Langsung ke konten utama

Ketika TNI Menginap di Rumah Warga, Bantu Bangun Jalan

Radar Publik

 Sidoarjo.

Komentar Prajurit TNI gotong royong bersama warga membangun jalan di Desa Kupang Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo pada Saptu (5/10/2019).
Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD)  ke-106 wilayah Kodim 0816 Sidoarjo dilaksanakan di Desa kupang Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo mulai pada hari Rabu (2/10/2019). Kegiatan ini dimulai hingga sebulan ke depan.

Pada kegiatan TMMD ini, satu satuan setingkat kompi (SSK) personel TNI akan membangun Jalan Desa,PJU, pengecoran Jembatan Desa, hingga rehab rumah tidak layak huni (RTLH). Selama pembangunan infrastruktur ini, personel TNI harus menginap di rumah warga.

"Dulu AMD bermalam di tenda-tenda. Sekarang  Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) tidur di rumah warga," jelas Komandan Koramil 0816/08 Jabon  Kapten lnf I Made Sudiadnyana di Desa  Atau Di Posko TMMD Ke106 saptu (5/10/2019).
Tidak hanya Penanggulangan Kemisikinan, TMMD Diharapkan Bisa Tangkal berita Hoax

Konsep menginap di rumah warga, kata Danramil 08 Jabon I Made Sudiadnyana, agar terjalin komunikasi yang lebih erat antara prajurit TNI dengan warga. Para prajurit bisa berbaur dengan warga selama 24 jam.

"Diharapkan sebulan ini terjalin hubungan yang erat (antara TNI dengan warga)," jelas l Made Sudiadnyana.

Kepada warga yang masih remaja, prajurit diharapkan bisa menjadi kakak asuh maupun orangtua asuh.

Dengan hubungan seperti ini, kata Made Sudidnyana, saat menghadapi permasalahan di satu wilayah, maka komunikasinya bukan antara aparat dengan masyarakat, tetapi sudah seperti orangtua dengan anak.

"Itu sarana yang memudahkan kita menyelesaikan masalah-masalah di daerah," jelasnya.

Batituud Tamil 08 Jabon Peltu  Sutono menambahkan, misalnya jika suatu saat ada masalah terkait pertahanan keamanan di daerah tersebut, maka tinggal dikirim prajurit-prajutit yang saat ini ikut TMMD,"Ungkapnya.(Zeey/Lyn).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...