Langsung ke konten utama

Danramil 0816/13 Wonoayu Hadiri Pelantikan BPD Desa Jimbaran kulon Periode 2019 - 2025

Radar Publik
Sidoarjo- Forkopimka Wonoayu menghadiri  pengambilan sumpah dan anggota Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) Jimbaran Kulon Periode Tahun 2019 - 2025 bertempat di  Kantor  Balai Desa Jimbaran Kulon , Jum' at (15/11/19) pukul 13.30 WIB.

Hadir pula dalam kegiatan tersebut Camat Wonoayu Drs. H. Abd Kifli. M. Si., Sekcam Wonoayu  H.Gundari Sos Msi, Danramil 0816/13 Kapten Arm Didik Supandi ,Kapolsek  Agung GPW. SH, Kepala desa Jimbaran Kulon Bapak Zaenal Aripin ,Sekdes beserta perangkat desa Jimbaran Kulon,Babinsa desa Jimbaran Kulon Serma Abas Jaelani, Babinkamtibmas desa Jimbaran Kulon Aiptu Agus S, Ketua RT/RW,toga,Toda dan tomas, Ketua BPD beserta anggotanya,Humaida Muwaffichi, Romy Widya Pratama, Abdul Majid, Yayuk Heni susanti , Farid SuhartonoAinun Amalia S.Sos,  para pamong desa, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, mantan anggota BPD lama dan tamu undangan .

Acara dibuka dengan pembacaan surat keputusan Bupati Sidoarjo yang dibacakan oleh Sekretaris Kecamatan Wonoayu tentang pengangkatan anggota BPD Desa sebanyak 5 orang.

Dalam sambutan Camat Wonoayu Drs. H. Abd Kifli. M. Si. bahwa anggota BPD sangat penting peranya dalam memajukan desa serta menjadi benteng dari hal hal yang tidak baik dalam organisasi desa. Kekuatan anggota BPD terletak dalam program programnya dan BPD merupahkan mitra dari kepala desa dalam menjalankan pemerintahan desa menuju kesejahteraan masyarakat. Kecamatan Wonoayu akan maju apabila seluruh desanya baik dalam mengembangkan program yang berdaya guna untuk kepentingan masyarakat. Diharapkan dengan dilantiknya anggota BPD desa Jimbaran Kulon ini dapat memberikan wujud nyata dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Danramil 0816/13 Wonoayu Kapten Arm Didik Supandi dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada anggota BPD masa bhakti 2019-2025 yang baru saja dilantik oleh Camat semoga dalam mengemban tugas pokoknya dapat membawa desa Jimbaran Kulon semakin baik dalam mengawal roda pemerintahan desa bersama kepala desa.
Kepada para mantan anggota BPD lama diucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama ini untuk pembangunan desa, ujarnya. (zey)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...