Langsung ke konten utama

Dansatgas TMMD Evaluasi kerja Satgas TMMD Ke 106


Radar Publik
Sidoarjo. Dansatgas TMMD Tinjau lansung kelokasi Sasaran dalam Pelaksanaan kegiatan TMMD Ke 106 yang dilaksanakan oleh Kodim 0816 Sidoarjo yang bertempat di Desa Kupang Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo sudah memasuki 2 pekan lebih sehingga evaluasi pekerjaan harus dilakukan agar dapat meningkatkan kwalitas bangunan serta dapat mengoptimalkan pembangunan pada Selasa (15/10/19)PKL 14.00 wib ditengah teriknya matahari yang sangatlah menyengat

Dan Bati Ops TMMD serma sutrisno yang didampingi oleh para konsultan bangunan dan Dinas PUPR Kabupaten Sidoarjo melakukan evaluasi pekerjaan pengalian tanah pondasi yang di pinggir jalan jembatan, evaluasi dan pengawasan ini harus dilakukan karena jangan sampai kita melakukan pengalian berdapak pada bocornya pipa gas yang sebelum ada di dalam tanah tersebut.

Menurut serma sutrisno pengalian pondasi jalan yang berdampingan dengan pipa gas.harus dilakukan secara hati-hati dan jeli, karena kalau kita sembrono maka akan kena pipa gas dan menyebabkan kebocoran, kalau perlu selain mengunakan alat berat berupa bego kita harus kerjakan secara manual, dari pada resiko kita mengenai galian pipa gas,"Ucapnya.

Sementara itu Dedy salah satu pengawas lapangan dari PUPR Sidoarjo mengatakan galian pipas gas ini akan kami cari titik-titiknya , dan kami juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait khususnya pertamina agar kita tau kedudukan pipa gas yang sebenarnya,"ungkapnya.
Dansatgas TMMD Ke 106 Letkol lnf Iswan Nusi,SH.menyampaikan kami akan tambah anggota satgas secukupnya supaya semua pekerjaan agar cepat selesai pada waktu yang sudah ditentukan," Ucap Iswan Nusi.SH.(Zeey).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...