Langsung ke konten utama

*Dengan TMMD kita cerminkan kehidupan berpancasila*

Radar Publik 
Sidoarjo 

TMMD ke-106, Kodim 0816/ Sidoarjo secara gak langsung kita mengamalkan sila ke 3 ( persatuan Indonesia) dengan bergotong  royong bahu membahu dlm bekerja dg masyarakat melakukan pembangunan jalan untk  warga  Desa kupang kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo.

Ratusan personel TNI dari satgas kodim Sidoarjo Korem 084/bj Kodam  V / Brawijaya melakukan pembangunan jalan yang layak dan  perbaikannya ,Selasa 15/10/2019)pagi. Kegiatan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106.

Dansat Satgas TMMD ke-106, Letkol Inf Iswan nusi. SH.  mengatakan, anggota Satgas TMMD dibantu  masyarakat terus mengerjakan pembangunan   dengan Kegiatan yang berlangsung di Desa kupang,  ini   merupakan upaya TNI membantu pemerintah memberdayakan potensi wilayah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.“Diharapkan dengan kegiatan ini, dapat turut mendorong percepatan perekonomian juga pembangunan Desa  serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa,” ucapnya.Dandim 0816 Sidoarjo ,akan melakukan pantauan langsung pembangunan  untuk memastikan  yang akan dikerjakan dapat bertahan lama. “Kami ingin memenuhi harapan warga yang meyakini hasil pekerjaan yang dilakukan TNI lebih baik dan  Kami berusaha semaksimal mungkin, mohon doa dari semua pihak agar pekerjaan ini cepat selesai dengan hasil memuaskan menggingat mendekati akhir tahun yg dekat dg musim penghujan ,''ujarnya.

Dalam kesempatan itu,meminta setiap personel TNI di lokasi TMMD ke-106 harus selalu menjaga moral dan etika saat berinteraksi dengan warga  masyarakat dan memperbanyak silaturahmi demi terjalinnya hubungan yg baik antara TNI dg Rakyat dan untuk persatuan bangsa
sementara itu salah satu warga desa Kupang pak Anwar menyampaikan sesibuk apa pun kami akan membantu atau bergabung bekerja gotong royong dg bapak tentara karena ini semua demi kami warga desa Kupang kec.jabon khususnya dan umumnya untuk rakyat Indonesia yg mau lewat jalan ini. (Zey.Nyoto)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...