Langsung ke konten utama

Peresmian Dan Pengambilan Sumpah BPD Desa Kepadangan Dan Singopadu.

Radar Publik
Sidoarjo

pada hari senin tanggal 13 Mei 2019 pukul 20.00 s.d. selesai telah dilaksanakan pelantikan Ketua dan anggota BPD Desa Kepadangan dan Desa Singopadu periode Tahun 2019 s.d. 2025 yang bertempat di pendopo Kecamatan Tulangan Kabupaten sidoarjo dan ikut
Hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimka Tulangan
 Camat Tulangan Abdul Wahub dan Kapolsek Tulangan
Danramil 0816/05 Tunangan Kapten lnf Parlan serta Kades Kepadangan beserta sekdes ketua Rt/ Rw dan warga Desa Kepadqngan dan Kades serta Sekdes Singopadu
Dan Ketua RW dan RT Desa Singopadu Babinsa pelda Marjuki dan Babinkamtibmas Desa singopadu.
Dan Batituud Ramil 0816/05 Tulangan Peltu Lukman Menyampaikan
Susunan Acara sebagai
,Pembukaan
,Menyanyikan lagu Indonesia Raya
,Pembacaan Surat Bupati tentang pemberhentian Ketua BPD Desa Kepadangan dan Sinhopadu,Pelantikan Ketua dan Anggota BPD Desa Kepadangan dan Singopadu dan dilanjutkan Sambutan Camat Tulangan Abdul Wahib dengan ucapan Selamat kepada ketua dan anggota BPD yang baru dan berharap bisa melaksanakan tugas dengan sebaik- baiknya.
- Penyampaian tugas dan tanggungjawab BPD sesuai Perbup dan Pembacaan Doa bersama serta Pemberian ucapan selamat dilanjutkan ramah tamah dan dalam kegiatan dari awal sampai selesai rangkaian kegiatan kondisi lancar dan aman begitulah ucap
Danramil 05 Tulangan yang di sampaikan oleh Batituud Pelda Lukman.(Zeey/Joko).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...