Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2019

Cabuli Bocah 7 Tahun, Pengusaha Persewaan Terop Diciduk

Radar Publik Kamis, 21-02-2019 lusa Surabaya -  Seorang pengusaha persewaan terop, warga Wonorejo Asri, diamankan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak, PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya. Dari pengakuannya, perbuatan yang dilakukan selama 6 bulan kepada bocah 7 tahun tetangganya sendiri, karena nafsu lantaran istrinya sedang hamil. Joko Susilo, warga Wonorejo Asri Surabaya ini terpaksa diamankan Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya. Pria 39 tahun tersebut, ditangkap karena dilaporkan oleh orang tua korban, setelah mencabuli anaknya BS, 7 tahun tetangganya sendiri. Memang dasarnya bejat, di hadapan petugas, pria yang mempunyai usaha persewaan terop ini dengan mudahnya mengaku perbuatan tersebut dilakukan karena khilaf. Tersangka juga berdalih perbuatan cabul tersebut dilakukan selama istrinya hamil. Hasil pemeriksaan polisi, aksi bejat bapak 2 anak ini, berlangsung selama 6 bulan dan sudah mencabuli korban sebanyak 8 kali. Perbuatan tersebut kerap dilakukan di r...

Begini Modus Pelaku Pencurian Truk yang Berhasil Diungkap Polda Jatim

Radar Publik  Surabaya –  Subdit Jatanras Kriminal Umum Polda Jatim berhasil mengungkap pelaku pencurian truk. Dari hasil penyidikan terungkap, para pelaku memperdayai sopir truk terlebih dahulu dengan cara meracuni makanan yang diberikan menggunakan obat tidur hingga tak sadarkan diri dan membuangnya di Hutan Saradan, Kabupaten Nganjuk. Peristiwa ini terjadi pada hari Selasa (19/2/2019) sekitar pukul 18.00 WIB lalu. Beruntung, dua anggota komplotan berhasil dibekuk Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim. Kasubdit Jatanras, AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, kedua pelaku yang berhasil diamankan bernama Taufik Hidayat atau TH (60) asal Kelurahan Lemah Putro, Sidoarjo dan Sarip atau S (57) asal Kota Mojokerto. Para pelaku berhasil diamankan pada Minggu (25/2/2019) malam. Mereka yang ditangkap punya peran berbeda. Dijelaskan Leo, TH berpura-pura menyewa truk Mitsubishi berplat nomor S 8255 UP yang akan dibawa ke Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri.“Kedua pelaku yang be...

KPU Kediri Temukan Surat Suara Terbelah Saat Disortir

Radar Publik Selasa, 26-02-2019  Kediri -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Kediri melakukan sortir dan pelipatan surat suara untuk DPR RI. Dalam sortir tersebut, KPU menemukan surat suara karena terbelah dari percetakan dan akan dilaporkan ke KPU pusat. Sebanyak 67 warga sekitar kantor KPUD Kota Kediri, mulai Senin (25/2) melakukan proses soltir dan pelipatan surat suara untuk pemilu serentak 17 April 2019 mendatang. Surat suara yang dilipat surat suara DPR RI, DPRD provinsi Jatim, DPRD kota kediri, dan DPD, masing-masing sebanyak 205.887 lembar yang telah diterima KPUD setempat. Sementara surat suara untuk pemilihan presiden dan wakil presiden KPUD Kota Kediri, masih menunggu pengiriman dari percetakan, karena belum dikirim. Agus Rofiq, Ketua KPUD Kota Kediri, mengatakan, ihaknya menargetkan setiap surat suara selesai dalam waktu 5 hari. "Para warga ini, direkrut oleh KPU setempat sebagai tenaga soltir dan melipat surat suara, dengan honor perlembar untuk su...

Terlibat Sindikat Narkoba 6 Warga Ditangkap Polisi

Radar Publik Selasaa, 26-02-2019  Ngawi -  Petugas Satnarkoba Polres Ngawi, mengamankan 6 warga yang terlibat peredaran narkoba jenis pil koplo dan sabu, dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti 200 butir pil koplo danshabu 0,74 gram. Kedua jenis narkoba tersebut, diperoleh para tersangka dari wilayah Surabaya dan Madiun. 6 warga yang terlibat sindikat narkoba di wilayah Kabupaten Ngawi, kini diamankan di Polres Ngawi, 4 orang tersangka yaitu MR, AS, ST, dan KR, ditangkap karena diduga terlibat penyalahgunaan narkoba jenis pil koplo. AKBP Pranatal Hutajulu, Kapolres Ngawi, mengatakan, dari 4 tersangka, petugas berhasil mengamankan 200 butir pil koplo. 3 orang tersangka, diduga sebagai pengedar  dan 1 orang tersangka diduga sebagai bandarnya. 2 orang tersangka lainnya, yaitu YN dan HR ditangkap polisi karena diduga terlibat penyalahgunaan narkoba jenis shabu. Dari tangan keduanya, polisi mengamankan dua paket shab...

Gempa bermagnitudo 5 mengguncang Kabupaten Malang

Radar Publik Jawa Timur. Gempa tersebut dirasakan di beberapa daerah seperti Blitar hingga Donomulyo. "Dirasakan (MMI) III Donomulyo, II-III Selopuro, II-III Wlingi, II-III Kota Blitar," tulis akun Twitter BMKG, @InfoBMKG, Kamis (14/2/2019). Gempa tersebut berkekuatan skala MMI II dan III. Skala II berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Sementara skala III, artinya getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu. Diketahui, Gempa tersebut terjadi pada 02.58 WIB. Gempa tersebut berada di titik koordinat 9.34 LS,112.53 BT. "123 km Barat Daya Kabupaten Malang-Jatim," tulis akun @InfoBMKG. Gempa tersebut berada di kedalaman 10 Km. Belum ada laporan lebih lanjut mengenai dampak gempa dan ada atau tidaknya korban. Pusat gempa berada di laut. "Tidak berpotensi tsunami," cuit akun BMKG. (Kresna)

Maulia Lestari Minta Maaf Kepada Yayasan Putri Indonesia

Radar Publik Sabtu lusa, 09-02-2019  Surabaya -  Mantan putri indonesia 2016 diperiksa penyidik Subdit Lima cyber Ditreskrimsus Polda Jatim selama 7 jam, terkait dugaan keterlibatan dirinya dalam prostitusi online artis. Maulia Lestari Mantan Putri Indonesia tahun 2016 perwakilan dari Provinsi Jambi, diperiksa sebagai saksi terkait dugaan keterlibatanya dalam prostitusi online artis. Karena nama dan fotonya di catut oleh mucikari IS. Maulia dicecar 30 pertanyaan oleh penyidik. Ia mengaku tidak mengenal dengan mucikari IS dan dirinya merasa dirugikan dengan kejadian ini. "Foto-foto saya yang dimiliki mucikari adalah foto lama yang diambil di internet," kata Maulia. Maulia juga meminta maaf kepada Yayasan Putri Indonesia atas dirinya yang dicatut dalam prostitusi online. (Nyoto)