Langsung ke konten utama

Koramil 13 Dan Polsek Wonoayu Bersama POL PP Merazia Rumah Kos Kosan.

Radar Publik
Sidoarjo. Jawa Timur

Memasaki bulan suci Ramadhan 1440 H pada hari Minggu Malam (19/05/2019) Satpol PP Beserta Anggota  koramil 0816/13 Dan Polsek wonoayu  menggelar operasi penyakit masyarakat (Pekat) gabungan bersama TNI Dari Anggota  Koramil 0816/13 Wonoayu  Pelda Mohtar, Pelda Abd Rochim dan Serka M. Arifin ,  disejumlah rumah Kos - kosan dan warung remang remang di wilayah Kecamatan Wonoayu Kabupaten Sidoarjo dalam rangka Cipta kondisi menjelang hari Raya Idhul Fitri tahun 2019. Tujuannya menyisir pasangan kumpul kebo, peredaran minuman keras, senjata tajam, narkoba, handak, curas, Curat,  dan premanisme, serta terorisme. Dalam pelaksanaan operasi kali ini, petugas  tidak menemukan adanya miras, sajam dan narkoba serta barang-barang haram lainyan namun petugas berhasil mengamankan sejumlah pasangan tidak resmi / kumpul kebo Tidak punya Surat Nikah. Yaitu Rumah Kos H. Hasan Desa Pagerngumbuk RT 03 RW 01 Memeriksa an. Samsul Hadi Dusun Banjarpoh Desa Palrejo RT 01 RW 01 Kecamatan Sumobito Jombang bersama Sukatin alamat Griya permata Meri B 1/5 Desa Meri RT 03 RW 05 Kecamatan Krangan Mojokerto.
Keluarga tersebut hidup dalam satu kos tanpa ikatan pernikahan sesuai aturan negara (hanya nikah siri)

Operasi Pekat yang di mulai pukul 22.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB dan dipimpin langsung oleh Kapolsek Wonoayu AKP  Agung SH menyampaikan dalam Operasi pekat berhasil mengamankan 2 pasangan tidak resmi/kumpul kebo dari berbagai rumah kos yang ada diwilayah Wonoayu.

Selanjutnya pasangan tidak resmi tersebut dibawa ke Kantor SATPOL PP wonoayu diberikan pengarahan dan pembinaan oleh  Kasi trantib Bapak H Buang Slamet serta membuat surat pernyataan yang intinya berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut. (Zeey/Arfn)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...