Langsung ke konten utama

PANEN PADI BERSAMA BABINSA KORAMIL 0816/16 WARU DI SAWAH PEPELEGI WARU

Radar Publik
Sidoarjo Jatim

WARU. Bulan sekarang adalah musim panen padi di beberapa wilayah kabupaten Sidoarjo, salah satunya panen padi dilaksanakan para petani di wilayah kecamatan waru seperti di sawah desa waru, pepelegi dan medaeng.

Serka Mahmud dan Sertu Anwar Babinsa Koramil 0816/16 Waru pada hari kamis pukul 10.00 wib sampai selesai mendampingi para petani padi melaksanakan panen di sawah desa pepelegi. Para petani yang tergabung dalam Kelompok Tani (Poktan) Karya Tani seperti Abah Khotib yang kebetulan ketua poktan desa pepelegi yang tengah melakukan panen padi di lahan seluas 21 Ha  di Desa Pepelegi.(09/05/2019).

Dalam proses panen padi tersebut, Babinsa Koramil Waru dan para petani tampak semangat saat memotong tanaman padi. “Saya tak mengenal lelah walaupun berjibaku dengan lumpur dan gatal-gatal di badan, karena salah satu tugas kami sebagai Babinsa harus selalu siap sedia membantu warga, apalagi dalam kegiatan panen padi seperti ini”. ucap Serka Mahmud sambil mengusap keringat

Komandan Koramil 0816/16 Waru Kapten Arh Bambang Suryono yang ditemui radar online membenarkan bahwa dalam menyukseskan Program dari Pemerintah yaitu Swasembada Pangan Nasional, TNI Angkatan Darat melalui ujung tombaknya Babinsa harus selalu terjun ke lapangan dan berkoordinasi dengan PPL dan mantri pertanian kecamatan waru dalam menjalankan tugas di lapangan, sehingga dapat berjalan sinergis demi keberhasilan tugas pendampingan pertanian "khususnya para petani semoga selalu  senyum manakala musim panen tiba". Ujar Danramil Waru. (Red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...