Langsung ke konten utama

Danramil 02/Candi Tanamkan Cinta Tanah Air Untuk Membela Negara

Radar Publik

Sidoarjo - Danramil 0816/02 Candi Kapten Inf Sanusi menjadi salah satu narasumber didepan ratusan siswa baru pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun 2019 - 2020, dipusatkan di Aula SMAN 2 Sidoarjo yang terletak di Jalan Raya Taman Pinang Desa Sepande Kecamatan Candi, Selasa (17/07/2019).

Pelaksanaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan prosesi penyambutan siswa baru yang berisi berbagai rangkaian kegiatan yang digelar pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 2 Sidoarjo bersama Guru yang membidangi kesiswaan selama tiga hari dengan mengundang berbagai narasumber dari berbagai instansi termasuk dari TNI-AD.

Kepala Sekolah SMAN 2 Sidoarjo Drs. H. Nurseno, M.Pd, menyampaikan bahwa pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) ini kita laksanakan agar siswa  dapat segera beradaptasi dengan lingkungan sekolah, mempunya jiwa disiplin, motivasi yang tinggi serta memiliki karakter yang tangguh. Siswa baru juga diharapkan segera memahami tata tertib penyelenggaraan pendidikan dan peraturan yang diterapkan oleh pihak sekolah agar dapat meraih prestasi yang baik dibidang akademik maupun non akademik.

Danramil 0816/02 Candi Kapten Inf Sanusi pada saat penyampaian materi mengatakan. Mencintai tanah air adalah mencintai bangsa sendiri yakni munculnya perasaan mencintai oleh warga negara untuk negaranya dengan bersedia mengabdi, berkorban, memelihara persatuan dan kesatuan, melindungi tanah air dari segala ancaman, gangguan dan tantangan yang dihadapi oleh negaranya.

"Sebagai generasi muda yang masih sekolah, bentuk sikap cinta tanah air dapat diwujudkan dengan banyak ragam cara diantaranya belajar dengan rajin, menghormati orang tua dan guru, menghargai jasa para pahlawannya dan yang paling penting, menjadi pelajar yang bisa membanggakan Indonesia dengan prestasi" tuturnya. (Kresna)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...