Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2018

Ahmad Dani Laporkan Tiga Orang, Terkait Persekusi 2019 Ganti Presiden

Radar Publik Jum'at, 30-11-2018  Surabaya , Musisi sekaligus politisi Ahmad Dani, Jumat siang, mendatangi Mapolrestabes Surabaya. Dengan didampingi kuasa hukumnya, kedatangan pentolan grup band Dewa ini untuk melaporkan tiga orang terkait kasus persekusi pada aksi tagar 2019 Ganti Presiden yang berlangsung pada 26 Agustus 2018 lalu, di Surabaya.  Kedatangan Ahmad Dani ke Mapolrestabes Surabaya, siang tadi, adalah tindak lanjut atas laporan dirinya ke Bareskrim Mabes Polri pada 18 November lalu. Namun kasus ini kemudian dilimpahkan ke Satreskrim Polrestabes, karena locus delicti atau tempat kejadian perkara berada di Surabaya. Pada laporan ini, Ahmad Dani yang datang bersama saksi atau korban yaitu dari caleg Partai Gerindra, akan menjalani pemeriksaan di ruang reskrim, sebagai pelapor dan korban yang melaporkan 3 orang atas tindakan persekusi yang dialaminya pada aksi tagar 2019 Ganti Presiden, 26 Agustus lalu. Dalam laporan ini menyebutkan, pelapor Ahmad Dani d...

Jatuh dari Lantai 9, Pemuda Asal Sambi Arum Ini Diduga Bunuh Diri

Radar Publik Surabaya  , Seorang pria asal Sambi Arum Surabaya, yang ditemukan tewas di tempat parkir Apartemen The Peak Residence Tunjungan Plaza Surabaya, diduga bunuh diri. Petugas Polsek Tegalsari dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya langsung melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Korban teridentifikasi bernama Rafif Misbahuddin (22) warga Sambi Arum asal Surabaya. Ia ditemukan tewas di area tempat parkir Apartemen The Peak Residence Tunjungan Plaza Surabaya, Kamis pada dini hari tadi.  Petugas dari Polsek Tegalsari dan Tim Inafis Polrestabes Surabaya, yang datang lokasi langsung melakukan olah. "Hingga saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan kasus tersebut. Petugas juga masih menunggu hasil visum terhadap korban. Namun dugaan sementara dari petugas, korban diduga bunuh diri, terjun dari lantai sembilan," kata Kompol David Triyo Prasojo, Kapolsek Tegalsari. Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar mayat Rumah Sakit Umum D...

Bangunan Pondok Pesantren Ambruk dan Tak Ber-IMB, Kapolda Kunjungi Lokasi

Radar Publik Jatim Gresik -  Bangunan lima lantai Pondok Pesantren Nurul Izzah, yang ambruk tadi malam ternyata tak memiliki IMB dan besi cir yang digunakan juga ukurannya kecil. Kapolda Jatim dan Ketua MUI Jatim berkunjung ke lokasi dan melakukan doa di atas reruntuhan pondok yang ambruk. Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, mendampingi Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, yang mengunjungi lokasi Pondok Pesantren Nurul Izzah yang ambruk tadi malam, mengungkapkan, saat membangun pondok lima lantai tidak meminta izin ke Pemkab Gresik, alias tanpa ada IMB. Besi cor yang digunakan tergolong kecil dan pondasi di bawah tidak mengunakan paku bumi. Sementara tanah di lokasi merupakan tanah rawa - rawa. Menjelang jam 12 siang, rombongan Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan, bersama Ketua MUI Jawa Tinur mendatangi lokasi untuk melihat dan memastikan bahwa ambruknya Pondok Pesantren Putri Nurul Izzah, di Suci Manyar, tidak ada korban jiwa. Bahkan Kapolda dan rombongan juga m...

Disepakati Bersama, Tempat Karaoke di Pamekasan Ditutup Permanen

Radar Publik Pamekasan , Dengan beroperasnya kembali tempat karaoke di Kabupaten Pamekasan, yang sebelumnya telah ditutup, Pemerintah Kabupaten Pamekasan mengadakan pertemuan dengan beberapa organisasi masyarakat (ormas) Islam. Pertemuan ini menghasilkan kesepakatan bersama bahwa semua tempat karaoke yang ada di Pamekasan akan ditutup permanen. Pemerintah Kabupaten Pamekasan mengadakan pertemuan tertutup bersama beberpa organisasi masyarakat (ormas) Islam, di ruang Wahana Wicaksana Praja, Kantor Pemkab Pamekasan, Rabu, 28 November 2018. Pertemuan tersebut menghasilkan kesepakatan bersama, semua tempat karaoke yang ada di Pamekasan akan ditutup permanen. Ditutupnya tempat karaoke karena adanya pengusaha tempat karaoke nakal yang diduga melanggar perizinan karena selalu beroperasi. Nampak hadir dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Pamekasan Rajae, Pj Sekda (Mohammad Alwi) perwakilan LPI, perwakilan FPI, perwakilan Nahdlatul Ulama (NU), perwakilan Muhammadiyah dan perwakila...

Pondok Pesantren Khusus Perempuan Penghafal Al Quran Ambruk

Radar Publik Gresik - Bangunan pondok pesantren khusus perempuan, penghafal alquran, di Suci, Manyar, Gresik ambruk. Di duga ambruknya bangunan 5 lantai tersebut, karena pondasi bangunan yang tidak kuat. Tak ada angin tak ada hujan, kejadian Selasa malam itu benar-benar membuat kaget penghuni Pondok Pesanten Nurul Izzah , Suci Manyar, Gresik. Saat kejadian tidak ada santri yang ada didalam pondok, karena sebelumnya, puluhan santri perempuan sudah diungsikan ke pondok utama yang ada di Boteng, Menganti Gresik. Menurut Ipda Yasin, Anggota Polsek Manyar Gresik, berdasarkan keterangan warga, sejak beberapa hari yang lalu bangunan Pondok Nurul Izzah sudah miring. Sehingga santri santri diungsikan. sementara di lokasi pondok, dilakukan pengerjaan untuk menguatkan pondasi. Sayangnya, pengerjaan belum tuntas, ternyata pondok khusus perempuan penghafal Al Quran tersebut ambruk . "Untuk memastikan penyebab ambruknya bangunan, kami melakukan pemeriksaan pada beberapa saksi, termasuk pen...

Masih Ada 28 Ribu Warga Ponorogo BAB Sembarangan

Radar Publik Ponorogo -  Ribuan warga di Kabupaten Ponorogo hingga kini masih buang air besar sembarangan. Sebab masih kurang sadarnya warga Ponorogo dalam hal membangun jamban. Setelah mendeklarasikan Open Defecation Free  ( ODF) atau bebas buang air besar sembarangan di Kecamatan Babadan Kabupaten Ponorogo, Rahayu Kusdarini, Kepala Dinas Kesehatan Ponorogo mengatakan masih banyak masyarakat yang membuar air besar secara sembarangan.  "Tahun 2018 ini ada 28 ribu warga yang tersebar di kabupaten ponorogo masih buang air besar sembarangan," kata Rahayu. Dari total 307 desa yang sudah ODF  atau bebas buang air besar sembarangan, masih tersisa sekitar 157 desa. Sedangkan sisanya yakni 150 desa sejauh ini belum ODF, namun sudah sadar dan mau menuju ODF. Pihak Pemerintah Kabupaten Ponorogo juga akan terus melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk tidak melakukan buang air besar sembarangan. Mengingat kotoran manusia juga merupakan salah satu virus yang menyebabkan pen...

Rawan Cuaca Ektrim Lima Kota di Jatim Waspada

Radar Publik Sidoarjo -  Dari pantauan radar citra milik BMKG Juanda, setidaknya ada 5 kota di jawa timur diprediksi akan mengalami cuaca ekstrim yang menyertai datangnya musim hujan. 5 kota tersebut diantaranya Surabaya, Sidoarjo, Bangkalan, Mojokerto dan Bojonegoro, yang diprediksi akan terjadi cuaca ekstrim selama sepekan kedepan.   Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Juanda, Taufik Hermawan menegaskan, cuaca ekstrim itu diantaranya hujan lebat, hujan es, angin kencang, dan angin putting beliung.   "Semuanya ditandai dengan munculnya awan comulunimbus, atau awan cb yang berwarna hitam pekat, yang biasa muncul pada sore hingga petang hari," kata Taufik Hermawan   Terkait kondisi itu, BMKG juanda menghimbau agar masyarakat yang tinggal di 5 kota yang rawan cuaca ekstrim itu, untuk terus memantau kondisi cuaca melalui media sosial atau BPBD setempat, agar bisa mewaspadai dan mengantisipasi jika cuaca ekstrim itu muncul secara mendadak.   Sementara itu...

Tersinggung Pidato Capres Prabowo, Puluhan Tukang Ojek Demo di Kantor Bawaslu

Radar Publik Senin, 26-11-2018  Mojokerto  - Puluhan tukang ojek pangkalan, yang tergabung dalam Komunitas Ojek Modern Mojopahit melakukan aksi di depan Kantor Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Senin siang. Para tukang ojek ini menuntut Capres Prabowo Subianto meminta maaf secara terbuka, karena dalam pidatonya beberapa waktu lalu dianggap menyakiti dan melecehkan profesi tukang ojek. Dengan membawa poster yang berisi kecaman dan protes terhadap capres nomer dua Prabowo Subianto, puluhan tukang ojek pangkalan yang biasa mangkal di Terminal Kertajaya, Kota Mojokerto, menggelar aksi di depan Kantor Bawaslu, Kabupaten Mojokerto.   Aksi yang dilakukan puluhan tukang ojek pangkalan adalah buntut dari penyataan atau pidato calon presiden nomer urut dua, Prabowo Subianto, beberapa waktu lalu di Jakarta, yang dinilai mengusik dan melukai profesi tukang ojek.   "Massa menuntut capres nomer dua Prabowo Subianto untuk meminta maaf secara terbuka kepada seluruh...

Kadis Perkebunan Jatim Divonis 1,3 Tahun Penjara Oleh Pengadilan Tipikor Surabaya

Radar Publik Senin, 26-11-2018 Surabaya - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, yang diketuai oleh Majelis Hakim Rocman ahkirnya menjatuhkan hukuman penjara selama 1,3 tahun penjara dengan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kepada Syamsul Arifin, mantan Kepala Perkebunan Provinsi Jawa Timur. Syamsul Arifin terbukti secara sah dan meyakinkan terbukti  melakukan tidak pidana korupsi di Ruang Lingkup Dinas Pertanian Jawa Timur. Dalam nota putusan yang dibacakan oleh majelais hakim Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Syamsul Arifin telah terbukti menyerahkan uang suap senilai total Rp 50 juta kepada Basuki, terkait fungsi  pengawasan dan pemantauan  oleh anggota DPRD Jatim terhadap pelaksanaan perda dan pengunaaan anggaran provinsi Jawa Timur. Akibat ulahnya itu Syamsul Arifin  dikenai pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 5 ayat 1 huruf b atau pasal 13 uu nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan uu nomor 20 tahun 2...

Ada 7 Wilayah Jatim Berpotensi Menjadi Tambang Emas

Radar Publ ik Siurabaya  , Potensi mineral di Jawa Timur sangat besar dan baru sedikit yang dimanfaatkan . Selain wilayah Tumpang Pitu Banyuwangi yang terkenal dengan kandungan emasnya, ternyata ada beberapa wilayah lain yakni Jember, Malang , Lumajang , Blitar , Tulungagung , Trenggalek dan Pacitan. Potensi emas Jawa Timur ternyata bisa diambil selama 100 tahun ke depan.  Menurut Setiajit , Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Jawa Timur, tak hanya kandungan emas, namun di area-area tersebut juga mengandung perak, tembaga dan pasir besi. "Saat ini potensi emas di Pacitan masih dalam perizinan produksi,  sementara di Jember, Tulungagung, dan Blitar sedang dilakukan penelitian lebih dalam badan geologi nasional," kata Setiajit.  Sementara itu Adi Adriansyah Sjoekri Presdir PT BSI, salah satu operator tambang di Tumpang Pitu Banyuwangi menjelaskan, per tahun produksi emasnya ditargetkan mampu mencapau 155 hingga 170 ribu ounces.   Adi menambahkan,...

Terancam Tak Bisa Melanjutkan Sekolah Karena Diduga Ijazah Ditahan Pihak

Radar Publik Sekolah Kamis, 22-11-2018  Nganjuk  - Seorang warga bersama anaknya, Rahadian Mardanai di Nganjuk, mengadu ke kepala Desa Puteren Kecamatan Sukomoro Nganjuk atas dugaan penahanan ijazah asli oleh SMPN 1 Sukomoro Nganjuk. Ijazah tidak segera diberikan karena , diduga siswa tersebut belum bisa melunasi sejumlah pembayaran hingga mencapai Rp 1 juta lebih. Setelah membuat surat keterangan tidak mampu, pihak kepala desa dan Sumiyati, ibu Rahadian menuju SMPN 1 Sukomoro, guna meminta penjelasan dan mengambil ijazah aslinya. Menurut Rahadian, sejak lulus SMPN 1 Sukomoro, ia belum bisa mengambil ijazah aslinya karena merasa belum bisa membayar tunggakan sekolah, berupa pembayaran iuran buku LKS dan sejumlah iuran lainnya. Sementara ia tak bisa membayar karena kondisi ekonomi orangtuanya yang serba pas pasan, Mariyadi ayah Rahadian Mahardian yang bekerja sebagai buruh gergaji kayu itu tak mampu membayar uang sekolah anaknya. Sementara pihak sekolah SMA yan...

Tomat Tak Laku, Petani Pilih Bongkar Lahan

Radar Publik  Jum'at, 16-11-2018  Kota Batu -  Petani tomat di Kota Batu, mengeluhkan harga tomat yang anjlok. Akibat turunya harga tomat ini, sebagian petani memilih untuk membongkar lahan bahkan membiarkan tomat membusuk di kebun dibanding memanennya. Meski terlihat mubadzir, namun hal ini dilakukan petani lantaran harga tomat yang semakin tidak menentu. Para petani menilai komoditas sayuran ini sudah tidak ada lagi harganya di pasaran. Seperti Pujianto salah satunya, petani asal Dusun Sumbersari Desa Sumberejo ini, rela membongkar tanaman tomat yang masih berbuah lebat dan menjadikannya pupuk di sawah dibanding memanennya. Alasan petani satu ini cukup sederhana, jika dipanen justru tidak mendapat untung, bahkan malah buntung. "Mengingat harga jual yang hanya Rp 500 perkilo atau sekitar Rp 25 ribu perkotak dengan berat 60 sampai 70 kilo," kata Pujianto. Sementara bagi petani seperti Pujianto, idealnya bisa mendapat untung jika harga tomat minimal 2000 p...

Tolak Dinikahi,Pemuda Karawang Sebarkan Foto Bugil Mantan Pacar

Radar Publik Rabu, 14-11-2018 Trenggalek -  Kecewa lantaran menolak untuk dinikahi, seorang pemuda perantauan asal Kawarang, Jawa Barat, nekat menyebarkan foto bugil mantan pacarnya di media sosial facebook. Tersangka adalah Sugianto (23) warga Kampung Parakan Kelurahan Parakan, Kecamatan Tirta Mulya, Kabupaten Karawang, ditangkap ditempat persembunyiaanya di wilayah Surabaya. Tersangka ditangkap setelah polisi mendapat laporan dari korban SH. Dalam laporannya, SH mendapati sejumlah foto bugil dirinya termuat dalam akun facebook yang  mengatasnamakan dirinya. Kapolres Trenggalek AKBP Didit BWS mengatakan, padahal selama ini korban merasa tidak pernah membuat akun facebook dengan isi foto-foto bugil dirinya. "Dari temuan tersebut korban kemudian melaporkan akun facebook palsu, yang mengatasnamakan dirinya tersebut kepada pihak kepolisian," jelas AKBP Didit BWS. Dari hasil penyelidikan, tersangka kerap kali membuat akun facebook palsu dengan profil foto kor...

Lima Tersangka Suap IMB Mojokerto Ditahan KPK

Radar Publik Kamisk kemarin, 08-11-2018  Mojokerto -  Setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik KPK, 5 tersangka suap Ijin Mendirikan Bangunan tower telekomunikasi di Lingkungan Mojokerto, ditahan KPK untuk 20 hari pertama. Mereka lebih dari 10 jam diperiksa KPK srebagai tersangka. Dengan pertimbangan penyidikan, lima orang ini akhirnya ditahan di rumah tahanan cabang KPK di wilayah Jakarta pada Rabu malam., Lima orang itu yaitu, Okyanto, Permit And Regulatory Division Infrastructure, ditahan di Rutan cabang KPK Polres Jakarta Pusat. Onggo Wijaya Direktur Operasional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) ditahan di Rutan cabang KPK Polda Metro Jaya. Achmad Suhawi direktur PT Sumawijaya ditahan di Rutan cabang KPK Cipinang Jakarta Timur. Ahmad Subhan, Mantan Wakil Bupati Mojokerto periode 2010-2015, dan Nabiel Titawano pihak swasta ditahan di Rutan KPK Jakarta Timur. Para tersangka ini, diduga telah memberikan hadiah atau janji kepada Bupati Mojokerto Mustofa...

Inilah Nama 3 Korban Tewas Insiden Surabaya Membara

Radar Publik  Sabtu, 10-11-2018  Surabaya -  Tiga orang tewas dan puluhan mengalami luka- luka akibat terjatuh dari viaduk jembatan kereta api di Jalan Pahlawan Surabaya. Kejadian tragis ini saat warga Surabaya sedang melihat drama kolosal Surabaya Membara dari atas jembatan kereta api. Tiga orang tewas itu bernama Erikawati (9) warga jalan Kalimas Baru no. 61, Surabaya. Korban siswa SD kelas 3 ini jatuh dari viaduk. Jenasah korban dibawa ke RSU dr Soetomo Surabaya. Korban kedua Helmi Suryawijaya (13) warga Karang Tembok Gang 5, Surabaya. Helmi tewas seketika di lokasi, karena tubuhnya terlindas kereta api yang melintas. Korban Helmi sempat tidak dikenali, sebab tidak membawa identitas apapun. Keluarga korban memastikan Helmi tewas, setelah tidak pulang usai pamit melihat drama kolosal Surabaya Membara. Selanjutnya korban Bagus Ananda (17) warga Jalan Ikan Gurami 6/27 Surabaya. Korban Bagus jatuh dari viaduk dengan kondisi luka di kepala. Korban meninggal ...

Inilah Identitas Korban Luka dan Tewas Insiden Surabaya Membara

Radar Publik Sabtu, 10-11-2018  Surabaya -  Pasca kejadian insiden drama kolosal Surabaya Membara, hingga Sabtu dini hari (10/11) keluarga korban mendatangi rumah sakit tempat korban dirawat. Setidaknya ada 3 rumah sakit yang menampung korban luka dan tewas insiden Surabaya Membara. Yaitu RSUD dr Soewandi, RSU dr Soetomo dan RS PHC. (pul) Identitas Korban di RSUD dr. M Soewandhie  1. Ahmad Komaruddin (17) warga Kendung Indah 4/1, Kondisi Tangan kanan tidak bisa digerakkan dan luka lecet pada kaki 2. Rakhmat Atung (16) warga Kendung Indah 1-B/3, Kondisi indikasi patah tulang pada tangan kiri 3. Rozak Alepratama (17) warga UKA 18-A/6 4. Yunus Sofa (53) warga Kedinding Tengah 4-D/34 Kondisi Merasa sakit dibagian perut 5. Rohman Saputra (15) warga Dupak Bangunsari 1/2 kondisi Indikasi patah tulang pada kaki kanan 6. Suci Anggraeni (18) warga Simo Mulyo Baru 6J/10 kondisi Sesak napas 7. Mr. X kondisi meninggal dunia 8. Fajar (13) warga JL.Simokerto 1/85B, kondi...

Mantan Wakil Bupati Malang Ditetapkan Tersangka Suap

Radar Publik Rabu pekan lalu, 7 November 2018 (Sumber Antara) Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan mantan Wakil Bupati Malang Ahmad Subhan bersama dua orang lainnya sebagai tersangka tindak pidana korupsi suap. Adapun kasus suapnya terkait dengan pengurusan Izin Prinsip Pemanfaatan Ruang (IPPR) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) atas pembangunan menara telekomunikasi di Kabupaten Mojokerto Tahun 2015. "Setelah terpenuhi bukti permulaan yang cukup, KPK meningkatkan perkara ini ke tingkat penyidikan sejalan dengan penetapan tiga orang lagi sebagai tersangka," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Rabu. Tiga tersangka itu antara lain Nabiel Titawano (NT) dari swasta, Achmad Suhawi (ASH) dari swasta, dan Ahmad Subhan (ASB) dari swasta dan mantan Wakil Bupati Malang 2010-2015. Untuk diketahui, KPK pada 18 April 2018 lalu telah terlebih dahulu menetapkan tiga tersangka, yaitu Bupati Mojokerto nonaktif Mustofa Ka...

Akademi Keperawatan Pasuruan Bergabung dengan Unej

Radar Publik Rabu, 7 November 2018 Jember - Akademi Keperawatan Pasuruan akan bergabung dengan Universitas Jember (Unej) yang dimatangkan dengan kunjungan Wakil Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo bertemu Rektor Unej Moh. Hasan di Kampus Unej, Jawa Timur, Rabu.    "Keputusan penggabungan Akademi Keperawatan Pasuruan ke Kampus Unej dilandasi keyakinan bahwa Unej memiliki kemampuan dan pengalaman dalam mengelola pendidikan tinggi, salah satunya ditunjukkan dengan keberhasilan penggabungan Akademik Keperawatan Lumajang ke Unej," kata Wakil Wali kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo.     Penggabungan tersebut dilandasi adanya pemberlakuan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah yakni urusan pendidikan tinggi menjadi kewenangan pemerintah pusat, sehingga ditargetkan berkas dan persyaratan kelengkapan penggabungan Akademi Keperawatan Pasuruan ke Unej akan selesai akhir tahun 2018, sehingga Akademi Keperawatan Pasuruan sudah resmi menjadi Pr...

Angin Kencang Melanda Lima Kecamatan di Magetan

Radar Publik Kamis, 8 November 2018 Magetan - Bencana angin kencang melanda lima wilayah kecamatan mengakibatkan sejumlah rumah dan pohon tumbang di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Rabu petang hingga malam. Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magetan Fery Yoga Saputra di Magetan, Rabu malam, menyebutkan lima wilayah kecamatan yang dilanda bencana angin kencang adalah Ngariboyo, Sukomoro, Bendo, Parang, dan Magetan. "Hingga malam ini, BPBD menerima laporan ada lima kecamatan yang dilanda bencana angin kencang," kata dia. Dia menyebutkan di wilayah Kecamatan Magetan terdapat pohon tumbang di Jalan Karya Dharma. Begitu juga sejumlah pohon tumbang terjadi di Kecamatan Sukomoro, Bendo, dan Ngariboyo. Di Desa Duwet, Kecamatan Bendo, kata Fery, terdapat enam rumah warga yang rusak akibat angin kencang. Ia menambahkan di Desa Tamanarum, Kecamatan Parang terdapat pohon besar roboh dan menutup jalan. "Ada sejumlah p...

Ancam Besan Pake Senjata Tajam, Warga Malang Ini Berakhir di Penjara

Radar Publik Rabu, 07-11-2018  Malang -  Akibat mengancam besan sendiri menggunakan senjata tajam jenis pancor, Lestari (58) warga Desa Kemulan Kecamatan Turen Kabupaten Malang, harus berurusan dengan Satreskrim Polsek Malang. Peristiwa itu sebenarnya hanya bermula hal sepele, yakni sebidang tanah yang harganya sekitar Rp 35 Juta. Lestari memaksa besanya untuk menandatangani surat balik nama yang tidak disetujui oleh korban. Karena kesal, pelaku nekat mengancungkan senjata tajam ke arah korban sambil mengancam akan membunuhnya jika tidak mau menandatanagi surat tersebut. Merasa terancam, korban akhirnya melaporkan peristiwa tersebut je Polsek Turen untuk mendapatkan pengamanan. Iptu Hari Eko Utomo, Kanit Reskrim Polsek Turen mengatakan, setelah mendapat laporan itu, pihaknya langsung mencari keberadaan pelaku dan menangkapnya. "Pelaku sebelumnya pernah melakukan penggelapan sepeda motor milik besannya. Namun sebelum dilaporkan ke polisi barang tersebut sudah di...

Polisi Amankan Ribuan Liter Arak Saat Operasi Zebra Semeru

Radar Publik Rabu, 07-11-2018  Ngawi -  Dua orang pengendara mobil pikc up yang membawa ribuan liter minuman keras diamankan Satlantas Polres Ngawi, dalam operasi zebra semeru 2018. Mobilick up diduga hendak menyelundupkan minuman keras, menuju Kota Surabaya. Untuk proses hukum lebih lanjut, sopir dan kenek serta barang bukti ribuan liter arak jawa  kemudian diamankan polisi. Mobil picku up tersebut diketahui, tak membawa sejumlah surat. Diadalam mobil tersebut terdapat 2 orang, Zakaria (42) pengemudi, warga Desa Pragen, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, bersama keneknya Zainuri (45)  warga setempat. Kedua orang itu ngotot hanya membawa air mineral, petugas yang tidak percaya begitu saja, langsung melakukan tindakan tegas membongkar paksa muatan mobil pikup tersebut. Ipda Fredo Leonard Sianturi, Kanit Turjawali  Satlantas Polres Ngawi, mengatakan, ternyata di dalam bak mobil pik up itu penuh muatan minuman keras jenis...

Sadis, Siswa SMKN Cabuli Kakak Kelas di Sekolah

RadarPublik Rabu, 07-11-2018  Sampang -  Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri di Kabupaten Sampang melakukan tindakan pencabulan terhadap temannya sendiri.  Te rsangka berinisial AA yang merupakan adik tingkat korban berinisial U. Sebelumnya mereka mempunyai hubungan serius selama satu tahun lamanya.  Namun , AA kemudian mempunyai pemikirian bejat kepada U, yang dicabuli di lingkungan sekolah selama 4 kali.  Akibat kejadian tersebut, korban U tidak terima dan melaporkan kepada pihak Mapolres Sampang. Dari laporan itu, tersangka AA langsung diamankan . Eko Puji Waluyo Kabag Humas Polres Sampang mengatakan, tersangka melakukan pecabulan dengan cara memaksa kepada korbannya. "Kami menangkap tersangka AA di rumah pamannya di daerah Surabaya," kata Eko Puji Waluyo. Dari kejadian tersebut, tersangka AA terancam hukaman penjara selama 15 tahun. (Red)

Polsek Sukun Mengamankan Sebanyak 400 Lebih Miras Berbagai Merk

Selasa, 06-11-2018  Radar Publik Malang -  Sebagai antisipasi menghindari maraknya kriminalitas akibat minuman keras, sebanyak 400 botol lebih miras berbagai merk diamankan Polsek Sukun, dari toko jamu di wilayah bandulan Kecamatan Sukun Kota Malang. Selainiras polisi juga menyita 5 drum arak, yang diduga untuk oplosan. Penyitaan ini sebagai antisipasi dan mengurangi angka kriminalitas, disinyalir maraknya tindak kriminalitas berawal dari minuman keras. Menurut Kompol Anang Tri Hananta, Kapolsek Sukun, penggerebagan tersebut karena banyaknya pengaduan dari masyarakat, terjadinya kerusuhan, perkelahian dan kejahatan. "Penyebab utamanya karena menenggak minuman keras, selain itu  miras dijual tanpa ijin dari salah satu toko jamu di wilayah Bandulan," jelas Kompol Anang Tri Hananta. Sementara itu, polisi juga memantau wilayah yang menujual miras. Dihimbau kepada masyarakat agar melaporkan ke Polsek Sukun, jika ada toko yang menjual miras. K...
Pengakuan Dari salah satu Masyarakat Kepada pemimpin Radar Publik Radar Publik Berani Mengungkap Fakta Mojokerto Jawa timur Pengakuan dari masyarakat Daftar sertifikat PRONA di Desa Duyung Dusun Duyung, salah satu warga di tarik Rp 750 ribu, oleh panitia Prona ... 600 ribu untuk bikin sertifikat, 150 ribu untuk beli umur.. Kok ya ada paket beli umur, emang ada yang jualan umur... Ada - ada Aja.. Gimana tanggapanmu #saberpungli

Bupati Sidoarjo Kunjungi Rumah Duka Korban Pesawat Lion Air Jt 610

Radar Publik Jum'at, 02-11-2018 Sidoarjo -  Rumah duka Jannatun Cintya Dewi, korban jatuhnya Pesawat Lion Air Jt 610 di Perairan Tanjung Karawang Jawa Barat, masih ramai dikunjungi pejiarah. Termasuk Bupati Sidoarjo bersama jajaran Muspida Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Kamis malam berkunjung ke rumah duka di Desa Suruh Kecamatan Sukodono Sidoarjo. Jannatun Cintya Dewi merupakan korban pertama yang berhasil di identivikasi oleh tim DVI Mabes Polri, sehingga langsung diserahkan kepada keluarganya. Sanak keluarga dan teman yang bekerja di staf ESDM masih berada di rumah duka Jannatun Citya Dewi. Tidak hanya itu, Bupati Sidoarjo,Saiful Ilah bersama jajaran Muspida menyempatkan diri untuk bertakzia. Kedatangan rombongan bupati disambut oleh Bambang Supriadi dan Surtiem, kedua orang tua Jannatun Citya Dewi.  Bupati Sidoarjo,Saiful Ilah mengatakan, kedatanganya ke rumah duka merupakan kewajiban. Karena almarhum merupakan salah satu putri Sidoarjo terbaik, karena suda...

Polisi Ciduk 10 WNA Diduga Salahi Izin Tinggal

Radar Publik Kamis, 01-11-2018 Surabaya -  Tim Pengawas Orang Asing Satintelkam Polrestabes Surabaya, malam kemarin mengamankan sepuluh warga negara asing (WNA) ilegal di sekitar kampus Universitas Surabaya. Menurut keterangan polisi, mereka diduga menyalahi aturan izin tinggal yang sudah ditetapkan pada undang-undang WNA diduga bermasalah diamankan petugas Satintelkam Polrestabes Surabaya, malam kemarin di sekitaran kampus Universitas Surabaya. Terhitung ada lima wanita dan lima pria berkewarganegaraan asing. Kesepuluh WNA itu terdiri dari satu WNA china bernama Xiaoran Qiu, enam orang WNA Korea bernama Jaehyun Cho, Hwang Sunhee, Park Wonyong, Ok Yearam, Horh Su Wan, Kim Gi Ho, dua WNA Malaysia bernama Chua Bing Wei, dan Yim Ka Ho, serta satu WNA Singapura bernama Goh Hui Zhen Lena. Sementara itu, Kasat Intel Polrestabes Surabaya, AKBP Benny Pramono mengatakan, penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan kehadiran para WNA yang diangg...

Kejaksaan Masih Buru 1 Terpidana Kasus F Mipa UM

Radar Publik Jum'at, 02-11-2018  Malang -  Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, masih terus memburu 1 orang terpidana kasus pengadaan sarana pendidikan laboratorium F Mipa Universitas Negeri Malang (UM) atas nama Sutoyo, warga Jalan MT Haryono Kota Malang. Sutoyo, masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), karena ia seharusnya menjalani hukuman setelah pengajuan kasasinya ditolak Mahkama Agung. Selain Sutoyo, 2 orang dosen UM juga masih diburu terkait kasus P2SEM, yakni Sri Nur Khudri dan Bambang. Kepala Kejaksaan Negeri Kota Malang, Amran Lakoni, menjelaskan, para terpidana yang masuk daftar pencarian orang sudah dilaporkan ke Adhyaksa Monitoring Center (AMC). "Namun dalam waktu dekat Sutoyo, Sri Nur Khudri dan Bambang akan segera dieksekusi," jelas Amran Lakoni. Kajari berharap yang bersangkutan untuk proaktif  dan diminta segera mengkonfirmasi ke pihak kejaksaan, untuk datang secara baik-baik. (Kresna)