Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2016

Bangsat : Kyai Gadungan Pengganda Uang Bunuh Dua Santrinya, Motifnya karena Ini…

Radar Publik 25 Sep. 2016 Cerita di balik keahlian Dimas Kanjeng Tata Pribadi yang mampu menggandakan uang bukan hal baru. Tahun 2014, JPNN.com telah melaporkan beberapa orang yang mengaku menjadi korban karena percaya keahlian Dimas Kanjeng. Para korban mengaku diperdaya setelah uang yang disetor dan diminta kembali tak terwujud. Namun bukan kasus penipuan yang membuat Dimas Kanjeng ditangkap polisi. Melainkan dugaan pembunuhan terhadap dua santrinya. Dua korban itu adalah Ismail Hidayah dan Abdul Ghani. Seperti apa motifnya? Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penetapan tersangka Dimas Kanjeng lantaran dia diduga sebagai otak pembunuhan mantan anggota padepokan, Abdul Ghani yang motifnya adalah persaingan bisnis di padepokan yang berupa perekrutan santri. Menurut Argo, Abdul Ghani telah merekrut melebihi jumlah santri yang sudah direkrut Taat Pribadi. Diduga, Taat Pribadi takut kalah pamor. Dengan begitu, dia menghubungi Abdul Ghan...

Kanjeng Dimas Ditangkap Satreskrim Polda Jatim

Radar Publik PROBOLINGGO - Kanjeng Dimas Di tangkap Satreskrim Polda Jatim. September 22/2016 Dimas Kanjeng Taat Pribadi Dan Pengikutnya Ditangkap Polisi Polemik penggandaan uang berkedok santunan anak yatim yang dilakukan Padepokan Kanjeng Dimas Taat Pribadi Probolinggo akhirnya digerebek Polisi dari Satuan Reskrim Polda Jawa Timur pada Kamis pagi, 22/09/2016. Untuk pengamanan, Polisi mengerahkan 2 Satuan Setingkat Kompi bersenjata api lengkap. Penggerebekan ini disambut antusias oleh para korban penipuan Mas Kanjeng, selaku pimpinan padepokan di Desa Wangkal, Gading, Probolinggo. Modus penipuan yang dilakuan Mas Kanjeng sangat rapi. Pertama dia melakukan aksi tipuan sulap melalui rekaman video sedang menggandakan uang, lalu video tersebut disebar ke masyarakat dan mengklaim bahwa dirinya diberi ilmu ganda uang dari Tuhan. Bagi masyarakat yang ingin uangnya digandakan, harus membayar mahar untuk menyantuni anak yatim yang dikelola Padepokan. Uang mahar dibayar tiap b...

Mario Teguh melayangkan somasi kepada adik kandungnya

Radar Publik Selasa, 20 September 2016 Jakarta - Motivator Mario Teguh melayangkan somasi pada adik kandungnya, Permata Kumara Teguh, karena ikut membuat pernyataan soal Ario Kiswinar yang mengaku sebagai anak kandung Mario. "Dia ikut membuat pernyataan seolah-olah tahu persis Kiswinar adalah anak Pak Mario. Padahal yang tahu sebenarnya pasti salah satu, kalau tidak Mario, ya ibunya Ario," kata Vidi Syarief, kuasa hukum Mario Teguh, saat dihubungi di Jakarta, Selasa. Selain Permata Kumara Teguh, somasi juga dilayangkan kepada Deddy Corbuzier dan Ario Kiswinar. Pengakuan Ario Kiswinar bahwa Mario Teguh adalah ayah kandungnya ditayangkan di program "Hitam Putih Trans 7" yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier. Vidi mengemukakan pihaknya mengundang ketiga orang itu untuk mediasi di kantor Elza Syarief Law Office, Jakarta. "Kiswinar dan Kumkum (sapaan Permata) tanggal 22 (September), kalau Deddy tanggal 23 (September)," lanjutnya. Namun, sampai sa...

Ribuan warga Surabaya ikuti rekonstruksi perobekan bendera Penjajah

Radar Publik Minggu, 18 September 2016 Presiden Joko Widodo menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2016 "Semangat Kepahlawanan adalah Jiwa Ragaku", didampingi para Menteri Anggota Kabinet Kerja di Lapangan Tugu Pahlawan, Surabaya, - Ribuan warga Kota Surabaya akan mengikuti acara rekonstruksi perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato (sekarang Hotel Majapahit) yang digelar Pemerintah Kota Surabaya dan sejumlah komunitas pada Senin (19/8). Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya Wiwiek Widayati, di Surabaya, Minggu, mengatakan acara yang bertajuk Surabaya Merah Putih ini akan melibatkan seluruh lapisan elemen masyarakat, mulai dari veteran, pelajar, hingga berbagai komunitas. "Agenda historikal seperti ini merupakan salah satu sarana edukasi bagi pelajar yang masih muda," katanya. Menurut dia, ini kali ke-dua Pemkot beserta berbagai komunitas akan merekontruksi sejarah 71 tahun silam perobekan bendera di Hotel Yamato....

LSM Dan Kontraktor Lurug Kantor ULP Kota Pasuruan

Radar Publik Pasuruan - Ketidak transparanan ULP Pemerintah kota Pasuruan membuat sejumlah LSM dan kontraktor Kota Pasuruan menjadi geram. Mereka mendatangi Kantor Ketua  ULP yang berada di kantor Walikota Kota Pasuruan  jalan Pahlawan. Mereka menduga ada kongkalikong dalam proses lelang yang memenangkan kontraktor tertentu sebagai pemenang lelang. Ditemui di ruang ULP Pokja 1 oleh Agus Sudarmanto para kontraktor dan LSM menanyakan perihal dugaan konfirasi terkait proses lelang yang tidak transparan tersebut.     Agus Sudarmanto Pokja 1 melarikan diri saat dikonfirmasi oleh beberapa awak media dan berkelit jika proses dalam pelaksanaan lelang tersebut  sudah sesuai dengan prosedur. " Kita tidak berwenang memberikan kopi data tersebut," jawab Agus saat ditanya mengenai berkas pelaksaan lelang tersebut. Agus mengaku sudah melaksanakan tugas sesuai aturan. Namun saat ditanya lebih lanjut oleh awak media, Agus lalu bergegas pergi melarikan diri. "Rupanya p...

Presiden kunjungan kerja ke Provinsi Jawa timur

Radar Publik Rabu, 14 September 2016 Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, dengan sejumlah agenda. Presiden Jokowi lepas landas menuju Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada pukul 08.50 WIB, Rabu (14/9). Rencananya Presiden melaksanakan sejumlah agenda di antaranya menyaksikan Demo Penembakan Senjata Strategis TNI AL lalu menuju Geladak Heli KRI Banjarmasin 592, kemudian menuju Puslatpurmar 5 Baluran, Karang Tekok, Kabupaten Situbondo. Presiden kemudian akan meninjau Program Makanan Tambahan di TPI Kampung Landangan Pesisir, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, dan meninjau Rumah Pemulihan Gizi, Kabupaten Situbondo. Selain itu Presiden juga dijadwalkan untuk menyaksikan pendaratan marinir dari Menara Tinjau di Pantai Pendaratan Banongan, Asem Bagus, Kabupaten Si...

CV. Sumber Tirta Wonokoyo Kec. Sukodono Jual Air Dari Aliran Sungai Setempat bukan Dari Pandaan

 Radar Publik Sidoarjo - Penjualan air tangkian oleh CV. SUMBER TIRTA di desa wonokoyo kec. Sukodono kab. Sidoarjo, Ternyata air tersebut oleh pihak CV. Diduga diambilkan air dari sungai setempat. Pengambilan air tersebut dari aliran sungai setempat yang disedot memakai mesin jensed/diesel dan di alirkan ke sumur, kemudian air disaring dan dimasukan mobil tangki di setor ke beberapa wilayah. Saat di konfirmasi oleh Radar Publik melalui fia tlpn, pihak perusahaan ia bilang "sikahkan diangkat saja mas beritanya yang penting saya sudah ijin katanya kepada Radar Publik" Air tersebut di jual ke pabrik-pabrik dan dengan alibi bahwasanya air tersebut dari air sunber pandaan padahal kenyataanya air tersebut bukan dari air pamdaan melainkan air dari aliran sungai setempat kata narasumber yang minta di sembunyikan namanya. (Nyoto/Tim)

Aa Gatot Brajamusti Perkosa Citra Sejak Usia 16 Tahun, Lapor ke Polda Metro Jaya

Citra didampingi kuasa hukumnya memberikan keterangan pers usai melaporkan Aa Gatot ke Polda Metro Jaya. Foto Yudha/pojoksatu Radar Publik JAKARTA – Aa Gatot Brajamusti kembali bermasalah dengan hukum. Kali ini seorang wanita cantik bernama Citra (26) melaporkan Ketua PARFI itu ke Polda Metro Jaya. Aa Gatot diduga memperkosa Citra sejak usia 16 tahun. Korban mengaku diperkosa Aa Gatot Brajamusti selama 4 tahun, mulai 2007 sampai 2011. Korban ditemani kedua pengacaranya Sudharmono Saputra dan Rhony Sapulette melaporkan Aa Gatot ke Sentra Peayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya, Kamis malam (8/9/2016) “Kejadian tahun 2007. Saat itu masih diberumur 16 tahun 10 bulan,” kata Sudharmono di Polda Metro. Sudharmono mengatakan, kejadian itu dilakukan berulang-ulang hingga tahun 2011. Modus yang dilakukan terlapor yaitu disuruh mengkosumsi aspat yang dikatakan sebagai makanan malaikat. Rupanya aspat adalah narkoba jenis sabu. “Ini tidak manusiawi, tekanan narkoba berupa sabu, ek...

Negara lain sangat kagumi Pancasila

Radar Publik Kamis, 8 September 2016 Jakarta - Wakil Ketua MPR, Mahyudin, mengatakan, negara lain sangat mengagumi Pancasila karena mampu menyatukan rakyat berbeda-beda menjadi satu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Negara lain sangat mengagumi Pancasila. Jadi saya ingatkan kepada para anak muda Indonesia, banggalah kepada nilai bangsa sendiri," katanya, dalam sosialisasi Empat Pilar MPR, di Universitas Malahayati, Lampung, seperti dilansir keterangan tertulis, Kamis. Mahyudin mengatakan, masyarakat Indonesia jangan terlalu mengagungkan nilai-nilai bangsa lain, dan pahamilah Pancasila hingga timbul cinta agar mampu menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ia mengatakan, sosialisasi Empat Pilar yang sedang gencar diselenggarakan di berbagai daerah, adalah amanah UU Nomor 17/2014 tentang MD3. "Pemahaman tentang Pancasila dan nilai luhur bangsa lainnya sangatlah penting dalam hal ini sehingga diamanatkan dalam UU. Target sosialisasi ada...

Catatan Sejarah Pertambangan di Banyuwangi

Catatan Sejarah Pertambangan di Banyuwangi: 1. Sebelum ditetapkannya kawasan Tumpang Pitu, Banyuwangi, sebagai objek vital nasional sesuai dengan SK Menteri KESDM No. 631 k/30/MEM/2016, tertanda tangan pada 16 Februari 2016, perampokan dan penjarahan Sumber Daya Alam di Banyuwangi sebenarnya telah dimulai dari sejak tahun 1990-an. Hal ini ditandai dengan masuknya PT Hakman Metalindo ke kawasan Taman Nasional Meru Betiri pada tahun 1995-1996. 2. PT Hakman Metalindo mendapatkan ijin Kuasa Pertambangan dari ESDM di Kabupaten Jember dan Banyuwangi dengan luas eksplorasi 62.586 ha. Dalam kegiatan eksplorasinya PT Hakman Metalindo bekerja sama dengan Golden Valley Mines N.L, sebuah perusahaan asal Asutralia. Dalam catatan JATAM 2012, disebutkan bahwa PT Hakman Metalindo telah menyebabkan kawasan jati di daerah tersebut kering kerontang. 3. Pada tahun 2000, PT Hakman Group mengajukan Kontrak Karya Pertambangan kepada Pemda Jember dan Banyuwangi. Selanjutnya, PT Jember Metal dan PT Banyuw...

Bareskrim Periksa Intensif Ketua KBIH Arafah Pandaan Terkait 'Haji' via Filipina

Radar Publik Pasuruan - Tim penyidik Bareskrim terus melakukan pemeriksaan terhadap Nurul Huda, Ketua KBIH Arafah, Pandaan, Pasuruan, atas dugaan penipuan calon jemaah haji. Pemeriksaan dilakukan di Polres Pasuruan, Jawa Timur. "Pemeriksaannya dilakukan di Polres Pasuruan, yang tangani langsung Bareskrim. Kami memback-up," kata Kapolres Pasuruan AKBP Muhammad Aldian, Sabtu (3/9/2016). Saat ini status Nurul Huda masih sebagai saksi. Namun Aldian tidak menampik statusnya akan segera meningkat jadi tersangka. Nurul Huda kooperatif selama menjalani pemeriksaan, sebut Aldian. Karena kasus yang membelitnya, pria yang sudah sejak 2003 berkecimpung dalam bimbingan haji dan umrah ini batal berhaji. Seharusnya ia berangkat dalam Kloter 60 Embarkasi Juanda, Kamis (1/9). Sebelumnya, Nurul Huda mengaku siap menerima risiko terburuk atas kasus yang menimpanya. Ia juga siap mengembalikan semua uang jamaah. KBIH Arafah memberangkatkan 12 calon haji via Filipina. Ke-12 orang ini...

Kapolri - Media Jadi Partner Perbaiki Citra Polisi Jadi Promoter

Kapolri - Media Jadi Partner Perbaiki Citra Polisi Jadi Promoter Jum'at, 02-09-2016  Surabaya Radar Publik, Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian secara khusus melakukan pertemuan dan dialog dengan pimpinan redaksi grup Jawa Pos Network di seluruh Indonesia. Kapolri Tito berharap melalui kerjasama dengan media, saat ini polisi tengah berbenah memperbaiki citra kembali menjadi profesional, modern dan terpercaya. Disambut Direktur Jawa Pos News Network, Hendro Boroma dan Pimpinan Redaksi Jawa Pos Nur Wachid dan Direktur Jawa Pos Leak Koestiya, Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian berkunjung ke Redaksi Jawa Pos di gedung Grahapena Jalan Ahmad Yani 88 Surabaya, untuk melakukan dialog dengan pimpinan redaksi Jawa Pos Grup yang tersebar di seluruh Indonesia.  Secara khusus Kapolri Tito Karnavian mengapresiasi kinerja para jurnalis yang selama ini telah menjadi mitra polisi dan melakukan pemberitaan yang cover both side. Kapolri Tito Karnavian juga berharap dengan ...

Polsek Tanggulanggin Gagalkan Pengiriman 120 Botol Miras

Radar Publik Jum'at, 02 September 2016 Sidoarjo - Operasi cipta kondisi yang dilakukan Polsek Tanggulangin, berhasil menggagalkan pendistribusian 120 botol miras (minuman keras) jenis cukrik. Ratusan botol miras ini disita dari mobil Toyota Avanza Nopol N 805 VR, saat melintas di bunderan Desa Ketapang Kecamatan Tanggulangin. Miras yang dikemas dalam kardus dan disembunyikan di jok bagian belakang itu rencananya akan diedarkan di wilayah Sidoarjo. Kapolsek Tanggulangin Kompol Sirdi menegaskan, kegiatan rutin operasi cipta kondisi ini untuk mengantisipasi 3 cepu yakni curas (pencurian dengan kekerasan), curat (pencurian dengan pemberatan dan curanmor (pencurian kendaraan bermotor). Semua pengguna jalan akan diperiksa. "Dalam pengeledahan isi muatan, kami menemukan mobil pribadi yang membawa ratusan botol miras jenis cukrik," katanya Jumat (2/9/2016) malam. Sopir mobil berinisial NF asal Pandaan, Pasuruan, lansung menjadi terperiksa. Mobil dan kardus-kardus b...

Pemerintah diminta tetap fokus sejahterakan rakyat

Radar Publik Jumat, 02 September 2016 KH Murtadlo Dimyati meminta pemerintah tak hanya sibuk mengurusi masalah narkoba dan korupsi yang merajalela. Dua masalah itu penting, namun kepentingan rakyat kecil juga jangan sampai dilupakan. "Ini semakin jauh dari cita-cita kemerdekaan bangsa ini, khususnya memakmurkan rakyat, sehingga rakyat kenyang yang akan membuat situasi jadi tenang. Perut rakyat semakin lapar maka situasi semakin sangar, pemberitaan seakan lebih penting di atas segala-galanya ngurusin narkoba dan korupsi. Lupa akan akan jeritan si cilik kelaparan," ungkap KH Murtadlo Dimyati, pengasuh Pondok Pesantren Raudathul Ulum, Cidahu, Cadasari, Pandeglang, Banten, dalam rilisnya kepada redaksi elshinta.com, Kamis (1/8). Menurut KH Murtadlo Dimyati yang akrab disapa Abuya Murtadlo ini, penerintah saat ini memang tengah menghadapi tantangan untuk menyelesaikan berbagai masalah di bilang ekonomi, hukum, keamanan dan politik. Sayangnya, apa yang dilakukan pemerinta...

Pemerintah tetapkan Idul Adha jatuh pada 12 September 2016

Radar Publik Kamis, 01 September 2016 Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saefuddin mengungkapkan berdasarkan hitungan hisab dan laporan dari sejumlah petugas yang melakukan rukyah, tidak bisa melihat hilal. Oleh karenanya, dipastikan malam, Kamis (1/9) belum masuk 1 Dzulhijjah 1437 H. "1 Dzulhijjah pada Sabtu 3 September 2016, dengan demikian Idul Adha pada 10 Dzulhijjah 1947 Hijriah bertepatan dengan Senin, 12 September 2016. Jadi Idul Adha diputuskan jatuh pada Senin 12 September 2016," kata Lukman usai menggelar sidang itsbat tertutup, di Jakarta, Kamis (1/9) seperti dilaporkan Reporter Elshinta, Riman Wahyudi. Lukman menuturkan, pemerintah berharap Idul Adha tahun ini bisa mendatangkan keberkahan. "Mudah-mudahan ini wujud dari persatuan kesatuan umat Islam Indonesia dalam menjalankan ibadahnya," ujar Lukman. Penulis: Andi Juandi