Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2016

Panglima TNI : Kekayaan alam Indonesia jadi incaran negara Asing

Radar Publik Kekayaan alam Indonesia itu menjadi incaran negara asing, demikian ditegaskan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo beberapa waktu lalu pada saat memberikan pembekalan kepada 1.940 peserta Apel Mitra Informasi Garuda Sewasana, dengan tema “Memahami Ancaman, Menyadari Jati Diri Sebagai Modal Membangun Bangsa Pemenang”, bertempat di Gedung Braja Mustika, Bogor, Jawa Barat. Menurut Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, kandungan kekayaan alam yang dimiliki oleh Indonesia sudah disadari oleh para Presiden Indonesia, diantaranya Presiden pertama Ir. Soekarno mengatakan bahwa kekayaan alam Indonesia suatu saat nanti akan membuat iri negara-negara di dunia. Demikian pula Presiden Jokowi pada saat dilantik di Senayan menyampaikan, kaya akan sumber daya alam justru dapat menjadi petaka buat kita. “Itu semua, sekarang sudah menjadi kenyataan. Dengan demikian, maka kita harus waspada dengan kekayaan alam yang kita miliki karena menjadi bahan rebutan oleh negara-negara asing,” kat...

Menteri Sosial Perintahkan, Jatah Raskin Segera Disebar

Radar Publik Minggu, 29-05-2016 JEMBER - Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawangsa, menegaskan bahwa stok beras raskin harus segera disebarkan ke masyarakat kecil menjelang bulan Ramadhan. Hal ini diutarakan Mensos saat kunjungannya ke Kabupaten Jember. Mensos sudah menyuruh semua bupati dan walikota agar segera menandatangani pendistribusian raskin secepatnya. Menjelang bulan Ramadhan yang diperkirakan akan jatuh pada tanggal 7 Juni mendatang ini, berbagai kebutuhan pokok otomatis meningkat. Tentunya, hal ini membuat warga miskin semakin terpuruk. Bahkan komoditi beras merupakan hal yang sangat mahal bagi warga miskin. Meskipun warga miskin mendapat jatah bulanan beras raskin dari pemerintah, namun penditribusiannya  belum sesuai waktunya, terutama menjelang bulan Ramadhan. Hal ini direspon oleh Menteri Sosial RI, Khofifah Indar Parawangsa, yang tegas menginstruksikan kepada sejumlah bupati dan walikota agar segera mendistribusikan raskin bulan Juni pad...

Saat Pesta Sabu, Kepala Desa Sekar Putih Tertangkap Basa

Radar Publik Pasuruan - Kepolisian Sektor Keboncandi Rabu 25 Mei berhasil meringkus pelaku pesta sabu di rumah warga Gayam kecamatan Gondang Wetan Kabupaten Pasuruan. Dari 4 (empat) orang pelaku yang diringkus Polisi Ben (40), Cat (40) , Kh (37) dan  Kepala DesaSekar Putih aktif bernama BKR (39) serta Y namun berhasil kabur dari sergapan Polisi. Kronologi penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan maraknya peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Gondangwetan. Polisi lalu mengendus rumah pelaku C di desa Gayam dan ternyata benar. Di rumah C desa Gayam tersebut terjadi pesta sabu yang dilakukan oleh lima orang. Polisi lalu menggerebek lokasi pesta sabu. Kelima pelaku mencoba kabur,  empat ditangkap dan 1 orang kabur. Penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek AKP.Slamet A.Sumbono tersebut selain membekuk 4 orang pelaku juga mengamankan barang bukti berupa antara lain 3Paket sabu sabu dengan masing masing 1,21 gram,0,36gram,0,46 gram dan satu b...

Presiden tekankan kepala daerah wujudkan program pembangunan

Radar Publik Rabu, 25 Mei 2016 Presiden Joko Widodo menyampaikan amanahnya kepada lima kepala daerah yang telah dilantik di Istana Negara, Jakarta pada Rabu (25/5) dengan menekankan agar para pimpinan dapat mewujudkan program pembangunan di daerah. "Saat ini saudara-saudara harus menjalankan tugas yang luar biasa yaitu mewujudkan janji-janji saudara mencapai kemajuan dan kesejahteraan rakyat di daerah yang saudara pimpin," kata Jokowi saat menyampaikan amanatnya kepada para kepala daerah. Presiden mengatakan para pemimpin daerah harus memastikan kesejahteraan masyarakatnya terpenuhi antara lain mendapatkan cukup pangan, air bersih, listrik, transportasi yang terjangkau serta kemudahan akses fasilitas pendidikan dan kesehatan yang berkualitas. Jokowi menjelaskan dengan tercapainya hal-hal tersebut maka dapat meningkatkan daya saing Indonesia di tengah Masyarakat Ekonomi ASEAN melalui kerja keras, peningkatan produktivitas dan inovasi. "Saudara-saudara tidak ...

DUH..Rumitnya Memindah ABG Korban Perkosaan

Radar Publik Selasa, 24-05-2016 Sidoarjo - dilansir pojokpitu.com, Pasca dikunjungi Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa hari Minggu kemarin, kondisi ND dan keluarganya masih seperti semula. Petugas Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Jabon Sidoarjo yang ditunjuk Mensos belum bisa secepatnya mengungsikan keluarga ND, dikarenakan terganjal administrasi. Di rumah ND yang merupakan bekas kandang bebek itu sebelumnya dipenuhi warga setelah mendengar kedatangan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa untuk menjenguk ABG korban pemerkosaan yang tengah hamil 8 bulan. Sebelumnya ND diperkosa lima orang warga sekitar. Saat ini hanya petugas Program Keluarga Harapan Kecamatan Jabon yang datang ke rumah korban untuk mengurusi proses pemindahan seperti rencana Mensos di depan keluarga ND. Rencana ND diungsikan ke pondok pesantren yang ditunjuk Menteri Sosial. Namun pemindahan itu tidak mudah bahkan  berjalan lamban. Pasalnya, proses pemindahan masih terganjal administrasi. ...

Pegawai Capil Diduga Palsukan SK PNS

Radar Publik Pasuruan - Wahyu (40)th. Pegawai kelurahan tambak rejo pasuruan meminta uang Rp.15.000.000.00. pada korban, sebut saja Leni (32)th pekerja Rumah sakit pasuruan warga krapyak pasuruan untuk biaya SK PNS. Wahyu mengatakan bahwa minta uang kepada leni pekerja rumah sakit Rp. 15.000.000.00. tersebut disuruh P. Anam (peg. Capil kota pasuruan). Yang bersedia menjadikan sebagai PNS dan memberikan SK di dinas kesehatan propinsi "Saya kemarin sudah bayar Rp. 15 jt. Sisanya kalau SK sudah turun ujar Leni kepada wartawan, akan tetapi saya cuma di kasih SK yang foto kopi saja ujarnya. Setelah di cek kekantor kesehatan propinsi ternyata SK nya tidak terdaftar, Saya merasa ditipu pak ujarnya" (Mukti/tim)

Innalillahi, KH Dimyathi Romly (Gus Dim) Jombang Tutup Usia

Radar Publik Rabu, 18 Mei 2016 Jombang - Kabar duka datang dari pesantren Jombang. Pimpinan atau Mursyid Jamaah Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah, KH Dimyathi Romly (Gus Dim) meninggal dunia. Ketua majelis pengasuh PPDU (Pondok Pesantren Darul Ulum) Rejoso, Kecamatan Peterongan, ini menghembuskan nafas terakhirnya di RS Airlangga Jombang, Rabu (18/5/2016), sekitar pukul 13.00 WIB. "Beliau menjalani perawatan di RS Airlangga sejak Sabtu (14/5/2016) kemarin. Pak Kiai Dimyathi menderita penyakit gula. Hari ini sekitar pukul 13.00 WIB beliau kembali ke rahmatullah," ujar KH Zulfikar Asad atau Gus Ufik, Ketua Harian majelis pengasuh PPDU, Rabu (18/5/2016). Gus Ufik mengatakan, selain sebagai Ketua Umum majelis pengasuh PPDU, Kiai Dimyathi merupakan Mursyid Jamaah Tarekat Qadiriyah wa Naqsyabandiyah. Posisi mursyid itu menggantikan kakaknya, KH Mustain Romly. "Kiai Dimyathi meninggalkan tujuh orang putra. Saat ini jenazah sedang perjalanan dari RS Airlangga ke ...

Musisi dan pencipta lagu Deddy Dores meninggal dunia

Radar Publik Rabu, 18 Mei 2016 Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Seorang musisi dan pencipta lagu Deddy Dores  meninggal dunia dalam usia 66 tahun pada Selasa (17/5) malam pukul 23.45 WIB. Deddy Dores meninggal di Rumah Sakit Internasional Bintaro karena sakit. Informasi yang dihimpun redaksi elshinta.com Rabu (18/5), Deddy Dores sebelum meninggal dunia sering mengeluh perut kembung dan ia juga ternyata sudah lama menderita penyakit jantung. Jenazah Deddy Dores yang mengorbitkan banyak artis seperti Nike Ardilla almarhum  saat ini disemayamkan di rumah duka Jalan Kasuari 11 no.18, Bintaro Jaya sektor 9, dan rencananya akan dimakamkan di Sumedang, Jawa Barat. Deddy Dorres tahun 90-an lagu ciptaanya banyak yang hits dan banyak digemari terutama yang dinyanyikan Niki Ardilla. (Red)

Ini dia masalah terumit Indonesia 'versi' Jokowi

Radar Publik Senin, 16 Mei 2016 Presiden Jokowi bertemu dengan diaspora di Korsel, Minggu (15/5) malam waktu setempat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan adanya lima masalah terumit yang dihadapi Indonesia. Masalah yang paling rumit adalah korupsi. Hal itu diungkapkan Presiden Jokowi saat menjawab pertanyaan peserta pertemuan Presiden dengan diaspora di Seoul, Minggu (15/5) malam waktu setempat. Presiden Jokowi menyebut korupsi adalah masalah paling rumit yang dihadapi Indonesia saat ini. Masalah kedua, adalah menyiapkan lapangan kerja. “Pengangguran di Indonesia meskipun dibandingkan dengan negara lain, Eropa di atas 25%-30%, kita memang 5,6 (persen) tetapi 5,6 itu kalau dikalikan 252 juta juga angka yang tidak kecil,” kata Presiden Jokowi kepada 1.300 diaspora yang memadati Crystal Ballroom, Hotel Lotte, Seoul. Yang ketiga, menyelesaikan kesenjangan yang kaya dengan yang miskin. “Ada gap dan gini ratio kita sekarang ini sudah cukup besar (0,4). Ini juga yang h...

Menteri Marwan minta kyai ikut awasi penggunaan dana desa

Radar Publik Minggu, 15 Mei 2016 Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar meminta para kyai dan santri untuk berpartisipasi dalam pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa guna memenuhi harapan masyarakat terhadap suksesnya pembangunan desa. Marwan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu (15/5), mengatakan Dana Desa adalah salah satu bukti komitmen pemerintah dalam membangun Indonesia dari pinggiran, sebagaimana Nawa Cita Presiden Jokowi. "Dengan Dana Desa, proses percepatan pembangunan nasional terletak di desa-desa. Banyak pihak yang sangat berharap desa-desa di Indonesia dapat berkembang melalui program tersebut," kata Marwan. Peran kyai dan tokoh agama, menurut dia, sangat dibutuhkan untuk andil dalam pembangunan nasional yang dicanangkan pemerintah. Termasuk turut serta mengawasi penggunaan Dana Desa di wilayah masing-masing. Keterlibatan para Kyai dalam mengawasi Dana Desa bisa dengan berperan aktif dalam mu...

Hilangnya Bangunan Cagar Budaya Rumah Radio Bung Tomo

Radar Publik Rabu, 11 Mei 2016 Pagar seng bercat hijau itu kini dipasangi garis kuning bertuliskan "Dilarang Melintas Garis Pol PP," dan di bagian pintu masuk ditempeli stiker bertuliskan "Pelanggaran Perda nomor 5 tahun 2005 tentang Pelestarian Bangunan dan Lingkungan Cagar Budaya". Saat mengintip ke dalam dari celah pagar seng, tidak terlihat bangungan apa pun berdiri di lahan seluas sekitar 2.000 meter persegi. Beberapa gundukan material bekas pembongkaran seperti batu bata dan kayu tampak dibiarkan teronggok di bagian tengah dan pinggir lahan. Itulah gambaran hilangnya bangunan cagar budaya Rumah Radio Bung Tomo, yang terletak di jalan Mawar nomor 10 Surabaya, yang telah telah rata dengan tanah sejak 3 Mei yang lalu. Jamilah salah seorang warga yang berjualan di seberang depan bangunan mengaku mengetahui, kalau rumah itu adalah cagar budaya. Namun dirinya tidak mengetahui sejak kapan bangunan bersejarah itu dirobohkan. "Sudah tahu kalau itu cagar b...

Bermodus Sewa Mobil, Pria Ini Perdayai Korban Hingga Puluhan Juta

Radar Publik Sabtu, 07-05-2016. Pasuruan - kejadian tgl 28/04/2016 Dengan bermodus sewa mobil pria asal ngawi ini Richadr Abraham (40) Nama panggilan Erik Membawa kabur mobil cary rental dengan nopol N 1490 VC warna Abu-abu dan uang senilai 56 juta rupiah Sebelumnya pria yang di sapa erik ini datang ke dusun gambiran kecamatan prigen kerumah pak Sampurno untuk meminjam uang 56.000.000.00 dan mobil suzuki cary untuk beralasan akan memproduksi jamur di kawasan jaten kec. Trawas kab. Mojokerto. Mobil tersebut akan digunakan untuk mengangkut bahan peralatan memproduksi jamur kata dari pak sampurno pada Radar Publik. Pada saat itu pak sampurno ini di iming-iming diajak bisnis mengelolah jamur dan pembibitan oleh saudara erik, sehingga pak sampurno mengeluarkan uang senilai Rp. 56.000.000.00. Tetapi kenyataannya uang tersebut dibawa lari dan juga mobil suzuki cary tersebut, Dicari ke daerah jaten trawas tersebut ternyata si erik itu mengontrak rumah, sehingga yang punya rumah jug...