Langsung ke konten utama

Polsek Prambon Sidoarjo Tangkap Pencuri HP

Radar Publik

Sidoarjo - Jajaran Unit reskrim Polsek Prambon polresta Sidoarjo menangkap seorang pencuri Handphone yang beraksi di warung ayam milik Erfan Di Desa Kedung Wonokerto Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo.

Pelaku yang ditangkap tersebut berinisial  ” SWJ ” seorang residivis asal Desa Rajung Kepu Pandak kecamatan kutorejo mojokerto Rabu , 8/5/2019.

Kapolsek Prambon AKP  Sumarsono,S.H menjelaskan pelaku  ditangkap warga dan pemilik warung saat berada di warung milik Erfan tempatnya warung Ayam Gireng yang berada Di Desa Wonokerto Kecamatan prambon kabupaten Sidoarjo .

Penangkapan tersebut, ungkap Kapolsek Prambon setelah pihaknya melakukan serangkaian penyelidikan, pasca menerima laporan tindak pidana pencurian 1 buah HP merk oppo.
Dari penangkapan tersebut lanjut kapolsek, petugas mengamankan barang bukti (BB) berupa satu unit sepeda motor merk Yamaha vixion no W 5348 .. yang digunakan sebagai sarana oleh pelaku dalam menjalankan aksinya, serta satu unit HP merk Oppo milik korban.

Pelaku melihat HP ( Handphone) merk oppo A 71 warna putih dan diambilnya. Setelah berhasil mengambil untuk keluar dari warung ayam goreng mencoba kabur diteriaki He he kamu maling dan dihentikan warga dan pemilik warung hingga pelaku terjatuh.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya tersebut pelaku oleh penyidik di jerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

“Saat ini tersangka sudah diamankan dan sedang dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (Zeey /joko).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...