Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

Pengerukan Tanah Milik P. Warsip Di Dugah Tidak Memiliki Ijin Penambangan

Radar Publik PASURUAN - Terongdowo kec. Prigen kab. Pasuruan, Tanah milik p. Warsip yang terletak di Ds Terongdowo diduga tidak memiliki ijin pengerukan/penambangan dari pemerintah Pusat maupun daerah. Sedangkan untuk saat ini untuk pengerukan pakai alat berat / galian c. Di wilayah jatim ditutup terkecuali yang punya ijin resmi di jalankan dan masih menunggu waktu kata Wagup ( Gus Ipul ) kepada Radar Publik saat dalam acara kunjungan korban salim kancil di lumajang saat di temui Radar Publik dan beberapa wartawan. Terlebih ini tanah milik p. Warsip di tengah antara kiri kanan tanah milik Agroh dan berdekatan PT. Gudang Garam, di kuatirkan bisa merusak kiri kanan tanah tersebut, jika di keruk terus terusan bangunan sekitarnya bisa ambrol ujarnya warga kepada Radar Publik. Hasil pantauan dilapangan memang benar ada pengerukan memakai alat berat dan di dugah juga tidak ada pemberitauhan kepada pemilik lahan sekitar lokasi, mohon ada tindakan tegas dari pihak penegak hukum seger...

Kasus Dugaan Trafic Light Kejari Pasuruan Menahan tiga tersangka

Radar Publik Pasuruan - Kejaksaan Negeri (Kejari) Pasuruan akhirnya menahan tiga orang tersangka kasus dugaan trafic light. Penahanan itu dilakukan untuk mempermudah penyidikan. Sebagaimana diketahui, kasus korupsi trafic light ini adalah pengadaan di tahun 2012. Saat itu ada anggaran Rp 560 juta untuk membangun lampu di empat titik. Masing-masing di simpang empat Purutrejo, simpang tiga Jl Erlangga, di Krampyangan dan Slagah, kota setempat. Saat ini ketiga tersangka tersebut, yaitu Didik Rame D Wibowo (eks Kadishubkominfo), Istriyono (staf Dishubkominfo) dan terakhir Erwin Hamonarang (eks Kabid Angkutan Darat Dishubkominfo). Ketiga-tiganya sudah ditahan di Lapas Kelas II B Pasuruan. Penahanan ini dilakukan sampai 20 hari ke depan. Ketika ditemui wartawan, ketiga tersangka ini enggan berbicara panjang lebar perihal penahanan tersebut. Namun, ketiganya secara bergiliran masuk ke ruangan penyidik. Siswono, Kasi Pidsus Kejari Pasuruan mengatakan, bahwa  ketiga tersangka ka...

Gus Ipul: Pemprov Jatim Evaluasi Seluruh Perijinan Pertambangan

Radar Publik Jawa Timur -  Pemrpov Jatim saat ini sedang mengevaluasi seluruh perijinan pertambangan di seluruh wilayah Jatim yang dikeluarkan oleh Kabupaten dan Kota. Penegasan itu disampaikan Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul  disela-sela mengunjungi Tosan korban penganiayaan sekelompok preman di Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang "Tentunya Pemerintah Provinsi akan bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota untuk meneliti semua berkas. Nah tentunya berkas yang sudah benar sesuai dengan ketentuan silahkan jalan terus, yang tidak sesuai akan dimintai untuk memenuhi syarat sesuai dengan ketentuan kalau tidak bisa ya akan kita cabut izinya," ujar Gus Ipul, Selasa (6/10/2015). Menurutnya untuk para penambang ilegal akan dilakukan kordinasi dengan polisi. Gus Ipul mengatakan Gubernur Jatim Soekarwo sudah berkordinasi dengan Kapolda Jatim Irjen Anton Setiadji bagaimana kedepan untuk menertibkan penambang...

KEBERHASILAN SAT NARKOBA POLRES PASURUAN DALAM PENANGKAPAN PELAKU PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA GOL. 1 JENIS SABHU DI WILAYAH KEC.SUKOREJO KAB.PASURUAN

Radar Publik Pasuruan - w  Rabu   21 Oktober  2015 sekira jam  22.30 WIB,  di  dalam  warung lalapan jalan termasuk termasuk Ds.Ngadimulyo Kec.Sukorejo Kab.Pasuruan, Petugas Unit Reskoba Polres Pasuruan yang dipimpin oleh Kasat Narkoba IPTU NANANG SUGI Y ONO,SH. beserta  3   (tiga) orang anggotanya, telah berhasil melakukan penangkapan terhadap  1 (satu) orang  pelaku penyalahgunaan Narkotika Gol . I jenis Sabhu dan pelaku yang ditangkap bernama SUHARTONO bin WARDIMAN (sebagaimana identitas diatas), dan saat ditangkap  petugas berhasil mengamankan Barang yang sedang dibawa oleh  pelaku berupa  1 (satu) kantong plastik kecil berisi serbuk kristal warna putih Narkotika Gol.I jenis Sabhu dengan berat  kotor  0,2  ( nol koma dua ) gra m yang tersimpan dalam dompet warna hitam, dan 1 (satu) Unit Handphone warna merah merk IMO beserta kartu mentari.  Sebelum dilakukan penangkapan petugas mendap...

KEBERHASILAN POLSEK PURWOSARI DALAM PENANGKAPAN PELAKU PERJUDIAN KARTU DOMINO JENIS KYU-KYU DENGAN TARUHAN UANG DI WILAYAH KEC.PURWOSARI KAB.PASURUAN

Radar Publik Pasuruan -  Kamis   22 Oktober  2015 jam  12.00  Wib,  di pangkalan ojek yang terletak di Dsn. Kademangan Ds. Kertosari Kec. Purwosari Kab. Pasuruan ,  Anggota Buser Reskrim  Polsek Purwosari yang dipimpin Kapolsek Purwosari didampingi Kanit Buser  bersama dengan  4 (empat)  orang anggotanya telah berhasil melakukan penangkapan terhadap 4 (empat) orang  pelaku perjudian kartu Domino  jenis  Kyu-kyu  dengan menggunakan taruhan uang, Adapun  pelaku yang ditangkap tersebut yaitu bernama  ABDUR ROCHMAN Bin ABDULLAH, M. ROCHIM Bin WAGIMUN, ABDUL HALIM Bin PAIMAN, dan MUHAMMADUN Bin MUKHLISON , dan sewaktu petugas melakukan penangkapan kepada pelaku perjudian  kartu Domino jenis Kyu-kyu  tersebut diketahui bahwa para pelaku saat itu sedang melakukan perjudian, disamping petugas menangkap pelaku, petugas juga berhasil mengamankan barang-barang bukti antara lain :  1 (satu) ...

TERTANGKAPNYA PELAKU PEMBUNUHAN KURANG DARI 1 X 24 JAM DI WILAYAH KECAMATAN PRIGEN KAB. PASURUAN

Radar publik Pasuruan - Pada Senin , tanggal  19 September 201 5 , sekira jam  17.30  Wib, di  Villa kamaran Srikandi Ling. Palembon Kel. Prigen Krec. Prigen Kab.   Kab. Pasuruan , telah terjadi tindak pidana pembunhan terhadap korban yang bernama LINA IRAWATI, yang dilakukan oleh pelaku brernama AKHMAD YA ANDIK,  dan setelah petugas mendapat Laporan kejadian tersebut kurang dari 1x24 jam petugas Buser yang dipimpin Kasat Reskrim berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku bersama barang-barang buktinya. Adapun asal mula kejadiannya yaitu sebelumnya antara korban dan pelaku sudah saling kenal dan selanjutnya pelaku bertemu dengan korban di dalam Villa Srikandi dengan tujuan bahwa pelaku menagih hutang kepada korban sebesar Rp. 1.200.000,- , akan tetapi korban rupanya marah-marah kepada pelaku dan selanjutnya pelaku Emosi dengan kemarahan korban tersebut , lalu tindakan pelaku langsung menendang tulang rusuk sebelah kiri korban aki...

Giat Upacara Sertibab Sertijab Wakapolres Pasuruan Dan Kapolsek Jajaran Polres Pasuruan

Radar Publik Pasuruan - Pada hari Senin tanggal  28 September 2015 , jam 08.30 Wib sampai dengan jam 09.30 wib , bertempat dalam  Ruang Executif  Polres Pasuruan, telah dilaksanakan giat upacara serah terima jabatan.  para pejabat teras  Polres Pasuruan yaitu    Wakapolres Pasuruan   dan Kapolsek Kejayan ,  adapun  sebagai Irup dalam upacara  Sertijab tersebut langsung dijabat oleh Kapolres Pasuruan AKBP  SOELISTIJONO , S.I.K .,  turut  hadir dalam giat Sertijab yaitu Para Kabag, Kasat, Perwira Staf, dan para Kapolsek jajaran Polres Pasuruan, serta hadir pula  Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan bersama para  Pimpinan Staf Bhayangkari Cabang Pasuruan ,  juga hadir para ketua ranting Bhayangkari cabang Pasuruan . Para pejabat Polres Pasuruan yang melaksanakan Sertijab ada  2 anggota  pejabat teras yaitu : 1.          Wakapolres Pasuruan...

Korban Pembunuhan di Villa Srikandi Tretes Karyawan Pabrik Rokok

Radar Publik Pasuruan - Jenazah Lina Irawati (34), warga Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, korban pembunuhan di kamar 10 Villa Srikandi, kawasan wisata keluarga Tretes, Pasuruan, sudah dimakamkan. Korban merupakan ibu rumah tangga memiliki dua anak. Lina merupakan istri Agus (35). Sehari-hari, Lina bekerja di perusahaan rokok sigaret kretek tangan (SKT) yang tidak jauh dari rumahnya. Sementara suaminya bekerja di salah satu perusahaan yang tidak jauh dari pabrik rokok tersebut. Setiap hari Lina berangkat bekerja mulai pukul 07.00 WIB dan pulang pukul 15.00 WIB. Suaminya kerja shift. Pasangan ini memiliki dua anak. Satu tengah menuntut ilmu di pondok pesantren di Malang, sedangkan anak kedua masih balita. Menurut tetangga, keluarga ini merupakan keluarga bahagia. "Mereka tidak pernah terdengar cekcok. Mereka sering keluar berboncengan dengan mesra," kata Iskandar, salah satu tetangga korban. Kabar kematian Lina, kata Iskandar, membuat warga kaget karena tidak me...

Hasil Operasi PSK Tak Maksimal Di Duga Ada Kebocoran

Radar Publik MALANG - Satpol PP Kota Malang mengaku rencana operasi Pekerja Seks Komersial (PSK) di sejumlah titik di Kota Malang bocor. Dari pantauan petugas terlihat beberapa oknum yang berseliweran memantau ke kantor Satpol PP untuk memastikan kebenaran informasi razia PSK sebelum razia digelar. Hal itu dibenarkan oleh Kepala Seksi Penindakan Satpol PP Kota Malang, Jose Belo. Beberapa anggotanya mengaku melihat oknum yang bukan anggota Satpol PP berseliweran di depan kantor Satpol PP. "Tadi sebenarnya target kita banyak, tapi tadi ada yang membocorkan dan ada beberapa oknum yang datang ke sini ya. Mereka melihat memantau situasi kita ternyata rencana kita sudah bocor. Mereka melakukan pemantauan dan menyampaikan ke para PSK di lapangan, sehingga hasil yang kita dapat cuma sedikit," urainya, Rabu (21/10/2015) malam. Satpol PP menargetkan PSK baru yang diduga migrasi dari tempat-tempat prostitusi yang sudah tidak beroperasi. "Beberapa ada yang sudah kita t...

Pembunuh Di Vila Srikandi Tretes Tertangkap

                Radar Publik Sidoarjo - Polisi bergerak cepat mengungkap kasus pembunuhan Lina Irawati (34), warga Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen. Setelah indentitas korban diketahui, beberapa jam kemudian pelaku berhasil dibekuk di rumahnya di Porong, Sidoarjo. "Pelaku bernama Ahmad Ya Andik (29), warga Porong," kata Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Khoirul Hidayat, Selasa (20/10/2015) petang. Khoirul enggan merinci proses penyelidikan hingga penangkapan pelaku. "Setelah indentitas korban diketahui kami bergerak cepat. Anggota langsung melakukan penyelidikan dan akhirnya bisa mengentahui identitas pelaku," terang Khoirul. Berdasarkan pengakuan Andik kepada polisi, dirinya dan karyawati perusahaan rokok tersebut memang memiliki hubungan spesial. Andik mengaku hubungan asmara tersebut terjalin sejak sebulan lalu. "Semacam perselingkuhan. Korban punya suami dan pelaku juga punya istri," terang Khoirul. Saat ini, pelaku masih menj...

Identitas Mayat Perempuan di Villa Srikandi Tretes Terkuak

Radar Publik Pasuruan  - Setelah beberapa jam, polisi akhirnya mengetahui identitas perempuan yang dibunuh di kamar villa Tretes, Prigen, Pasuruan. Diketahui pula, korban dibunuh dengan cara ditenggelamkan ke bak mandi. "Identitas korban Lina Irawati (34), warga Dusun Kandangan Krajan, Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan," kata Kapolsek Prigen, AKP Syamsul Arifin, Kepada Wartawan, Selasa (20/10/2015). Saifudin mengatakan tidak ditemukan bekas luka di tubuh korban, baik itu bekas cekikan, senjata tajam maupun pukulan benda tumpul. "Kuat dugaan korban dibunuh dengan cara kepala dibenamkan dalam bak mandi," terang Syamsul. Pembunuhan ini bermula saat korban dan teman prinya ceck in di kamar nomor 10 Villa Srikandi, Prigen pada pukul 15.30 WIB, Senin (19/10). Malam harinya si pria keluar berpamitan pada pemilik villa untuk membeli makanan. Namun karena berjam-jam pria tersebut tidak kembali, pemilik villa curiga dan memutuskan masuk ke kamar. Sa...

Kominfo Minta Humas Pemerintah Aktif Mencari Informasi

Radar Publik SURABAYA -  Dinas Kominfo Jawa Timur mengadakan seminar "Kemitraan Pers dan Pemerintah dalam Pengelolaan Komunikasi Publik" Rabu (20/10/2015), di Gedung Kominfo Jalan A Yani Propinsi Jawa Timur . Seminar ini diikuti puluhan awak media beserta humas dari kantor pemerintahan di Jawa Timur. Ceramah tersebut disampaikan oleh DR. Subagio, MS (Tenaga Ahli Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia) dan Drs. Akhmad Munir, M.Si (Ketua PWI Jawa Timur). Dalam sesi ceramahnya, Subagio menghimbau kepada para ketua organisasi pemerintahan dan humas yang hadir, agar memperbaiki manajemen dalam pekerjaannya. "Peranan humas harus tahu dan aktif mencari informasi yang ada di pemerintahan. Jangan duduk diam saja. Cari data, agar saat ditanyai wartawan, humas mampu menjawab dengan baik," ujar Subagio. Menurutnya, sangat disayangkan bila sampai hari ini humas-humas kurang berfungsi maksimal, sehingga mengakibatkan citra pemerintah yang buruk. Sub...

Warga Sampang Agung Demo Gara-Gara Security Pabrik Tewas Di Dalam Pabrik

Radar Publik Mojokerto - Ratusan warga Desa Sampang Agung, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto demo manajemen pabrik selotip dan keripik ketela PT Okamoto Indonesia dan Shinwom Internatioal. Mereka meminta bos pabrik bertanggungjawab atas tewasnya security pabrik, Subekti (40). Perwakilan warga, Suparman (45) mengatakan, aksi unjuk rasa warga dilakukan menyusul tewasnya tetangga mereka, Subekti. Bapak dua anak itu merupakan salah seorang petugas keamanan (Security) di PT Okamoto Indonesia dan Shinwom International. "Subekti tewas di dalam pabrik siang tadi sekitar pukul 14.00 WIB," ungkapnya, Senin (19/10/2015). Masih kata Suparman, Subekti tewas mendadak setelah dibentak-bentak oleh bos pabrik selotip dan keripik ketela, Alex. Menurutnya, security pabrik tersebut sebelum diketahui tewas, dalam keadaan baik-baik saja. Menurutnya, bos pabrik selotip dan keripik ketela tersebut terkenal arogan terhadap buruh pabrik. "Buruh pabrik mayoritas warga Sampang Agung...

Tiga Polisi Disidang Propam Pagi Ini, Terkait Kasus Tambang Lumajang

                   Radar Publik Surabaya - Tiga polisi yang ditetapkan sebagai tersangka gratifikasi kasus penambangan pasir di Desa Selok Awar-Awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali menjalani sidang disiplin di Propam Polda Jatim, Senin (912/10/2015). Tiga polisi tersebut dari Polsek Pasirian yakni mantan Kapolsek AKP S, Babinkantimnas Aipda SP, dan Kanit Reskrim Ipda SH. Ketiganya diduga menerima gratifikasi dari Kepala Desa Hariyono. Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menyatakan ketiga polisi tersebut menjalani sidang disiplin di Bidpropam Polda Jatim dengan agenda keterangan saksi. " Ada saksi dari penambang dan juga dari anggota," ujarnya. Pihaknya masih belum mengetahui kesimpulan sementara dari sidang. Namun apabila terbukti melakukan pelanggaran maka bisa dikenakan sanksi. "Sanksinya tergantung nanti, bisa penundaan pangkat atau penuruan pangkat," ujar dia ( Nyoto )...

Sedekah Bumi Ds. Wonosunyo Meriah

Radar Publik PASURUAN - Senin, 05 Oktober 2015 Warga Wonosunyo Pasuruan Gelar Sedekah Bumi, Acara ruwatan sedekah bumi Desa Wonosunyo, Kec Gempol dihadiri sesepuh,  Puncak acara ruwatan di Desa Wonosunyo, Kec. Gempol berlangsung meriah Sekali. Ribuan warga bahkan dari berbagai desa tetangga mendatangi lokasi sedekah bumi di pertigaan Dusun Belahan guna menyaksikan dan ikut antosias memeriahkan acara ritual tahunan tersebut, Moch Saleh, Kades Wonosunyo dan ciri khasnya yang suka bercanda tersebut sambil memakai topi ala koboy mengatakan dirinya merasa bangga dengan antusias warga yang ikut berperan aktif untuk memeriahkan acara ruwatan besar-besaran tersebut. “Acara ruwatan kali ini benar-benar meriah. Ribuan warga  terlihat antusias datang ke lokasi untuk menyaksikan gelar acara sedekah  bumi,” jelasnya kepada Wartawan. Sedekah bumi kali ini istimewa dibandingkan sebelumnya, karena untuk pertama kalinya Desa Wonosunyo mendapat penghargaan sebagai desa paling ...