Langsung ke konten utama

Anggota Babinsa Wonoayu Pantau Pemilihan BPD di Wilayah Binaannya Desa Ketimang

Radar Publik

Sidoarjo –Bintara Pembina Desa (Babinsa) Wonoayu Sertu Jumarno, ikut memantau dan mengamankan jalannya Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Ketimang, Kecamatan wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa timur.

Kegiatan ini dipusatkan di Balai Desa Ketimang, pada Hari Minggu (05/05/2019) pukul 16.00 wib.

Anggota TNI AD dari jajaran Koramil 0816/13 Wonoayu tersebut melaporkan, bahwa proses pemungutan suara pada Pemilihan Anggota BPD Desa Ketimang periode 2019-2024 berjalan dengan aman, damai dan kondusif, hingga kegiatan usai.

Melalui rilis Babinsa nya, Sertu Jumarno menjelaskan, bahwa ada sebanyak 15 calon Anggota BPD Antara lain
1.H. Gufron 2. H. Syukur 3. Suyatno 4. Nurali 5. Mas ' al 6. Agus hari I.St 7. Maskur 8. Nur kasan 9. Hery suyanto 10. Ahmad efendi 11. Icca suci a.l 12. Hj. syofiyah 13. Nurkomariyah  14. Suwariyah 15. Indah putri P
Dan yang Terpilih 5 Orang sebagai Anggota BPD Desa Ketimang. Diantaranya.1 H. Gufron efendi, 2 Ibnu mas'al , 3. Maskur, 4. Hery siswanto dan  5. Hj. Syofiah

Sertu Jumarno, yang mewakili Danramil 0816/13 Wonoayu, Kapten Inf  Kabul Tarmanto  berharap, agar para Anggota BPD Desa Ketimang yang terpilih nantinya, bisa mengemban amanah dengan baik, dan bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi) selama 5 tahun kedepan.

“Harus bisa bekerja dengan baik dan sungguh-sungguh. Jangan sampai menghianati amanah rakyat, yang telah memilih kita. Sebagai seorang Anggota BPD, harus bisa kritis dengan setiap kebijakan yang dibuat oleh Pemerintah Desa, yang sekiranya tidak berpihak kepada rakyat,” pesan Sertu Jumarno.

Dalam kegiatan tersebut, hadir pula Pj Kepala Desa Ketimang H Buang Selamat. Babinkhamtibmas Aiptu Romi E , Anggota Satpol PP Kec Wonoayu, serta sejumlah tamu undangan dan masyarakat ( Arfn)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...