Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

Pamerkan Kekayaan, Seorang Kades di Mojokerto Jadi Viral Medsos

Radar Publik Jum'at, 23-06-2017 Mojokerto - Seorang Kepala Desa di Mojokerto, menjadi viral setelah videonya di unggah di youtube dan beredar di berbagai media sosial. Video berdurasi 10 menit 12 detik itu, nampak jelas memperlihatkan jika seorang kepala desa di Kecamatan Kutorejo tidur beralaskan uang yang mencapai miliaran rupiah. Kini Video ini ramai menjadi perbincangan. Sebab video tersebut berisikan seorang Kepala Desa di Mojokerto sedang tidur dengan beralaskan uang miliaran rupiah. Di Video tersebut nampak jelas ST menebarkan uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu di dalam kamarnya. Selain di atas ranjang, uang yang diduga mencapai miliaran rupiah itu juga disebar di setiap sudut lantai kamar. Video berjudul Syekh Nono alias Bapak Suhartono, Sampang Agung Kutorejo, Mojokerto orang terlanjur kaya ini juga di unggah diberbagai akun facebook. Menurut Tritus Julan warga desa setempat, video yang diperankan seorang kepala desa ini cepat menjadi viral di media sosia...

PHL Polsek di Banyuwangi Tertembak Pistol Polisi

Radar Publik Sabtu, 01-07-2017 Banyuwangi - Diduga tertembak pistol polisi, PHL Polsek Songgon Banyuwangi dioperasi. Korban diketahui bernama Mahrizal Ilham Aulia (34) pekerja harian lepas (PHL). Mahrizal langsung dilarikan ke rumah sakit umum Blambangan. Korban diduga tertembak di bagian pelipis yang mengakibatkan dirinya tak sadarkan diri.Kasat Reskrim Polres Banyuwangi AKP Sodik Efendi menyatakan, kejadian tersebut terjadi saat di Pos Pengamanan Lebaran 2017. PHL Polsek Songgon tersebut diterjang peluru yang dimuntahkan dari pistol revolver milik Brigadir EBH saat terjatuh. Pasca kejadian pihaknya juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan dari hasil pemeriksaan saksi menjelaskan, keduanya melakukan penjagaan di pos wisata di Desa Sumberbulu. Saat itu Brigadir EBH duduk di Pos, sedangkan posisi korban duduk di bawah dekat trotoar, Menurut AKP Sodik, dari hasil penyelidikan dari pihak Reskrim maupun Propam Polres Banyuwangi, kejadian tersebut murni faktor ketida...

Siang Ini Jalur Malang Surabaya Padat Merayap

Radar Publik Selasa, 27-06-2017 Malang - Arus kendaraan dari arah Surabaya menuju Malang terlihat padat merayap, di Jalur Singosari Malang dan Karang Ploso. Semua kendaraan berjalan pelan karena trafik light, dan volume kendaraan. Untuk menghindari kemacetan lebih parah, beberapa jalur putaran terpaksa ditutup, agar kendaraan tidak memutar balik. Saking padatnya kendaraan, beberapa pengemudi terpaksa memilih istirahat, di pos pelayanan dan rest area yang disediakan oleh Polres Malang. Di tempat itu juga disediakan pelayanan medis. Bagi pengendara yang akan berpergian jauh bisa melakukan pengecekan kesehatan secara gratis. Salah seorang pengendara Sugik asal Prigen, mengaku mengalami kemacetan mulai dari Purwosari sampai Singosari. Karena merasa capek dan pusing, terpaksa beristirahat di pos pelayanan, serta melakukan pengecekan darah. "Beruntung ada pos pelayanan Polres Malang, karena bisa istirahat  setelah capek berkendara," kata Sugik. Sementara  itu  Ipt...

Begini Jadinya Jika Kapolrestabes Pergoki Anggota Tidur di Posko Lebaran

Radar Publik Selasa, 27-06-2017 Surabaya - Kapolres Surabaya Kombespol Muhammad Iqbal marah besar dan menghukum 4 anak buahnya, saat mendapati tengah tertidur pulas di Pos pengamanan lebaran jl Mayjen Sungkono Senin kemarin. Keteledoran anak buahnya itu langsung ditindak dengan hukuman push up. Kombespol Muhammad Iqbal mengingatkan, tidak sepantasnya anggota sedang bertugas malah tidur. Sebab bisa berdampak negatif bagi masyarakat terhadap institusi kepolisian. Apalagi kejadian tersebut masih pagi, dan banyak warga lalu lalang. Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu memperingatkan anggotanya dengan menghukum mereka push up 25 kali, dan menyanyikan Mars Polri. Tujuannya agar mereka memahami dan bangga sebagai polisi pelayan, pelindung dan pengayom masyarakat. Serta mempunyai etos kerja yang selalu berkobar seperti lirik di lagu Mars Polri . "Saya juga lakukan simulasi menggambarkan jika seandainya saya orang yang ingin mencelakai mereka, pasti mudah sebab semuanya sedan...

Terduga Teroris Jaringan Abu Jandal Ditangkap Densus 88 di Singosari

Radar Publik Senin, 19-06-2017 Malang - Rumah Syahrul Munir di Jalan Wijaya 11a Kelurahan Pagentan Kecamatan Singosari Kabupaten Malang, asal Jember yang digeledah Tim Densus 88 Brimob Polda Jatim, usai penangkapan pelaku. Dengan penjagaan ketat dari anggota Polres Malang dan Satbrimob Polda Jatim. Pelaku ditangkap tak jauh dari rumahnya, ketika hendak bepergian. Dari penggeledahan di rumah Syahrul, polisi hanya menemukan buku tabungan dan buku-buku agama. Kapolres Malang, AKBP Jade Setiawan Ujung , menjelaskan Syahrul ditangkap Tim Densus 88, Senin pagi sekitar pukul 8, berjarak 100 meter dari rumahnya. Pelaku diduga dari kelompok Abu Jandal, yang sudah ditangkap sebelumnya. Pelaku berangkat ke Syria tahun 2013 dan pulang tahun 2014. Kegiatan pelaku membantu istrinya menjual buku dan baju. Syahrul Munir memiliki 3 orang anak dan baru satu tahun menempati rumah kontrakannya di Jalan Wijaya nomer 11A Singosari Kabupaten Malang.(Nyoto)

Tiga Pimpinan DPRD dan Kadinas di Mojokerto Kena OTT KPK

Radar Publik Sabtu, 17-06-2017 Mojokerto - Tiga pimpinan DPRD Kota Mojokerto dan salah satu kepala dinas pekerjaan umum, diduga terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sabtu dini hari. Sementara itu sejumlah ruang pimpinan, sekretaris dewan dan komisi tiga sudah disegel oleh KPK. KPK menangkap keempat pejabat tersebut di gedung DPRD Kota Mojokerto, sekitar pukul 01.30 WIB Sabtu dini hari, seusai sejumlah pimpinan dan anggota dewan melakukan hearing bersama sejumlah kepala satuan kerja (SKPD) Pemkot Mojokerto. Tidak hanya mengamankan 4 orang pimpinan DPRD dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, tim KPK juga menyegel tiga ruang DPRD, diantaranya ruang pimpinan dan sekretaris DPRD serta Komisi Tiga. Sementara itu paska penyegelan, tiga ruangan terkunci rapat dan sejumlah awak media juga larang masuk. (Nyoto)

Pemerintahan diminta tuntaskan kemelut petani tebu

Radar Publik Jumat, 16 Juni 2017 Rahman Sabon Nama Ketua Umum APT2PHI (Asosiasi Pedagang Dan Tani Tanaman Pangan Dan Hortikultura Indonesia), meminta kepada pemerintah yaitu Menteri Perdagangan dan Menteri Pertanian agar dalam membuat kebijakan harus dipertimbangkan secara mateng dan bijak, seharusnya kebijakan itu dapat melindungi petani tebu dalam negri dan pabrik gula lokal dari liberasi perdagangan gula yang tidak adil karena gula rafinasi untuk kebutuhan industri itu, saya temukan merembes kepasar untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga. Rahman mendapat laporan dari komunitas petani tebu di kabupaten Bondowoso dan kabupaten Lumajang Jatiroto dan meninjau kangsung ke lokasi petani tebu di Lumajang dan Jatiroto Jawa Timur karena kesulitan  menjual tebu hasil panennya karena dibandrol dengan harga murah oleh PTPN XI di Jatiroto. "Saya merasa prihatin melihat kondosi petani yang semakin termarjinalkan kurang diperhatikan oleh pemerintah" kata Rahman. Untuk itu Rahman...

Sopir Angkutan Umum Malang Wajib Periksa Urine

Radar Publik Rabu kemarin, 14-06-2017 Malang - Jelang perayaan idul fitri, test urine dilakukan petugas gabungan di Terminal Talangagung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang kepada pengemudi angkutan umum. Meski tidak mendapatkan pengemudi angkutan umum yang positif mengkonsumsi narkoba, setidaknya imbauan tanpa narkoba oleh BNNK sangat efektif. Test urine dilakukan kepada pengemudi jasa angkutan umum bus maupun minibus guna membuat pemudik merasa nyaman dalam perjalanan. Test dilakukan petugas gabungan dari BNNK Malang, Polres Malang, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan. Puluhan pengemudi harus mendapat pengawalan saat mengikuti test urine tanpa terkecuali. Tujuannya agar tidak merekayasa air seni mereka. Hasilnya puluhan pengemudi yang melakukan test urine tersebut, dinyatakan negative tanpa mengkonsumsi narkoba. Menurut AKBP I Made Arjana, Kepala BNNK Malang kegiatan test urine menyambut idul fitri ini menyasar kepada pengemudi angkutan umum. "Diharapkan, para peng...

Kapolres Akan Ganti Seluruh Kerugian Warga Akibat Ledakan Mako Brimob

Radar Publik Senin, 12-06-2017 Bondowoso - Kejadian ledakan di Mako Brimob Subden 3 Jalan Raya Bondowoso Situbondo pada Senin siang menyebabkan ratusan rumah mengalami kerusakan. Ledakan ini disebabkan oleh proses pemusnahan barang bukti puluhan kilogram bubuk mercon hasil operasi pekat Polres Bondowoso beberapa hari lalu, dengan daya eksplosifnya diluar prediksi petugas di mako. Dari total 160 kilogram, barang bukti yang dimusnahkan hanya 30 kilogram. Kapolres Bondowoso, AKBP Taufik Herdiansyah, mengatakan, pihaknya akan segera mendata seluruh kerugian yang diderita warga sekitar markas Brimob, baik rusak parah ataupun rusak ringan akibat ledakan. Dari hasil data, Polres Bondowoso akan mengganti seluruh kerugian yang dialami warga. AKBP Taufik Herdiansyah Z. Sik, Kapolres Bondowoso membantah, adanya kesalahan prosedur oleh petugas. Pihaknya mengakui, sudah melakukan mekanisme pemusnahan ini dengan membuat berita acara lengkap. Dengan adanya kejadian ini, Kapolres akan me...

KPK Cekal Satu Anggota DPRD Jatim dan Dua Kepala Dinas

Radar Publik Senin, 12-06-2017 Jakarta - Ketiga saksi yang dicekal untuk bepergian keluar negeri oleh penyidik KPK terkait kasus operasi tangkap tangan (OTT) di DPRD Jawa Timur, di antaranya H. M. Kabil Mubarok, anggota DPRD Jawa Timur, M. Ardi Prasetiyawan, Kepala Dinas Industri dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur dan HM. Mochamad Samsul Arifien, Kepala Dinas Perkebunan Jawa Timur. Ketiganya hari ini yang seharunya menjadi saksi untuk diperiksa, namun ketiganya tidak hadir untuk diperiksa sebagai saksi. KPK sendiri menjadwalkan pemanggilan ulang pada Senin mendatang. Selain itu, tiga tersangka lainnya hari ini juga dilakukan pemeriksaan silang untuk digali keterangannya. Demikian dikatakan Febri Diansyah, Jubir KPK. KPK terus mengembangkan kasus operasi tangkap tangan yang melibatkan DPRD Jawa Timur dan dinas terkait beberapa hari yang lalu.(Nyoto)

Maling Burung, Warga Pakisaji Babak Belur Dihajar Massa

Radar Publik Minggu, 11-06-2017 Malang - Mencoba mencuri burung yang sedang dijemur pemiliknya di Desa Curungrejo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kasiyanto, warga Kecamatan Pakisaji berakhir babak belur dihakimi massa. Pelaku dalam aksinya tidak sendirian, melainkan berboncengan dengan temannya yang kini ditetapkan sebagai DPO kepolisian, karena berhasil kabur saat temannya tertangkap warga. Bahkan sepeda motor sarana pelaku ditinggal begitu saja. Sementara pelaku DPO melarikan diri menyusuri persawahan yang berada di sekitar Desa Curungrejo yang kini diamankan Polsek Kepanjen. Dalam aksinya, mereka nampak sudah melihat suasana wilayah Curungrejo dan saat melihat burung yang sedang dijemur pemiliknya. Mereka langsung menyambar dan lantaran curiga suara berisik, korban berteriak maling dan warga segera mengepung para pelaku. Menurut Ipda Ahmad Taufik, Panit Reskrim Polsek Kepanjen menjelaskan, pelaku sebelumnya dihajar massa setelah kepergok mencuri burung, yang dil...

Biro Hukum Pemprov Bakal ke KPK, Sekaligus Antarkan Dua Kadis

Radar Publik Sabtu, 10-06-2017 Surabaya - Hari Senin, Kabiro Hukum Setdaprov Jatim ke Jakarta untuk memberikan bantuan hukum kepada 5 PNS Pemprov Jatim yang sudah ditetapkan tersangka, sekaligus mengantarkan dua kepala dinas yang sudah dipanggil untuk menjadi saksi, yakni Kadisperindag Jatim Ardi Prasetyawan dan Kadisbun Jatim Samsul Arifin. Himawan Estu Bagiyo Kepala Biro Hukum Setdaprov Jatim, menyampaikan, Pemprov Jatim sudah menyiapkan tim kuasa hukum terdiri dari dua kelompok, yakni tim kuasa hukum profesional dengan menunjuk 3 kuasa hukum profesional dan dari internal birokrasi yang sebagian dari LBH (lembaga bantuan hukum) Korpri. "Hari Minggu, saya bersama tim akan berangkat. Saat ini sedang mempersiapkan admistrasi yang dibutuhkan, mulai dari foto copy KTP masing-masing dari lima PNS yang ditetapkan tersangka, untuk persiapan surat kuasa menunjuk LBH Korpri sebagai pemberi bantuan hukum," ungkapnya kepada Radar Publik. Himawan menambahkan, pihaknya ke Jaka...

Razia Kos-Kosan, Jaring Dua Pasangan Mesum

Radar Publik Jum'at, 09-06-2017 Surabaya - Dua pasangan tanpa surat nikah diamankan oleh Polsek Wonokromo dari salah satu rumah kos di Kawasan Jalan Prapanca, Surabaya. Razia penyakit masyarakat atau Pekat ini dilaksanakan untuk menjaring tindak pelanggaran asusila dan narkoba, selama bulan suci ramadhan. Rumah kos yang disasar berada di dua lokasi, diantaranya Jalan Musi dan Jalan Prapanca. Di rumah kos Jalan Musi, petugas tak menemukan penghuni yang melakukan pelanggaran. Sebab para penghuni di rumah kos ini tak berada di tempatnya. Lantaran tak menemukan hasil, razia yang dipimpin oleh Kapolsek Wonokromo, Kompol Agus Bahari menuju rumah kos di Jalan Prapanca. Di rumah kos ini, petugas mengamankan dua pasangan tanpa ikatan pernikahan atau diduga kumpul kebo. Selain itu, petugas gabungan antara Polsek Wonokromo dan Satpol Pamong Praja ini mengamankan seorang pria berkeluarga yang berkunjung di salah satu kamar penghuni kos perempuan. Menurut Kompol Agus Bahari, Kapo...

Ngluruk Pendopo Istri Simpenan Pejabat Akhirnya Ditemui Bupati Ngawi

Radar Publik Kamis, 08 Juni 2017 NGAWI - Istri Simpenan Pejabat Akhirnya Ditemui Bupati Ngawi, Ini Hasilnya... Bunga Istri Siri Sekdin Tak sia-sia,Bunga yang mengaku istri simpanan salah satu sekretaris dinas (Sekdin) di lingkup Pemkab Ngawi bisa bertemu Bupati Budi Sulistyo alias Kanang, Kamis (8/6/2017) sore. Bahkan Bunga tidak hanya bertemu berdua dengan Kanang. Dirinya juga dipertemukan dengan pejabat yang dimaksud. Sumber dari dalam, Kanang meminta untuk keduanya segera menyelesaikan secara baik-baik. Karena memang kasusnya sangat komplek. Bunga dinikahi secara siri oleh GAS. Namun setelah mempunyai buah hati, Bunga ditinggal begitu saja. Bahkan anaknya yang masih balita harus hidup berdua dengan ibunya. Informasi lainnya, bupati juga akan memfasilitasi hingga masalahnya selesai. Besok, Jumat (9/6/2017) kedua belah pihak baik Bunga maupun si pejabat akan bersepakat. "Tadi memang sudah dipertemukan. Dan pak bupati (Kanang-red) tegas akan menyelesaikan masalah...

Namanya Dicatut KPK, Kadisbun Samsul Pasang Badan

Kepala Dinas Perkebunan Jawa Timur (Disbun Jatim) M. Samsul Arifin Radar Publik Kamis, 08-06-2017 Surabaya - Disebut namanya oleh Komisi Pemberantas Korupsi (KPK), Kepala Dinas Perkebunan Jawa Timur (Disbun Jatim) M. Samsul Arifin berjanji akan kooperatif. Bahkan dirinya siap pasang badan dan tidak menyeret bawahannya. "Janganlah, pokoknya sudah ditangani, dan saya tidak tahu nanti seperti apa. Pastinya saya pasang badan, tidak akan menyangkut bawahan saya," kata Samsul saat di temui di kantornya Jalan Gayung Sari Surabaya. Ditanya soal apakah sudah menyediakan kuasa hukum, Samsul menuturkan belum sampai mengarah kesana. Begitu juga dengan komunikasi KPK, dirinya mengaku hingga sekarang belum ada. "Kami tungu dari mereka. Saya serahkan semuanya kepada Yang Ngurusi dan Paling Berkuasa. Saya tidak akan lari. Jelas dong masak mau melarikan diri, apa kedigdayaan saya. Sudah ya sudah," tuturnya pada Radar Publik. Terlepas dari kasus dugaan suap yang meliba...

Anak Buah Ditangkap KPK, Gubernur Rapat Mendadak

Radar Publik Kamis, 08-06-2017 Surabaya - Tiga hari setelah penyegelan ruang Ketua Komisi B DPRD Jatim, berbagai informasi terkait kasus yang sudah menetapkan 6 tersangka itu terus berkembang. Dua nama Kadis yang sempat disebut sebut, hingga saat ini masih beraktivitas. Padahal Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menjelaskan, suap Kepala Dinas pada MB Oknum DPRD terkait revisi Perda dan penggunaan anggaran. melihat perkembangan situasi, Kamis siang Gubernur Jatim Soekarwo langsung mengumpulkan seluruh Kepala Dinas di jajaran Pemprov Jatim. Dengan agenda rapat pembahasan prioritas program dalam rangka persiapan penyusunan rancangan PAPBD 2017 dan rencana implementasi E-New budgeting pada rancangan APBD 2018. Menariknya Kepala Dinas dilarang membawa pejabat dibawahnya maupun staf OPD (organisasi perangkat daerah). Salah satu sumber di jajaran SKPD yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan, rapat ini terbilang mendadak. "Kemungkinan besar juga Gubernur Sukarwo juga...

Pengoplos Beras di Bululawang Digrebeg Polisi

Radar Publik Kamis, 08-06-2017 Malang - Satuan Reserse Kriminal, Satreskrim Polres Malang menggerebeg gudang beras, yang diduga dijadikan tempat mengoplos dan menyulap beras menjadi putih di wilayah Kecamatan Bululawang. Selasa 06-06-2017. Gudang beras milik Winarso, warga Wajak ini diberi garis polisi oleh Satreskrim Polres Malang. Polisi juga mengirim sample ke Labfor Polda Jawa Timur, serta mengamankan bahan-bahan kimia dari gudang tersebut. Menurut Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, gudang beras ini diduga menjadi tempat pengoplosan dan pemutihan beras. Gudang beras digerebeg lantaran selama ini tidak mengantongi ijin. Serta ada laporan warga, bahwa gudang tersebut juga melakukan pengoplosan. "Gudang milik Winarso sudah beroperasi kurang lebih 1,5 tahun lamanya, dan tidak mengantongi ijin industri," kata AKBP Yade Setiawan Ujung kepada Radar Publik. Di pabrik tersebut juga mengolah minyak goreng curah. Dalam penggerebegan tersebut juga terdapat sekita...

Enam Tersangka OTT Jatim Resmi Ditahan KPK

Radar Publik Rabu, 07-06-2017 JAKARTA - Setelah ditetapkan menjadi tersangka, enam orang yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan, OTT, kasus suap pengawasan anggaran dan penerimaan fee di Surabaya, resmi ditahan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Ke enam tersangka ditahan di Rutan cabang milik KPK, Selasa tengah malam. Mereka ditahan, untuk 20 hari pertama sejak penahanan selasa 6 Juni 2017. Sebelumnya, dilakukan pemeriksaan kurang dari 1x24 jam. Maka Komisi Pemberantasan Korupsi, KPK menahan 6 orang tersangka, kasus fee pengawasan anggaran oleh DPRD Jatim kepada Satuan Kerja Perangkat Daerah, SKPD di Rutan Cabang KPK. Satu persatu, para tersangka tersebut  terbalut rompi tahanan KPK.  Mereka turun dari ruang penyidik lantai dua gedung KPK, Jalan Rasuna Said Jakarta Selatan. Dimulai dari Bambang Haryanto, Kadis Peternakan Pemerintah Propinsi Jawa Timur, dan ajudanya Anang Basuki Rahmat. Keduanya ditahan di Rutan Cabang KPK Polres Jakarta Timur. Tidak lam...

Razia Hotel Amankan 6 Pasangan Mesum

Radar Publik Rabu, 07-06-2017 Surabaya - Razia tempat penginapan gencar dilaksanakan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak ( PPA ) Polrestabes bersama Satpol PP Kota Surabaya selama bulan ramadhan. Kali ini, razia menyasar sebuah hotel di Jalan Kertajaya, dengan berhasil mengamankan 6 pasangan bukan suami istri dan satu orang diduga trafficking. Saat razia, satu persatu kamar tak luput dari pemeriksaan petugas. Dalam giat razia penginapan yang digelar Selasa malam ini, petugas  menemukan pasangan mesum dengan kondisi tanpa menggunakan busana. Diduga pasangan ini, baru saja melakukan hubungan intim. Oleh petugas, mereka langsung diminta untuk berpakaian. Selain itu, ditemukan pasangan yang hendak mengelabuhi petugas dengan mengaku masih hubungan keluarga bapak - anak. Namun petugas tak percaya begitu saja. Saat diperiksa keduanya tidak bisa menunjukkan bukti. Setelah melakukan pemeriksaan di seluruh kamar hotel, petugas berhasil mengamankan sebanyak 6 pasangan bukan s...

Perbaikan Jalan Alternatif Tidak Selesai Saat Lebaran

Radar Publik Rabu, Mojokerto - Sejumlah persiapan jalur dilakukan menjelang arus mudik Lebaran yang tinggal beberapa hari lagi. Salah satunya adalah jalur alternatif yang menghubungkan Kabupaten Mojokerto menuju Kabupaten Pasuruan, dilakukan perbaikan dan pelebaran. Jalur yang dilakukan perbaikan dan pelebaran ini merupakan salah satu jalur alternatif yang biasa dilewati pengguna jalan roda dan empat dan juga sebagai jalan penghubung kota dan kabupaten di Jawa Timur. Di antaranya, Jombang, Pasuruan dan Probolinggo. Perbaikan ini dilakukan untuk menghadapi arus mudik Lebaran nanti. Meski proses perbaikan dan pelebaran jalan dilakukan di Kecamatan Mojosari sepanjang 2 kilometer, terus dikebut. Namun pihak kontraktor penggarap PT Cahaya Indah, memastikan saat arus mudik, nanti perbaikan dan pelebaran jalur ini tidak selesai, karena pengecoran membutukan waktu untuk pengeringan. Ini dikatakan Galih Perkasa, selaku Pengawas Perbaikan dan Pelebaran. Dalam menghadapi arus mudik Leba...