Langsung ke konten utama

Anggota Koramil 0816/08 Jabon memberikan matari Wasbang Dan PBB di SMP Negeri 1 Jabon

Radar Publik
Sidoarjo
Jabon Sidoarjo – Pembekalan Peraturan Baris Berbaris (PBB) di sekolah yang dilakukan merupakan salah satu upaya untuk menumbuhkan kedisiplinan dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada generasi muda. Demikian disampaikan Komandan Rayon Militer (Danramil) 0816/08 Jabon Kapten Inf I Made Sudiadnyana dalam rilisnya.

“PBB bukan hanya tentang bagaimana cara berbaris secara rapih saja, melainkan mengharapkan dan menanamkan kepada para pesertanya, untuk disiplin dan dapat meningkatkan Wasbang mereka,”ujar Danramil

Dijelaskannya bahwa wawasan kebangsaan yang di maksud adalah agar para pesertanya dapat lebih mengutamakan kesatuan dan persatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

“Ini penting, dan harus kita tanamkan dan ditumbuhkan secara dini kepada generasi muda kita.,” tegasnya.

“Seperti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 0816/08 Jabon Serka Tasmin, bersama anggota koramil lainnya memberikan pengenalan PBB dan Wasbang kepada siswa-siswi SMP Negeri 1 Jabon Di Desa Dukuhsari Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo hari Rabu 17/07/2019,”

Lebih lanjut menurutnya, penanaman disiplin kepada anak sekolah akan bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari, baik dilingkungan keluarga maupun di lingkungan sekolah.

“Terlebih rencana pembentukan regu untuk mengikuti perlombaan baris-berbaris yang biasa dilaksanakan ditingkat Kabupaten, seperti pada peringatan hari-hari nasional dalam kegiatan seperti ini akan di laksanakan secara terprogram dan berjalan secara terus menerus. “ ucap Danramil.

Danramil menambahkan bahwa dengan seringnya diberikan materi baris-berbaris kepada para siswa, maka akan banyak manfaat yang diperoleh dari sisi jasmani maupun rohani.

“Manfaat latihan dari segi fisik, para siswa/siswi akan menjadi kuat sehingga kekuatan fisik dapat terjaga. Sedangkan dari segi rohani, pola pikir siswa/siswi akan teebentuk jiwa korsa dan pemikiran positif karena diajari hal-hal yang berhubungan dengan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air,”jelasnya

“Pelatihan baris-berbaris juga untuk menumbuhkan sikap disiplin, mencegah siswa untuk berbuat anarkis atau bolos sekolah, karena dengan disiplin akan terbentuk rasa tanggung jawab”, tutup Danramil

Secara rutin Koramil 0816/08 Jabon melaksanakan kegiatan latihan PBB, setiap hari Jumat sebagai salah satu kegiatan tambahan (ekstra kurikuler) di SMP Negeri 1 Jabon. (Kresna)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...