Langsung ke konten utama

Sambut Bulan Ramadhan, Babinsa Serda Joko Supriyadi Ajak Warga Perbaiki POS Kamling.


Radar Publik
Sidoarjo - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 05 Tulangan Serda Supriyadi Kodim 0816 Sidoarjo ikut serta melaksanakan gotong royong Perbaikan pembersihan Pos Kamling bersama perangkat serta masyarakat Desa yang merupakan Desa binaannya
Yaitu Desa Medalem Kecamatan Tulangan Kabupaten Sidoarjo pada Selasa (14/05/2019).

Dalam hal ini Babinsa Serda Joko Supriyadi mengatakan kegiatan Perbaikan POS Kamling RT 05/RW 01 sertabersih-bersih lingkungan tempat lainya di bulan suci Ramadhan merasa Aman dan nyaman dimana umat muslim akan melaksanakan ibadah puasa, dan perbaikan pos Kamling serta pembersihan halaman seperti rumput-rumput yang tumbuh diluar maupun didalam halaman.

Kerja bakti perbaikan dan pembersihan Pos kamling ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat, kapan saja dan dimana saja selalu siap apabila dibutuhkan oleh rakyat, kegiatan ini juga merupakan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat untuk keamanan kenyamanan ketentraman di bulan yang penuh berkah dan mulia ini yaitu bulan suci ramadhan 1440 H.

Kegiatan perbaikan dan bersih bersih pos kamling ini dapat berjalan dengan optimal dalam menciptakan lingkungan yang aman tentram dan sehat, selain itu gotong royong juga dapat menjalin tali silaturahmi dan peningkatan keamanan, kebersihan di lingkungan masyarakat.

Karena pos kamling selama bulan puasa pasti sangat dibutuhkan oleh warga dan demi keamanan dan kenyamanan para jamaah untuk memperbanyak amal dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,"Ucap Serda Joko Supriyadi.(Zeey/Yanti).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...