Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2017

Jutaan Lalat Serbuh Desa Sukoreno Khususnya Dusun Brubuh

Radar Publik Rabu 31/05/2017 PASURUAN - Warga dusun Brubuh desa Sukoreno kec. Prigen kab.Pasuruan mengeluhkan ribuan lalat yang menyerang kepemukiman. Di duga lalat tersebut dari Peternak ayam telor yang ada di barat dusun mendalan sukoreno, Yang tidak punya pembuangan limbah dari kotoran ayam peternak tersebut. Warga masyarakak sangat resah, dari beberapa warga yang ditemui Radar Publik mengatakan, kami tidak bisa menjemur pakaian maupun menjemur jenis makanan karena lalatnya mintA ampun banyaknya.. Bahkan para pedagang kopi maupun bakso, rujak, nasi, juga mengeluhkan merasa terganggu oleh ribuan lalat tersebut, dan pelangganpun enggan datang. Warga sudah berusaha memberi obat pengusir maupun lem perekat bahkan lalat semakin ribuan yang datang bagaikan hujan lalat. Masyarakat meminta Dari pihak pemerintah setempat untuk segera memberi teguran juga supaya peternak bertanggung jawab atas kejadian tersebut yang meresahkan warga. (Nyoto)

Aneh , Penadah Semen Curah Tidak Ditahan

Radar Publik Selasa, 30-05-2017 Surabaya - Santhony, tersangka kasus penadah semen curah milik PT Janti Sarana Material Beton (JSBM) benar-benar kebal hukum. Sejak kasus ini berhasil diungkap, pengusaha bahan bangunan ini tak pernah merasakan pengapnya jeruji penjara. Setelah tidak ditahan oleh penyidik Polsek Benowo, Santhony kembali mendapat perlakuan istimewa. Dia juga tidak ditahan oleh Jaksa. Hal itu dibuktikan, saat kasus ini dilimpahkan penyidik Polsek Benowo ke Kejari Tanjung Perak. Kasintel Kejari Tanjung Perak, Lingga Nuarie sekaligus jaksa yang menangani perkara ini membenarkan, tidak menjebloskan Santhony ke Bui. Alasan sakit menjadi dalihnya untuk tidak menahan tersangka Santhony. "Karena sakit, makanya kami lakukan penahanan kota," ujar Lingga saat dikonfirmasi, Selasa siang. Kendati demikian, Lingga tak menjelaskan secara detail, penyakit yang diderita Santhony. "Kami takut ada apa-apa kalau tersangka ditahan, kita tidak mau resiko. Terpisah...

3 Pasangan Mesum Diamankan Polisi Kota Batu

Radar Publik Senin, 29-05-2017 Batu - Aparat gabungan TNI Polri dan Satpol PP Kota Batu melakukan razia penyakit masyarakat dengan menyisir villa tempat hiburan yang masih beropersi di bulan suci ramadhan. Di sejumlah cafe dan warung di wilayah Payung Kota Batu ini , petugas memerikan barang dagangan. Hasilnya ratusan minuman keras berhasil di sita dan amankan petugas . Tidak hanya di cafe dan warung remang -remang, aparat gabungan juga melakukan penyisiran di sejumlah villa di Songgoriti Kota Batu. Hasilnya petugas juga berhasil menjaring 3 pasangan mesum yang berada di lokasi tersebut . Menurut Kompol Zain Mawardi Kabag Ops Polres Batu, lantaran tidak bisa menunjukan sebagai pasangan suami istri petugas langsung membawa ketiga pasangan mesum pos polisi untuk di data. Rencananya , aparat kepolisian dan TNI akan terus melakukan razia ke sejumlah tempat hiburan di Kota Batu selama pelaksanaan bulan suci ramadhan. Guna menjaga ke khusukan umat muslim di kota batu dalam menja...

Pemkab Tuban Akan Tindak Tegas THM Nakal

Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein Radar Publik Rabu, 31-05-2017 Tuban - Pemerintah Kabupaten Tuban, melarang seluruh Tempat Hiburan Malam beroperasi sepanjang bulan suci ramadhan. Jika ada yang nekat buka atau membandel, maka tindakan tegas berupa penutupan paksa tanpa toleransi. Tempat- tempat hiburan malam di kabupaten tuban yang wajib tutup selama ramadhan. Antara lain kelab malam, mandi uap dan griya pijat, serta usaha bar dan karaoke baik yang berdiri sendiri ataupun gabungan. Tempat-tempat itu wajib ditutup sejak sehari sebelum ramadhan, hingga satu hari setelah idul fitri. Kebijakan tersebut dikeluarkan untuk menjaga kekusyuan ibadah umat islam selama bulan puasa ramadhan 1438 hijriyah. Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Husein, menyatakan penutupan tempat hiburan ini, sudah menjadi agenda rutin tiap tahun selama pelaksanaan ibadah ramadhan. Instruksi ini juga sesuai dengan Surat Edaran Bupati Tuban yang sudah dikeluarkan dan disampaikan kepada seluruh pengelola tem...

Pengusaha Hiburan Malam Sepakat Tutup Selama Ramadhan

Radar Publik Rabu, 24-05-2017 Surabaya - Pertemuan digelar Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Muhammad Iqbal bersama pengusaha tempat hiburan, Selasa siang di ruang M Yasin Mapolrestabes Surabaya. Kegiatan ini untuk menyatukan komitmen keamanan kota Surabaya menjelang bulan ramadhan hingga hari raya idul fitri. Bahkan, seluruh pengusaha hiburan malam khususnya juga berkomitmen mendukung Perda Nomor 23 tahun 2012 tentang pariwisata untuk tidak membuka usahanya saat bulan suci ramadhan. Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Muhammad Iqbal menegaskan, bahwa apabila ada pengusaha hiburan malam yang melanggar Perda tersebut, dengan tetap membuka usahanya saat ramadhan, maka tak segan bakal melakukan tindakan tegas.  (Nyoto)

Polda Jatim Lakukan Sosialisasi Bahaya Radikalisme

Radar Publik Rabu, 24-05-2017 Pasuruan - Direktorat Binmas Polda Jatim gencar melakukan penyuluhan kepada tokoh agama dan pondok pesantren yang di Pasuruan dalam menanggulangi faham radikalisme masuk ke Indonesia. Hal itu dilakukan untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang saat ini sedang dirong-rong faham radikalisme untuk menjadikan negara Islam. Kegiatan ini dihadiri oleh para tokoh Ormas Islam, Pimpinan Pondok Pesantren, dan para santri serta masyarakat. Juga mengundang mantan teroris Ali Fauzi asal Lamongan. Dalam penyuluhan faham radikalisme Tokoh agama, Zainal Abidin menjelaskan, selama ini pengertian terkait negara kesatuan hanya diucapan saja. Sehingga perlu pendalaman untuk menjiwainya. "Sehingga warga negara mengerti tentang negara kesatuan yang saat ini mereka tinggal di NKRI," kata Zainal Abidin Pihak kepolisian dalam mencegah sejak dini faham radikalisme, dengan melakukan pendekatan di setiap lapisan masyarakat, dengan memberikan masuk...

11 Ribu Warga Tulungagung Terancam Kehilangan Hak Pilih

Radar Publik Rabu, 24-05-2017 Tulungagung - Lantaran belum melakukan perekaman KTP elektronik, sedikitnya ada 11 ribu warga Tulungagung terancam kehilangan hak pilihnya dalam Pemilukada tahun 2018. Warga ini terancam tidak memiliki hak pilih dalam pemilihan bupati dan gubernur pada tahun 2018. Karena untuk memiliki hak pilih dalam pemilihan kepala daerah serentak harus memiliki KTP elektronik atau e-KTP, berdasarkan undang-undang nomor 10 tahun 2016. Ketua KPU Tulungagung Suprihno mengatakan, setiap pemilihan akan dilakukan proses pendataan pemilih oleh KPU.  Pada Pilbub dan Pilgub tahun depan, proses pendataan pemilih sesuai regulasi. Basis data guna pendataan adalah pemilih dengan klasifikasi sudah memiliki atau berstatus terekam e-KTP. Jika dikaitkan dengan persyaratan untuk terdaftar sebagai pemilih, masyarakat harus berstatus terekam e-KTP. "Kami berhadap pihak berwenang terus berupaya agar jumlah masyarakat perekaman e-KTP dimaksimalkan sebelum pendapataan pemil...

KPK Sudah Kantongi Calon Tersangka Baru Kasus e-KTP

Radar Publik Senin, 22-05-2017 Jakarta - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Thony Saut Situmorang mengungkapkan, ada kemajuan baru dalam penyelidikan dan penyidikan kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Mantan petinggi Badan Intelijen Negara (BIN) itu mengisyaratkan akan ada tersangka baru kasus korupsi yang merugikan negara Rp 2,3 triliun tersebut. "Intinya ada kemajuan signifikan. Ada beberapa nama setelah kami dalami," kata Saut di sela-sela peluncuran serial animasi Sahabat Pemberani di FX Mall, Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (21/5). Namun, Saut enggan memerinci progres kasus e-KTP. Pria kelahiran Medan itu hanya menegaskan bahwa KPK akan melakukan evaluasi perkembangan kasus e-KTP pada pekan depan. "Tapi, ada kemajuan ‎yang menuju kepada pihak-pihak lain yang kami perkirakan memiliki peran di dalamnya," tambah Saut. Selebihnya, Saut menutup rapat informasi tentang progres kasus e-KTP. "Saya tidak boleh menyebut k...

Polisi gagalkan pengiriman dua ton daging celeng

Radar Publik Senin, 22 Mei 2017 Kepolisian Sektor Kawasan Pelabuhan (KSKP) Panjang, Bandarlampung, menggagalkan pengiriman dua ton daging celeng atau daging babi hutan di Pelabuhan Panjang. "Pencegahan pengiriman ini berawal dari giat rutin yang dilakukan oleh anggota KSKP Panjang dengan melakukan pemeriksaan orang dan barang di pintu masuk Pelabuhan Panjang," kata Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono di Bandarlampung, Minggu (21/5). Dia mengatakan saat melakukan pemeriksaan terhadap mobil colt diesel bernomor polisi D 8242 SK dengan tujuan Kota Solo, petugas mencium bau mencurigakan setelah diperiksa ternyata daging celeng. Petugas pun langsung mengamankan dua pengemudi dan kernet mobil colt diesel yakni Sondang Sinaga ( 23) warga Kampung Cinta Damai, Kelurahan Pematang Panjang, Kota Lima Puluh dan Juwardi Sinaga (22) warga Desa Onan Runggu, Kecamatan Sipahutat, Kebupaten Tapanuli Utara, Medan. Pengungkapan ini dilakukan pada Sabtu (20/5) sekitar ...

Musim Kemarau, Warga Probolinggo Mulai Alami Krisis Air Bersih

Radar Publik, Senin, 22-05-2017 Probolinggo - Bulan Mei ini, wilayah Probolinggo sudah memasuki musim kemarau. Wilayah Probolinggo selatan sendiri merupakan daerah pegunungan yang selama ini selalu mengalami krisis air bersih jika musim kemarau datang. Kecamatan Sumber, Lumbang, Sukapura dan Kuripan misalnya, merupakan daerah Pegunungan Bromo. Kecamatan Tiris, Bremi, Pakuniran merupakan daerah Pegunungan Argopuro. Kecamatan Leces, Kecamatan Tegalsiwalan, dan Banyuanyar daerah Pegunungan Lemongan. Beberapa kecamatan tersebut, selalu mengalami krisis air bersih,  memasuki musim kemarau. Warga harus membeli air sampai sejauh 3 sampai 5 kilometer. Selain itu, warga juga bergantung pada suplai air bersih yang dikirim BPBD setempat. Hasilnya, setiap ada suplai air bersih selalu banyak warga yang antri. Saat ini BPBD Kabupaten Probolinggo memiliki 6 truk tanki air bersih, 2 truk disiagakan di Desa Gunung Geni Kecamatan Banyuanyar. Satu lagi disiagakan di Kecamatan Tiris. Sup...

Polisi Berhasil Amankan Dua Begal Di Pasuruan

Radar Publik Pasuruan - Hari Jum'at 19/05/2017. Kemarin Pelaku HS dan SO, warga Plososari, Kecamatan Grati, Pasuruan meraung kesakitan setelah kedua kaki pelaku dihadiahi timah panas oleh petugas di ruang IGD Rumah Sakit R Soedarsono Kota. Selanjutnya, usai mendapatkan perawatan tim medis, kedua pelaku langsung dibawa ke Mapolres untuk menjalani proses pemeriksaan. Penangkapan kedua pelaku berawal saat polisi lalu lintas yang melakukan operasi rutin, di daerah pos lantas setempat. Namun tiba- tiba para pelaku ini berboncengan masing-masing dua orang dihentikan oleh petugas. Saat ditanya surat kendaraan, tiba-tiba pelaku kabur. Petugas yang curiga, langsung mengejarnya. Alhasil, 2 pelaku berhasil ditangkap, yakni S dan H. Sedangkan 2 orang temannya berhasil melarikan diri. Salah satunya juga merampas sepeda motor Honda Beat nopol N 5482 XO milik Nanik Handayani dengan menodongkan celurit, yang saat itu sedang menunggu orang tuanya ke pasar. "Korban pun berteriak...

Buang Limbah di Pemukiman, Pemilik Abon Palsu Dikenal Sombong

Radar Publik SURABAYA - Kamis, 18-05-2017 Terbongkarnya usaha pembuatan abon oplosan di wilayah Jalan Soponyono Surabaya, telah melegakan hati warga. Namun sekaligus menyisakan tanda tanya tersendiri. Usaha yang sudah puluhan tahun beroperasi diakui merugikan warga dari pencemaran limbah yang dihasilkan. Termasuk sikap dari pemilik yang dikenal warga sangat angkuh dan tertutup. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua RT 1 RW 6 Kelurahan Prapen, Kecamatan Tenggilis Surabaya, Sudarsono. Menurutnya usaha produksi abon oplosan kerap meninggalkan limbah yang dinilai merugikan warga. Budi Kurniawan yang menjadi pemilik dari usaha tersebut jarang sekali bersosialisasi dengan warga. Bahkan terkesan menutup diri dan sombong. itu dinilai dari teguran warga terkait limbah usaha yang mengganggu selama ini. Diketahui, usaha abon oplosan di Jalan Soponyono Surabaya digrebek oleh Tim Satgas Pangan Polrestabes Surabaya, Selasa sore kemarin. Dari hasil penggerebekan abon tersebut, diduga melak...

Pengedar Sabu Sekaligus Pemakai Di Grebek, Polisi Sita 7,53 Gram

Radar Publik JOMBANG - Jum'at, 19-05-2017 Satuan Narkoba Polres Jombang berhasil menggulung jaringan pemakai dan pengedar narkotika jenis sabu. Dari tangan keempat tersangka, polisi berhasil menyita barang bukti 7,53 gram dan sejumlah alat hisab. Dengan pengawalan, keempat tersangka digelandang ke Mapolres Jombang.  Mereka dipastikan akan menikmati puasa dan lebaran di balik jeruji.  Keempat pelaku Mochammad Machfudi alias Ciput (40)Warga Desa MojongapitJombang, Ahmad Thohir (28) warga Desa Kedawungwetan Grati Pasuruan,dan Hariyanto alias Citos (32) warga Kwaron Diwek serta Aris Sanjaya (33) warga Sengon Jombang. Penangkapan komplotan ini berasal dari Mochammad Machfudi di rumahnya yang sedang mengkonsumsi sabu. Dari informasi ini, akhirnya mendapatkan informasi penyuplai barang haram tersebut. Saat digrebek di Puri Cempaka Desa Mojongapit, tiga tersangka lainnya sedang berpesta barang yang sama. Menurut AKP Hasran Kasat Narkoba Polres Jombang kini polisi masih teru...

Jaringan Narkoba Sidoarjo Berhasil Dibekuk

Radar Publik Jum'at, 19-05-2017 Sidoarjo - Dua jaringan sabu, yang biasa memasok sabu di Sidoarjo, dicokok polisi Satuan Narkoba Polresta Sidoarjo. Kasus penangkapan masih terus dikembangkan, guna mencari bandar besarnya. Lima tersangka dibekuk polisi satu minggu terangkhir. Kelima tersangka pengedar merupakan anggota dari dua jaringan yakni jaringan Sedati dan jaringan Taman. Jaringan Sedati mendapatkan pasokan sabu dari bandar besar di Madura, sedangkan jaringan Taman mendapatkan pasokan sabu dari bandar besar di Surabaya. Jaringan Sedati yang dipimpin KB alias Koyol, warga Sedati Sidoarjo. Sedangkan jaringan Taman, dimpin SG alias Godol, warga Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Penangkapan kedua jaringan berawal tertangkapnya salah satu anggotanya, yang melakukan transaksi dengan pembeli di sekitar Pasar Taman. Kemudian dikembangkan hingga membengkuk kedua pimpian jaringan bersama anggotanya. Menurut Kompol Sugeng Purwanto, Kasat Narkoba Polresta Sidoarjo, dalam...

Cemari Lingkungan, Pabrik Beton Ternyata Sewa Tanah Kas Desa

Radar Publik Kediri - Aktivitas produksi di PT Mekar Jaya Beton sudah berlangsung sejak setahun lalu dengan menyewa tanah kas seluas 600 ru di Dusun Grompol Desa Ngebrak Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri. Sesuai perjanjian, kesepakatan menyewa lahan itu bisa diperpanjang setiap dua tahun sekali, dengan tarif Rp 17 juta per tahun. Sebelumnya, warga melalui pemerintah desa sempat mempermasalahkan pencemaran lingkungan atas keberadan produksi beton ini, tetapi tidak ditanggapi. Paska adanya insiden ini, pihak desa setuju jika pabrik pembuatan beton ini ditutup. Kepala Desa Ngebrak Kecamatan Gampengrejo Kabupaten Kediri Saeroji mengatakan, perusahaan ini sudah memiliki ijin mulai dari IMB, maupun HO. Secara legalitas bisa dikatakan memenuhi syarat, karena dalam form pengurusan ijin, hanya tertuang pencantuman perbatasan untuk utara terdapat sungai, sebelah selatan dan barat tanah kas desa, dan sebelah timur merupakan jalan raya. "Sebelum berdirinya perusahaan ini, pe...

Gadis Manis Dicekoki 7 Butir Pil Koplo Dan Di cabuli Pacar Beserta 5 Kawanya

MALANG - Kamis, 18-05-2017 Seorang gadis berusia 16 tahun dicekoki 7 butir pil setan hingga teler dan dan dicabuli 6 pemuda berandalan. Kini tiga pelaku berhasil diamankan dan tiga pelaku lainnya ditetapkan sebagai DPO kepolisian. Ketiga pelaku yang sudah tertangkap diamankan di unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres. Mereka adalah Wahyono (21), Jon Andila (24) l-S (17) warga Ampelgading, Kabupaten Malang, serta 3 pelaku masih DPO kepolisian dengan inisial M-M/ F dan R.Sebelumnya, mereka tengah berkumpul di salah satu pelaku bernama Jon dan MM sengaja mengajak pacarnya berinisial Mawar ,untuk bergabung dengan teman-temannya yang sudah siap pesta obat terlarang. Saat korban tiba di rumah Jon, para pelaku memiliki niatan untuk membuat teler korbannya dengan mencekoki Pil Y, sejenis pil koplo sebanyak 2 butir dan memaksa menambahkan 5 butir lagi.Tentu saja hal itu membuat korban langsung teler tak sadarkan diri dan langsung dicabuli. Mereka secara bergantian melakukan penc...

Ratusan Kepala Desa Di Pasuruan Demo Bupati

Radar Publik PASURUAN - Kamis, 18-05-2017 Pasuruan - Ratusan kepala desa beserta perangkatnya berkumpul di depan alun-alun Bangil , Kecamatan Bangil, Pasuruan sebelum mendatangi kantor Pemkab Pasuruan guna menemui Bupati Irsyad Yusuf. Mereka menuntut kepada Bupati Pasuruan mengeluarkan kebijakan bagi kepala desa beserta perangkat desa. Sebab sampai saat ini berpenghasilan Rp 1,7 juta perbulan. Para pendemo ingin agar bupati merealisasikan tambahan yang diajukan mereka sebesar Rp 500 ribu. Bahkan, jika anggaran APBD berlebih, para pendemo ingin digaji sesuai UMK Kabupaten Pasuruan . Sambil menunggu perangkat desa dan kepala desa lainnya, para pendemo ini melakukan joget bersama Namun saat tiba di Pemkab, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf sedang menghadiri kegiatan lainnya. (Nyoto)

Minat Warga Kabupaten Malang Konsumsi Ikan Masih Rendah

Radar Publik MALANG - Kamis, 18 Mei 2017 Minat masyarakat Kabupaten Malang untuk mengkonsumsi ikan ternyata masih jauh dari harapan. Rendahnya konsumsi ikan ditempat ini, disampaikan langsung Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Malang, Djaka Ritamtama. Padahal, sebagai daerah penghasil ikan laut dan ikan air tawar yang potensial, konsumsi ikan ditempat ini seharusnya lebih menggeliat. "Saat ini konsumsi ikan laut maupun ikan tawar di KabupatenMalang dan Indonesia pada umumnya masih tergolong rendah, yakni baru 24 persen saja. Kalau menurut persentase, konsumsi ikan harus diangka 35 persen,” terang Djaka, Kamis (18/5/2017). Menurutnya, dengan fakta itu, tingkat konsumsi ikan masyarakat di Kabupaten Malang masih jauh dari harapan. Secara keseluruhan, Indonesia juga masih kalah dengan beberapa negara Asean lainya terkait program konsumsi ikan bagi masyarakat. Djaka melanjutkan, untuk mencapai angka tersebut, pihaknya selalu mensosialisasikan kepada masyarak...

Langgar kode etik, 14 anggota Polda Papua dipecat dengan tidak hormat

Radar Publik PAPUA - Kamis, 18 Mei 2017 Pemecatan 14 anggota Polda Papua ini ditandai dengan upacara dan pelepasan baju seragam Polri di Lapangan Upacara Mapolda Papua, Kamis (18/5), Pemecatan 14 anggota Polda Papua ini ditandai dengan upacara dan pelepasan baju seragam Polri di Lapangan Upacara Mapolda Papua, Kamis (18/5), Kapolda Papua, Irjen Pol Drs. Boy Rafli Amar memecat dengan tidak hormat 14 anggota Polri di Polda Papua karena melakukan pelanggaran diantaranya melakukan asusila, penipuan dan disersi. Pemecatan 14 anggota Polda Papua ini ditandai dengan upacara dan pelepasan baju seragam Polri di Lapangan Upacara Mapolda Papua, Kamis (18/5), seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, Aman Hasibuan. Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar mengunkapkan, upacara Pemecatan Tidak Dengan Hormat (PTDH) bagi 14 anggota Polri ini sebagai wujud komitmen institusi untuk memberikan riward pada panisme bagi setiap anggota. “Jadi hari ini panisme dimana  panisme ini diperlukan dala...

Polisi bongkar prostitusi di Kampung Sidokumpul Surabaya

Radar Publik SURABAYA - Sabtu, 13 Mei 2017 Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya membongkar praktik prostitusi di Kampung Pakis Sidokumpul melalui sebuah razia yang digelar bersama petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya. "Kita tangkap pemilik rumah dan germonya di Jalan Pakis Sidokumpul Gang 2 Nomor 11 Surabaya," ujar Wakil Kepala Satuan Reserse Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi Bayu Indra Wiguno, di sela memimpin razia, Sabtu (13/5). Pemilik rumah berinisial KS, berusia 70 tahun, menurut dia, mengaku telah menyewakan kamar-kamar di rumahnya untuk keperluan prostitusi sejak tahun 1969. "Ada sebanyak delapan kamar di rumahnya yang disewakan," ungkapnya. Sedangkan mucikari berinisial SR, usia 40 tahun, asal Paser Pancing, Pasuruan, Jawa Timur mengaku baru dua tahun terjun di bisnis prostitusi. Saat penggerebekan, dua perempuan pekerja seks berada dalam rumah, yakni M (36) asal Pasuruan, dan S (34) asal Tuban. Oleh piha...

KSN : Kepsek Penyetrum Murid Dicopot? Itu Sudah Benar

Radar Publik Jum'at, 05-05-2017 Jember - Kasus penyetruman siswa di Malang mendapat tanggapan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KSN) yang membidangi pengawasan ASN. Usai menghadiri diskusi di gedung KPK , Kuningan , Jakarta, Wakil Ketia KSN Waluyo, mengatakan, KSN akan melakukan peninjauan terhadap perilaku kepala sekolah yang menyetrum 4 anak didiknya. Waluyo mengatakan, hari ini Walikota terah mencopot jabatan kepala sekolah tersebut, hal tersebut sudah benar. Karena hal itu masuk dalam pelanggaran berat yang harus dicopot jabatannya. Seperti diketahui, 4 anak didik di SD 3 Lowok Waru Kota Malang disetrum oleh kepala sekolah yang berinisial TJY. Pelaku berdalih menyetrum anak didiknya karena untuk terapi. Hingga saat ini kasus tersebut telah diselidiki oleh Polres Malang Kota. (Nyoto)

Angin puting beliung rusak 13 rumah di Pekanbaru

Radar Publik Selasa, 2 Mei 2017 02:31 WIB - Angin puting beliung rusak 13 rumah di Pekanbaru Pekanbaru, Riau - Angin Puting Beliung menerjang 13 rumah sehingga rusak parah di Jalan Dagang, Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Senin malam (1/5). "Yang parah rumah 13 Kepala Keluarga, malam ini kita masih berjaga dan listrik masih padam," kata Ketua RT setempat, Yanto, di Pekanbaru, Selasa. Dia mengatakan, warga juga masih takut masuk ke dalam rumahnya karena takut hubungan pendek listrik. Untuk itu pihaknya masih berkoordinasi dengan Tagana guna pendirian tenda darurat. "Tapi itu lokasinya belum dapat karena tendanya besar yang muat 50 orang. Harapannya kalau punya empati datanglah membantu," ungkapnya. Berdasarkan pantauan angin puting beliung itu membuat rumah-rumah kehilangan atap. Bahkan ada terlihat atap tersangkut di atas pohon serta kabel-kabel yang berseliweran. Sementara, pada tempat yang sama ada juga warga yang menin...