Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2013

Perbaikan Jalan Di Kabupaten Mojokerto Tahun 2014 Dianggarkan Rp 150 milyar lebih.

Radar Publik MOJOKERTO-Syaiful Fuad Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto, Rabu (1/1/2014) mengatakan, ada tiga SKPD yang alokasi anggaranya jadi perdebatan DPRD dan tim Anggaran Eksekutif yakni tambahan anggaran proyek jalan Dinas PU Bina Marga, Anggaran perbaikan Puskesmas Dinas Kesehatan dan anggaran pembangunan foodcourt Dinas perindustrian dan perdagangan. Sementara itu Data yang dihimpun Radar Publik, tambahan anggaran proyek Jalan Dinas PU Bina Marga dialokasikan Ro 155,3 Milyar, Dinas Perindustrian dan perdagangan Rp 12,1 Milyar dan Dinas Kesehatan alokasi anggarany Rp 45 Milyar. (Gus Nyoto)

KPK Periksa Ketua KPU Jatim Terkait Suap Akil

Radar Publik Selasa, 31 Desember 2013. JAKARTA - Sejak mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus dugaan suap penanganan sengketa Pilkada Lebak, Banten dan Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, lembaga pimpinan Abraham Samad itu terus mengendus dugaan suap di berbagai penanganan sengketa Pilkada lainnya. Setelah Pilkada Empat Lawang dan Palembang, kini KPK mencium aroma serupa dipenanganan sengketa Pilkada Jawa Timur (Jatim). Pasalnya, hari ini, Selasa (31/12/2013), KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jatim, Andri Dewanto A. "Dia diperiksa sebagai saksi untuk AM," ujar Kepala Bagian informasi dan pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha. Selain memerika Andri, KPK juga memeriksa saksi lainnya terkait kasus tersebut, di antaranya Sekjen Partai Golkar Idrus Marham yang lebih dulu tiba di Gedung KPK sekira pukul 08.45 WIB. Kemudian, ada saksi lainnya yang belum ...

Anggoro Widjojo Satu-satunya Buronan KPK

Radar Publik Selasa, 31 Desember 2013. Laporan Wartawan Tribunnews.com, Edwin Firdaus TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memiliki pekerjaan rumah (PR) yang belum tuntas sejak tahun 2009 lalu, yakni memenjarakan tersangka Anggoro Widjojo. Kakak dari Anggodo Widjojo ini, kini menjadi satu-satunya buronan lembaga superbodi tersebut. Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, mengakui itu adalah tugas terberat KPK yang belum juga tuntas hingga menjelang pergantian tahun 2014 ini. "Memang benar, itu menjadi PR (pekerjaan rumah) KPK. DPO (Daftar Pencarian Orang) yang belum berhasil kami tangkap yakni Anggoro," kata Bambang saat jumpa pers laporan akhir KPK tahun 2013, Senin (30/12/2013) petang. Menurut Bambang, ada kesulitan tersendiri yang dihadapi pihaknya dalam menangkap DPO seperti Anggoro. "Kesulitannya hampir sama dengan (menangkap) Eddy Tansil (buronan Kejaksaan Agung)," tegasnya. Setelah menangkap Neneng Sri Wahyuni, pekerja...

Germo Berkedok Warung Kopi

Radar Publik, Minggu 28 Des 2013. PASURUAN - Tepatnya di desa sumber gedang kec. Pandaan, saat ada acara peliputan pildes di sumber gedang, Persiden Radar Publik dan tim kelelahan dan mencari sebuah warung kopi di pinggir jalan untuk ngopi dan melepaskan dahaga kelelahan, tiba-tiba yang punya warung marah-marah tanpa sebab kepada kita semua.. '' heh mas kalau ngopi disini motor nya masukkan kedalam saja biar gak dicuri orang '' ujarnya sipemilik warung. Kami balek bertanya '' memangnya banyak pencuri ya pak '' dengan sopan, mala pemilik warung marah '' kalau ada apa-apa mau tanggung jawab, disini ini tempatnya wanita penghibur nanti kalau ada razia maka aku yang bertanggung jawab'' ujarnya pemilik warung. Ternyata di warung sebut saja Warung (Pak Kowi) 60 TH. bukan hanya jual kopi, tapi juga menjual lonte (PSK) dan menyediakan tempat portitusi disitu. Rupanya Penegak Hukum setempat dugaan ada main mata dengan pemilik tempat terse...

Kepala Desa Wajak Mengelabuhi Rakyatnya

Radar Publik MALANG - Kepala desa wajak (Januri) 58 th. Diduga memanfaatkan rakyatnya. Dalam menjalankan program aspalisasi di jalan semar dusun baran kec. Wajak, proyek binamarga mengglontorkan dana senilai Rp. 100.000.000.00, ini rupanya dimanfaatkan oleh kepala desa beserta setaf untuk memumut biaya kepada warga. Banyak warga mengelu-elukan tingkah laku kepala desa bersama setaf-setafnya tersebut kepada Radar Publik, Sabtu (28/12/2013). Hasil investigasi Tim Radar Publik dilapangan bahwasanya Kepala Desa memumut biaya kepada warga tanpa alasan yang tepat, warga dipumut biaya ada yang Rp. 50.000.00, sampai nominal Rp. 250.000.00, dengan sebuah alasan kemiteraan. Padahal jelas sekali program negara tidak boleh memumut liar dengan bermodus apapun, karena sudah ada anggaran dari sumber dana APBD. Warga meminta kepada aparatur negara untuk menindak tegas kepada oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab tersebut. Kasus ini akan diadukan ke kajari dan kajagung supaya ditindak teg...

Ngaku Polisi, Pedagang Toko Kelontong Perkosa Gadis SMP

Radar Publik Rabu, 25 Desember 2013. PASURUAN - Seorang penjual toko klontongan di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, nekat mengaku menjadi anggota polisi untuk memuluskan aksinya memerkosa pelajar sekolah menengah pertama (SMP). Kejadian nahas itu bermula saat korban sebut saja Bunga (13), menikmati malam Minggu bersama kekasihnya. Dengan mengendarai sepeda motor mereka menyusuri Jalan Raya Beji, Kecamatan Prigen. Kedua pelajar kelas IX sebuah SMP ternama itu tiba-tiba dipepet dan dihentikan pelaku, Nurkholis (35). Pelaku yang mengaku sebagai anggota Polres Pasuruan itu merampas kunci sepeda motor korban. Pelaku menuduh kedua korban sebagai pencuri sekaligus pengguna narkoba jenis sabu. Korban yang ketakutan tak berani berbuat banyak saat diminta pelaku menunjukkan Kartu Keluarga (KK). Kekasih korban pun disuruh pulang untuk mengambil KK di rumahnya di wilayah Bangil dan ditunggu di Pos Polantas terdekat. Sementara korban dibawa ke sebuah vila di lokalisasi PSK Tretes, Kecamatan...

Tanggul Sungai Jebol, Empat Desa di Jember Kebanjiran

Radar Publik Selasa, 24 Desember 2013. JEMBER - Empat desa di dua kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur direndam banjir sejak empat hari terakhir. Banjir terjadi lantaran tanggul anak Sungai Bondoyo jebol. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, empat desa itu yakni Desa Kraton, Desa Paseban, dan Desa Cakru di Kecamatan Kencong. Sedangkan satu desa lagi, yakni Desa Kepanjen di Kecamatan Gumuknus. Warga yang menjadi korban banjir jumlahnya lebih dari 7.000 jiwa, dengan Korban terbanyak di Desa Paseban. Mereka kini mengungsi di empat posko pengungsian yang didirikan BPBD. “Empat posko pengungsian, yakni ada di SDN Kraton 2, Madrasah Ibtidaiyah Balai Kambang, Masjid Annur, dan Kantor Balai Desa Paseban, ujar Kepala BPBD Jember, Suhanan. (Nyoto)

Pemkot Surabaya Juga Mencatat Pengeluaran Segelas Air Mineral

Radar Publik Selasa, 24 Desember 2013. JAKARTA - Memiliki luas kota setengahnya dari Jakarta, Surabaya telah berhasil menerapkan sistem online yang baru dijalankan Ibu Kota pada tahun depan. Wali Kota Subaraya Tri Rismaharani menjelaskan, dalam sistem online tersebut, mengatur segala hal pembelanjaan Pemkot Surabaya. Bahkan, sampai segelas air mineral pun dibeli melalui sistem e-budgeting demi mengontrol pengeluaran. "Jadi kalau misalnya ada yang memesan air mineral sampai banyak banget, saya bisa tahu. Ini buat pengadaan acara apa buat isi kolam renang?" ujar Risma dalam diskusi media di Gedung Pengayoman, Kemenkum HAM, Jakarta Selatan, Selasa (24/12/2013). Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan, pemaparan sistem e-budgeting yang dilakukannya bukan sekedar pamer belaka. "Bukan untuk kami bergaya menggunkaan elektronik, tapi bagaimana kita bisa melayani masyarakat Surabaya. Dengan sistem elektronik itulah kita berhemat," bebernya. Bahkan, dalam menjalan...

Penampungan TKW Digerebek, 20 Anak di Bawah Umur Ditemukan

Radar Publik Selasa, 24 Desember 2013. BEKASI - Penampungan Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Jalan Cendana No. 14, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kota Bekasi yang digerebek Mabes Polri diduga mempekerjakan anak di bawah umur rencananya akan diberangkatkan ke Malaysia, Singapura dan Hongkong. Menurut salah satu TKW, VK, dirinya sudah dua bulan berada di penampungan dan rancananya diberangkatkan ke Malaysia sebagai pembantu rumah tangga. "Selama disini kita diberikan pelatihan seperti cara merawat bayi dan orang jompo," kata perempuan asal NTT ini, Selasa (24/12/2013). Diakuinya, tak jarang para staf memperlakukan para TKW secara tidak baik, seperti memberikan hukuman jika mereka beristirahat siang. "Macam-macam hukumannya kadang tidak dikasih makan juga atau suruh membersihkan ruangan," jelasnya. Sementara dari data yang didapat dari 161 TKW yang ada di penampungan diketahui ada 20 TKW yang masih di bawah umur dan mereka rencananya akan dievakuasi ke save house...

Banjir, Ratusan Warga 3 Desa di Blitar Dievakuasi

Radar Publik Senin, 23 Desember 2013. BLITAR - Sedikitnya 219 warga tiga desa, yakni Desa Sutojayan, Bacem, dan Kalipang, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, dievakuasi dari kepungan banjir. Pasalnya, luapan air Sungai Ngunut yang mengelilingi tiga desa tersebut telah menyerbu permukiman warga. Menurut anggota Tagana Kabupaten Blitar, Edy Cahyono, di dalam rumah warga, air berwarna coklat pekat tersebut telah mencapai ketinggian hingga pusar orang dewasa. "Karenanya evakuasi warga langsung kita lakukan. Hal itu mengingat hujan terus berlangsung dan dimungkinkan air naik," ujarnya, Senin (23/12/2013). Selain tidak mampu menampung limpahan dari empat anak sungai di wilayah Timur dan Barat, ketinggian debit Sungai Ngunut dipengaruhi tebalnya pengendapan (sedimentasi) di dasar sungai. Di sisi lain, kondisi itu diperparah jebolnya tanggul penahan air yang membentengi Desa Sutojayan dan Kalipang. Melubernya air di jalan raya rata-rata hingga paha orang dew...

Dua Kader NU 'Bertarung' untuk Posisi Ketua Ansor Jatim

Radar Publik Minggu, 22 Desember 2013. LAMONGAN - Dua orang bakal bertarung untuk memerebut kursi Ketua PW GP Ansor Jatim saat Koferensi Wilayah (Konferwil) GP Ansor Jatim di Ponpes Sunan Drajat, Paciran, Kabupaten Lamongan. Dua kandidat itu adalah Sholihul Am Anotobuwono (Ketua PC Ansor Jombang) dan Rudi Tri Wahid (Caleg dari PKB) yang juga mantan Ketua PC Ansor Ngawi. Ketua Pelaksana Konferwil Ansor Jatim, Abdussalam, mengatakan, sejak pendaftaran calon ketua ditutup hanya dua orang yang mendaftar. Sedangkan empat nama lain yang sempat mengemuka yakni Ahmad Tamim (mantan ketua PC Ansor Kabupaten Blitar), Hendro Tri Subiantoro (Wakil Ketua PW GP Ansor), Abdul Rohim (Ketua PC Ansor Kencong) dan Sukron Makmun Hidayat (Ketua PC Ansor Banyuwangi yang juga adik kandung Bupati Abdullah Azwar Anas) tidak jadi mendaftar. "Rapat verifikasi berkasnya kita gelar Kamis 19 Desember lalu dan hasilnya keduanya dinyatakan memenuhi syarat,” ujar Sabtu, Minggu (22/12/2013). Salam berhar...

Pelaku Penusukan di Pujasera Menyerahkan Diri

Radar Publik Kamis, 19 Desember 2013. MALANG - Pelaku pembunuhan perempuan berjaket kuning di Pujasera, Jalan Basuki Rachmat, Kota Malang, akhirnya menyerahkan diri ke Mapolsek Klojen. Selanjutnya, pelaku yang diduga suami korban dibawa ke Mapolres Malang Kota untuk dimintai keterangan. Wakapolres Malang Kota, Kompol Tri Saksono Puspo Aji , mengatakan, pelaku menyerahkan diri sekira pukul 21.30 WIB. Saat ini, pelaku sedang menjalani pemeriksaan di ruang Unit Perlindungan Perempuan dan anak (UPPA). "Keduanya suami istri, jadi masuk dalam KDRT," kata Kompol Tri Saksono, Rabu (18/12/2013) malam. Menurutnya, korban bernama Nur sementara pelakunya berinisial A. Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif pembunuhan ini. Sedangkan jenazah korban masih menjalani autopsi di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. (Red)

Perempuan Berjaket Kuning Tewas Ditusuk Pisau di Pujasera

Radar publik Kamis, 19 Desember 2013. MALANG - Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya tewas dengan luka tusukan pisau di Pujasera, Jalan Basuki Rachmat, Kota Malang, Rabu (18/12/2013) sekira pukul 20.30 WIB. Perempuan yang mengenakan celana jeans warna biru, dan mengenakan jaket kuning ini tergeletak di depan Pujasera setelah berjalan sempoyongan dari dalam. Diduga perempuan ini sudah ditusuk di dalam Pujasera. Menurut keterangan salah satu saksi, Yoga Andi Pradana, saat dirinya berjalan di sepan pujasera, tiba-tiba ada seorang laki-laki berlari ke arah utara. Selang beberapa saat keluar laki-laki dan perempuan dari dalam pujasera. "Mereka bertengkar," katanya, Rabu (18/12/2013). Ia menyebutkan jika perempuan ini sudah ditusuk di dalam dan berjalan sempoyongan keluar sebelum akhirnya ambruk di depan pujasera. Pelaku, katanya, berjalan santai sambil membawa pisau ke arah utara. Dari informasi yang dihimpun, pelaku datang berboncengan dengan dua temannya m...

Ribuan Hektare Tanaman Padi di Tuban Terancam Puso

Radar Publik Selasa, 17 Desember 2013. TUBAN - Ratusan rumah di Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur masih direndam banjir imbas dari meluapnya Sungai Bengawan Solo sejak kemarin. Banjir diperkirakan belum akan surut seiring tingginya curah hujan di hulu sungai. Banjir tersebut melanda lima desa, yakni Desa Karangtinoto, Tambakrejo, Ngadirejo, Sumberejo, dan Bulurejo. Tanaman padi siap panen seluas 1.500 hektare pun terancam puso. “Ada 430 rumah warga di lima desa yang terenamdam. Ribuan hektare padi yang tinggal seminggu lagi dipanen, juga terancam puso,” aku Camat Regel, M. Mahmud di Tuban, Selasa (17/12/2013). Menurutnya banyak warga yang sudah mengungsi ke rumah keluarga mereka yang tidak terkena banjir. Namun ada juga yang memilih bertahan di rumah masing-masing. Pihaknya pun menyediakan makanan siap saji yang dapat diambil di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban. “Kami sudah sediakan bahan makanan cepat saji untuk warga,” tutupnya. Sementara...

Cabuli 5 Perempuan Lebih, Ustadz Gadungan Diringkus Polisi

Radar Publik Selasa, 17 Desember 2013. BANDUNG BARAT - Hary Mukti Altabani (35), warga Kampung Sukasari, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat diringkus Kepolisian Resort Lembang, Senin (16/12/2013) karena melakukan perbuatan pencabulan terhadap lima orang lebih perempuan. Hary Mukti Altabani diketahui sempat berprofesi sebagai host di sebuah program stasion televisi nasional dengan menjadi seorang ustadz. Peristiwa bejad yang dilakukan mantan host ini, berawal saat dirinya membuka pengobatan di rumahnya dengan modus bisa menyembuhkan pasien dari godaan makhluk halus. Sang mantan host ini langsung melancarkan aksi bejatnya dengan cara menggerayangi pasien hingga berhubungan suami istri. Menurut tersangka, Hary Mukti Altabani mengaku menyesal karena tidak menyangka bila perbuatan bejadnya ini dilaporkan sejumlah korbannya hingga harus berurusan dengan polisi. Selain itu, dia mengaku telah menyetubuhi sejumlah korban dengan mengiming-imingi bisa m...

Radar Publik Kontak Kantor Redaksi Jl. UNIVERSITAS UBAYA, DUYUNG TRAWAS MOJOKERTO. Telp. 081216261999. 085334564999. Sms : 08563252999.

Visi Misi Media RADAR PUBLIK ONLINE Visi : Menjadi terdepan sebagai kabar intelektual, Media Radar Publik Online dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengimplementasikan nilai–nilai Pancasila dan UUD. 1945 dengan semangat kebersamaan dan persaudaraan demi esensi dan eksistensi RADAR PUBLIK ONLINE di INDONESIA pada khususnya INTERNASIONAL pada umumnya. Misi : 1) Menggunakan segala kemampuan dan potensi diri sebagai Media intelektual untuk memberikan sajian informasi yang terbaik bagi Masyarakat, bangsa dan Negara. 2) Pemahaman mendalam dan implementasi nilai – nilai yang terkandung dalam Pancasila dan UUD. 1945 (sebagai ideologi kehidupan dan berbangsa dan bernegara) untuk diri sendiri maupun orang lain dengan atau melalui Media RADAR PUBLIK ONLINE. 3) Mempererat kebersamaan dan persaudaraan antara sesama anggota keluarga besar Kelembagaan Sehingga tercipta suasana internal dan eksternal yang menunjang jalannya ke eksisan Media Online dalam mencapai tujuan 4) ...

Ditemukan Sosok Mayat Laki-Laki Di Hutan Dusun Janjing Desa Seloliman

Radar Publik, Minggu 15 Desember 2013. MOJOKERTO - Ditemukan oleh warga sesosok mayat di hutan dusun Janjing desa seloliman kec. Trawas. Diduga mayat laki-laki tersebut korban pembunuhan dengan luka menganga dibagian tenggorokan serta luka sayat dibagian perut. Menurut AKP Sukarni (Kapolsek Trawas) Kepada Radar Publik saat dikonfirmasi, Korban bernama Ashadi diperkirakan 35th, asal desa lo lawang ngoro, saat ini jasat korban dikirim ke RSU MOJOSARI untuk dilakukan visum. Kini Jajaran Polsek Trawas segera melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku pembunuhan tersebut ujar AKP Sukarni. (RA Rawie)

SBY Didesak Segera Atasi Konflik Agraria

Radar Publik Minggu, 15 Desember 2013. JAKARTA - Ketua Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW) Junisab Akbar, menilai Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedang mengalami kegelisahan karena pernyataannya bahwa ada ancaman terhadap Pemilu 2014. Dia menyarankan SBY untuk tidak sibuk berpolitik. "Bagi IAW itu menunjukkan SBY hanya senang mengurusi urusan politik, bukan mengurusi kinerja instrumen pemerintahannya," kata Junisab dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (14/12/2013). Selain itu, konflik pertanahan yang banyak terjadi, SBY terlihat tidak memberi respons layaknya pernyataan terkait Pemilu itu. "Padahal konflik tanah jumlahnya teramat banyak dan kompleks. Ini seharusnya diutamakan SBY karena Komisi II DPR RI telah membentuk Panitia Kerja Penuntasan Konflik Pertanahan," tuturnya. Kemudian diikuti oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI yang kemudian menerbitkan Surat Keputusan Kepala BPN RI nomor 227/KEP-25.2/IV/2013 tanggal 4 April 2013 tentang Pembe...

Tretes Sebagai Lahan Oknum Belum Ada Tindakan Dari Pemerintah

Radar Publik PASURUAN - Persiden Radar Publik (Gus Nyoto) Menyorot keras kepada Pemerintah bahwa Tretes diduga banyak vila dan kafe yang tanpa ijin beroperasi, bahkan Miras serta Pil koplo beredar tanpa enggan di Hotel-hotel. ''Kepada penegak hukum yang berkompeten seharusnya mengoperasi Mobil-mobil yang naik ke tretes, karena diduduga banyak yang membawa barang haram tersebut belum tersentuh oleh penegak hukum'' Seharusnya para aparatur negara bertindak tegas bukan mala ikut campur memakai maupun mengedarkan. Hibauan kami supaya aparatur negara memperketat dalam menjalankan tugasnya untuk menjadikan negeri ini santosa aman dan sehat dalam pemerintahan maupun masyarakat. (Red)

Tretes Sebagai Lahan Oknum Belum Ada Tindakan Dari Pemerintah

Radar Publik PASURUAN - Persiden Radar Publik (Gus Nyoto) Menyorot keras kepada Pemerintah bahwa Tretes diduga banyak vila dan kafe yang tanpa ijin beroperasi, bahkan Miras serta Pil koplo beredar tanpa enggan di Hotel-hotel. ''Kepada penegak hukum yang berkompeten seharusnya mengoperasi Mobil-mobil yang naik ke tretes, karena diduduga banyak yang membawa barang haram tersebut belum tersentuh oleh penegak hukum'' Seharusnya para aparatur negara bertindak tegas bukan mala ikut campur memakai maupun mengedarkan. Hibauan kami supaya aparatur negara memperketat dalam menjalankan tugasnya untuk menjadikan negeri ini santosa aman dan sehat dalam pemerintahan maupun masyarakat. (Red)

Kasus Korupsi UIN Segera Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor

Radar Publik Selasa, 10 Desember 2013. MALANG - Kejaksaan Negeri Malang segera melimpahkan kasus dugaan korupsi lahan kampus II Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Jawa Timur. Kepala Kejaksaan Negeri Malang, Munasim, mengungkapkan, berkas perkara dengan dua orang tersangka, NH dan M, ditargetkan segera selesai. "Bulan ini akan dilimpahkan ke Pnegadilan Tipikor," katanya usai peringatan Hari Anti-Korupsi di Kantor Kejari Malang, Senin (9/12/2013). Korps berbaju coklat ini juga sudah menentukan calon tersangka lain dari terkait kasus ini yang berasal dari UIN Maliki. Pada Januari 2014, tim penyidik akan mengeluarkan surat perintah penyidikan (sprindik) untuk pengembangan kasus ini. Dugaan kasus korupsi yang merugikan keuangan negara sekira Rp4 miliar ini sudah ada dua tersangka. NH merupakan Sekretaris Desa Tlekung dan M perangkat desa setempat. Keduanya diduga melakukan mark up harga tanah dan menggelapkan tanah milik warga Tlekung. Kasus in...

Dalam Rangka Penguatan Kapasitas Relawan Penanggulangan Bencana (BNPB) Di Ubaya Trawas Mojokerto

Radar Publik, Senin 9/12/2013. MOJOKERTO- Di Ubaya Hari ini di adakan Penguatan Kapasitas Relawan Penanggulangan Bencana. Di hadiri dari berbagai Relawan yang bergabung untuk melakukan pembekalan diri kesemangatan dalam bertugas dan saling kerjasama satu sama lain serta saling kebersatuan. Yang hadir kurang lebih 3000 relawan yang tergabung di (BNPB) saat ini. (Gus Nyoto)

Penghulu di Kota Malang Ketakutan Dan Tetap Layani Akad Nikah di Luar Kantor

Radar Publik Jum'at, 6 Desember 2013. MALANG - Penghulu di Kota Malang, Jawa Timur, tetap melayani masyarakat yang melaksanakan akad nikah di luar kantor maupun di luar jam kerja. Humas Kantor Kementerian Agama Kota Malang, Burhanudin, mengaku berpedoman pada keputusan pusat yang tidak melarang proses akad nikah di luar kantor dan jam kerja. Sehingga ketika KUA di daerah lain sepakat melakukan hal sebaliknya, pihaknya tak ingin ikut-ikutan. "Keputusan Kemenag pusat yang kami ikuti," kata Burhanudin Kepada Persiden Radar Publik, Jumat (6/12/2013). Menurutnya, Kemenag Kota Malang tetap mewajibkan semua penghulu di Kota Malang yang jumlahnya 176 orang, untuk tetap melayani masyarakat. Dia menilai, biaya pernikahan yang minim hanya sebesar Rp30 ribu, dan tidak ada jaminan tunjangan operasional, bukanlah persoalan untuk melangsungkan akad di tempat yang ditentukan keluarga pengantin. Burhanudin juga menegaskan, jika ada pihak keluarga yang memberikan sesuatu, itu b...

Semua KUA Di Indonesia Memang Bangsat

Radar Publik PEMIMPIN RADAR PUBLIK Menilai bahwasannya Seluruh KUA itu bangsat, '' Kenapa tidak KUA adalah Kantor Urusan Agama yang Bukan berwenang untuk menikahkan melainkan hanya mencatat saja, jika KUA sudah merasa tidak mau mencatat dan enggan menjalankan tugasnya juga tidak mau bekerja untuk kemaslahatan Rakyat maka Bubarkan saja, rakyat tidak butuh Pencatat dari KUA kalau soal mencatat saja dari pihak kelurahan dan kecamatan saja sudah cukup Kalau bisa libatkan tokoh2 agama kan bisa.. Memang bangsat KUA berkedok agama untuk memeras orang yang membutuhkan'' (Gus Nyoto).

Semua KUA Di Indonesia Memang Bangsat

Radar Publik PEMIMPIN RADAR PUBLIK Menilai bahwasannya Seluruh KUA itu bangsat, '' Kenapa tidak KUA adalah Kantor Urusan Agama yang Bukan berwenang untuk menikahkan melainkan hanya mencatat saja, jika KUA sudah merasa tidak mau mencatat dan enggan menjalankan tugasnya juga tidak mau bekerja untuk kemaslahatan Rakyat maka Bubarkan saja, rakyat tidak butuh Pencatat dari KUA kalau soal mencatat saja dari pihak kelurahan dan kecamatan saja sudah cukup Kalau bisa libatkan tokoh2 agama kan bisa.. Memang bangsat KUA berkedok agama untuk memeras orang yang membutuhkan'' (Gus Nyoto).

Semua KUA Di Indonesia Memang Bangsat

Radar Publik PEMIMPIN RADAR PUBLIK Menilai bahwasannya Seluruh KUA itu bangsat, '' Kenapa tidak KUA adalah Kantor Urusan Agama yang Bukan berwenang untuk menikahkan melainkan hanya mencatat saja, jika KUA sudah merasa tidak mau mencatat dan enggan menjalankan tugasnya juga tidak mau bekerja untuk kemaslahatan Rakyat maka Bubarkan saja, rakyat tidak butuh Pencatat dari KUA kalau soal mencatat saja dari pihak kelurahan dan kecamatan saja sudah cukup Kalau bisa libatkan tokoh2 agama kan bisa.. Memang bangsat KUA berkedok agama untuk memeras orang yang membutuhkan'' (Gus Nyoto).

Semua KUA Di Indonesia Memang Bangsat

Radar Publik PEMIMPIN RADAR PUBLIK Menilai bahwasannya Seluruh KUA itu bangsat, '' Kenapa tidak KUA adalah Kantor Urusan Agama yang Bukan berwenang untuk menikahkan melainkan hanya mencatat saja, jika KUA sudah merasa tidak mau mencatat dan enggan menjalankan tugasnya juga tidak mau bekerja untuk kemaslahatan Rakyat maka Bubarkan saja, rakyat tidak butuh Pencatat dari KUA kalau soal mencatat saja dari pihak kelurahan dan kecamatan saja sudah cukup Kalau bisa libatkan tokoh2 agama kan bisa.. Memang bangsat KUA berkedok agama untuk memeras orang yang membutuhkan'' (Gus Nyoto).

Dua Pemuda Desa di Lumajang Tewas Usai Pesta Miras

Radar Publik Rabu, 4 Desember 2013. LUMAJANG - Dua pemuda warga Desa/Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, meregang nyawa diduga akibat kerucunan minuman keras (miras). Sebelum meninggal, keduanya pesta miras jenis arak. Dua korban yakni Rianto dan Anas, menghembuskan nafas terakhir secara bersamaan kemarin sore. Jenazah mereka dibawa ke RSU Dokter Haryoto Lumajang untuk proses autopsi. Sebelum tewas, Anas mengeluhkan rasa panas di perutnya kepada sang kakak, Yuliana. “Setelah pesta miras arak bersama sejumlah rekannya, dia mengeluh. Perutnya mual dan rasanya seperti terbakar," aku Yuliani. Sementara itu, aparat Kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di masing-masing rumah korban. Diketahui keduanya pesta miras pada Minggu 1 Desember malam. “Informasi sementara yang kami himpun pada Minggu malam kedua korban bersama rekan lainnya melakukan pesta miras,” ujar Kapolsek Yosowilangun, AKP Budi Setyono kepada Wartawan. Selain menga...

Hujan Es Sekepal Tangan Hancurkan Ratusan Rumah

Radar Publik Rabu, 4 Desember 2013 SEMARANG - Ratusan rumah di dua kecamatan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, hancur diterjang angin putting beliung dan hujan es, dini hari tadi. Cuaca buruk yang terjadi sejak sore kemarin juga menumbangkan ratusan pohon di sekitar rumah warga. Puluhan rumah di Desa Sukorejo, Kecamatan Suruh, hancur di bagian atapnya akibat tertimpa pohon-pohon yang tumbang. Tak hanya menghancurkan genteng, rangka atap yang terbuat dari kayu serta dinding rumah juga roboh. Hingga kini, warga dibantu tim SAR dan TNI berusaha menyingkirkan batang-batang pohon yang menimpa rumah. Selain itu, ratusan batang pohon yang tumbang dan menutupi jalan juga masih belum dievakuasi. ”Angin kencang bertiup dari arah barat daya. Tak hanya angin yang mampu mencabut pepohonan berukuran besar, namun juga terjadi hujan disertai es berukuran kepalan tangan yang menghancurkan atap-atap rumah,” kata seorang warga, Siswadi, Selasa (3/12/2013). Angin yang memporak-porandakan dua de...