Langsung ke konten utama

Babinsa Ramil 13 Hadiri Rapat pertanian Dukung Swasembada Pangan

Radar Publik
Sidoarjo, Sabtu (11/05/2019). – Babinsa Desa Becironggengor Koramil 0816/13/wonoayu Sertu Subadri menghadiri rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Balai Penyuluhan Pertanian bersama dengan PPL Kecamatan Wonoayu dan Kelompok Tani.

Kegiatan rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Balai Penyuluhan Pertanian tersebut bertujuan untuk mendapatkan hasil serapan gabah wilayah Desa Becironggengor  sesuai dengan target yang ditetapkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Sidoarjo. Dengan tema tentang penyuluhan pertanian dan cara mengatasi penyakit yang menyerang padi dan cara tanam padi yang benar dengan cuaca yg tidak menentu.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Becirongengor ( H .Nurohman Spd) Babinsa Ds Becirongengor Sertu Subadri Mantri pertanian Dari kec wonoayu Bapak Hadi  Penyuluh Hama dari kec wonoayu Bapak Nuril  Penyuluh pertanian dari kec  wonoayu Bapak Nur Salim Sekdes Beserta perangkat desa Becirongengor Kec. Wonoayu.Bapak 2 petani DS Becingengor perwakilan beberapa orang petani.

Kegiatan sosialisasi ini untuk mengajak para petani proaktif menaggulangi serangan hama ulat pengulung daun maupun hama tanaman yang lainnya seperti tikus dan wereng sebagai antisipasi pengendalian hama yang menyerang tanaman padi disertai cuaca yang tidak menentu.

Babinsa Sertu Subadri menyampaikan ”Kami akan siap membantu dan mengawal program pemerintah dalam meningkatkan Swasembada Pangan dan kami akan terus berkoordinasi dengan PPL dan kelompok tani dalam rangka turun kesawah untuk melakukan pendampingan langsung”, ungkap Babinsa.

Sementara itu Ketua Kelompok Tani  mengucapkan banyak terima kasih ke pada Ketua Ppl Kecamatan Bapak Hadi selaku pemberi materi dan juga telah hadir Bapak Babinsa Sertu Subadri yang berkenan hadir dalam rapat dengan Ppl dan kelompok Tani. “Semoga kedepan kegiatan penyuluh bersama Babinsa bisa berjalan dengan lancar dan mendapatkan hasil yang maksimal,” ujarnya.(Zeey/Arfn)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...