpul di depan alun-alun Bangil , Kecamatan Bangil, Pasuruan sebelum mendatangi kantor Pemkab Pasuruan guna menemui Bupati Irsyad Yusuf. Mereka menuntut kepada Bupati Pasuruan mengeluarkan kebijakan bagi kepala desa beserta perangkat desa. Sebab sampai saat ini berpenghasilan Rp 1,7 juta perbulan. Para pendemo ingin agar bupati merealisasikan tambahan yang diajukan mereka sebesar Rp 500 ribu. Bahkan, jika anggaran APBD berlebih, para pendemo ingin digaji sesuai UMK Kabupaten Pasuruan . Sambil menunggu perangkat desa dan kepala desa lainnya, para pendemo ini melakukan joget bersama Namun saat tiba di Pemkab, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf sedang menghadiri kegiatan lainnya. (Nyoto)

Minat Warga Kabupaten Malang Konsumsi Ikan Masih Rendah

Radar Publik MALANG - Kamis, 18 Mei 2017 Minat masyarakat Kabupaten Malang untuk mengkonsumsi ikan ternyata masih jauh dari harapan. Rendahnya konsumsi ikan ditempat ini, disampaikan langsung Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Malang, Djaka Ritamtama. Padahal, sebagai daerah penghasil ikan laut dan ikan air tawar yang potensial, konsumsi ikan ditempat ini seharusnya lebih menggeliat. "Saat ini konsumsi ikan laut maupun ikan tawar di KabupatenMalang dan Indonesia pada umumnya masih tergolong rendah, yakni baru 24 persen saja. Kalau menurut persentase, konsumsi ikan harus diangka 35 persen,” terang Djaka, Kamis (18/5/2017). Menurutnya, dengan fakta itu, tingkat konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Malang masih jauh dari harapan. Secara keseluruhan, Indonesia juga masih kalah dengan beberapa negara Asean lainya terkait program konsumsi ikan bagi masyarakat. Djaka melanjutkan, untuk mencapai angka tersebut, pihaknya selalu mensosialisasikan kepada masyarak...

Langgar kode etik, 14 anggota Polda Papua dipecat dengan tidak hormat

Radar Publik PAPUA - Kamis, 18 Mei 2017 Pemecatan 14 anggota Polda Papua ini ditandai dengan upacara dan pelepasan baju seragam Polri di Lapangan Upacara Mapolda Papua, Kamis (18/5), Pemecatan 14 anggota Polda Papua ini ditandai dengan upacara dan pelepasan baju seragam Polri di Lapangan Upacara Mapolda Papua, Kamis (18/5), Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar memecat dengan tidak hormat 14 anggota Polri di Polda Papua karena melakukan pelanggaran diantaranya melakukan asusila, penipuan dan disersi. Pemecatan 14 anggota Polda Papua ini ditandai dengan upacara dan pelepasan baju seragam Polri di Lapangan Upacara Mapolda Papua, Kamis (18/5), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan. Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar mengunkapkan, upacara Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) bagi 14 anggota Polri ini sebagai wujud komitmen institusi untuk memberikan riward pada panisme bagi setiap anggota. “Jadi hari ini panisme dimana  panisme ini diperlukan dala...