Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2016

Presiden resmikan pengeluaran uang rupiah emisi 2016

Radar Publik Senin, 19 Desember 2016 11:11 WIB   Presiden Joko Widodo (kedua kiri) bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo (kiri), Menkeu Sri Mulyani Indrawati (kedua kanan), Seskab Pramono Anung (kanan) memberikan keterangan pers usai peluncuran uang rupiah kertas dan logam tahun emisi 2016 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (19/12/2016).(ANTARA/Yudhi Mahatma)  Mari kita semuanya bersama-sama menjaga martabat dan kedaulatan rupiah di Negara Kesatuan Republik Indonesia dan seluruh dunia Jakarta - Presiden Joko Widodo meresmikan pengeluaran dan pengedaran uang rupiah tahun emisi 2016 yang menampilkan sejumlah tokoh pahlawan nasional. "Di dalam setiap lembar rupiah kita tampilkan gambar pahlawan nasional, tari nusantara dan pemandangan alam Indonesia sebagai wujud kecintaan kebudayaan dan karakteristik bangsa Indonesia. Karena itu saya mengajak setiap insan di Tanah Air perlu terus mencintai rupiah dengan cara-cara yang nyata," kata Jokow...

Pecahan baru Rupiah resmi diluncurkan hari ini

Radar Publik Senin, 19 Desember 2016 09:40 WIB  | 6.297 Views Presiden Joko Widodo (kiri) bersama Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo (kanan) serta Menkeu Sri Mulyani Indrawati (tengah) secara simbolis meluncurkan uang rupiah kertas dan logam tahun emisi 2016 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Senin (19/12/2016). (ANTARA /Yudhi Mahatma) Jakarta - Bank Indonesia hari ini meluncurkan satu seri uang Rupiah Tahun Emisi (TE) 2016 yang terdiri dari tujuh pecahan uang kertas dan empat pecahan uang logam dengan gambar pahlawan. Peluncuran ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dalam sebuah acara di Jakarta yang dihadiri keluarga para pahlawan yang diabadikan dalam uang-uang baru itu. Pecahan-pecahan baru Rupiah adalah dalam nilai nominal Rp100.000, Rp50.0000, Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000, sedangkan untuk uang logam adalah pecahan Rp1.000, Rp500, Rp200, dan Rp100. Adapun para pahlawan yang di...

Presiden: Uang disimpan di luar negeri Rp11.000 triliun

Selasa, 06 Desember 2016 Presiden Joko Widodo Ayo berbagi! Radar Publik Presiden Joko Widodo mengungkapkan ada kurang lebih Rp11.000 triliun uang milik masyarakat dan perusahaan Indonesia yang disimpan di luar negeri. "Kalau ada yang ngomong tidak percaya, saya buka datanya sekarang. Kalau diperbolehkan karena tidak diperbolehkan. Yang tahu saya, Menkeu, Dirjen Pajak, itu aturan mainnya," kata Presiden saat berbicara dalam acara sosialisasi  amnesti pajak atau "tax amnesty" di Balikpapan, Senin (5/12). Presiden mengatakan uang yang disimpan di luar negari sangat besar, sedangkan APBN hanya sekitar Rp2.000 triliun saja. "Ini ada Rp11.000 triliun, bayangkan. Ngapain kita harus narik uang negara lain, uang kita sendiri ada, hanya mau atau tidak mau uang itu kita bawa ke dalam. tapi memang Syaratnya harus kita punyai agat yang memiliki uang merasa nyaman. membawa uangnya masuk," ungkap Jokowi di depan 3.000 peserta sosialisasi ...

Presiden Jokowi tunggu skema pembagian 9.000.000 hektar lahan

radar Publik Sampai sekarang belum ketemu jurusnya. Gimana yang sudah diberi juga tidak dijual, itu jurusan belum ketemu. Jadi saya stop dulu, jangan diberikan sebelum kita memiliki sebuah skema yang benar dalam pembagian itu." Jakarta - Presiden Joko Widodo mengatakan pembagian lahan seluas 9 juta hektar yang akan dibagikan kepada rakyat guna mendorong peningkatan produksi pangan nasional masih menunggu skema yang benar. "Sampai sekarang belum ketemu jurusnya. Gimana yang sudah diberi juga tidak dijual, itu jurusan belum ketemu. Jadi saya stop dulu, jangan diberikan sebelum kita memiliki sebuah skema yang benar dalam pembagian itu," kata Presiden saat acara pemberian penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara di Istana Negara Jakarta, Rabu. Presiden mengungkapkan pemerintah dalam satu setengah tahun ini telah mengumpulkan bahan lahan-lahan yang sudah mencapai 9 juta hektare tapi belum dibagi k...

Menteri LHK minta Program Kampung Iklim diperbanyak

Radar Publik Jakarta  - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya meminta jajarannya untuk bisa memperbanyak jumlah desa yang masuk Program Kampung Iklim (ProKlim) mengingat program tersebut menjadi bagian dari ketahanan iklim nasional. "Konsep dasar ketahanan iklim sudah diterapkan dengan baik melalui ProKlim. Kampung iklim sarana yang baik sebagai bagian ketahanan bangsa, tapi sayangnya baru sedikit sekitar 290-an, padahal jumlah total desa lebih dari 70.000 di seluruh Indonesia," kata Siti pada puncak Pekan Perubahan Iklim 2016 di Jakarta, Kamis. Sebelumnya ia mengatakan orientasi ketahanan iklim di Indonesia yang berarti juga merupakan ketahanan nasional yang menjadi tombak terdepannya ada di level keluarga, Rukun Tetangga (RT), hingga kampung atau desa. ProKlim mengimplementasikan adaptasi dan mitigasi yang dalam jangka panjang akan mengurangi tantangan dan biaya dalam menghada...

Kapolri: Lima orang lagi sudah ditangkap terkait bom Samarinda

Radar Publik Senin, 14 November 2016 Personel Brimob Polda Kaltim mengamankan lokasi ledakan bom di Gereja Oikumene Kecamatan Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur. Kapolri Jenderal Polisi Drs M Tito Karnavian menegaskan, jaringan dari pelaku pelemparan bom molotov di Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Loa Janan, Samarinda, Kota Samarinda, Kalimantan Timur pada Minggu (13/11), sudah diketahui. “Jaringannya sudah diketahui. Ada lima orang lagi sudah ditangkap dan sedang dilakukan pengembangan,” ungkap Kapolri usai memimpin upacara HUT Korps Brimob ke-71 di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (14/11). Menurut Kapolri, seperti diinformasikan melalui laman resmi Humas Polri, pelaku bom ini merupakan pelaku lama yang terlibat dalam kasus bom di Serpong dan bom buku beberapa waktu lalu, yang sekarang bergabung dengan Jamaah Anshorut Tauhid (JAT). Atas kejadian itu, Kapolri meminta masyarakat untuk tenang. Karena target pelaku bom di Samarinda, menurut dia...

Rem Blong, Mobil Elf Terperosok ke Jurang Pacet, 16 Penumpang Selamat

Radar Publik Minggu, 13 Nopember 2016 Jurang Pacet, 16 Penumpang Selamat Mojokerto - Sebuah mobil Elf nopol W 7964 AC terpelosok ke jurang sedalam 15 meter di Desa Sendi, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu (13/11/2016). Diduga mobil berpenumpang rombongan dari Gersik ini mengalami rem blong dan masuk jurang setelah menabrak dua mobil di depannya. Mobil Elf warna merah yang dikemudikan Ainul melaju dari arah Kota Batu menuju Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto melalui jalur alternatif Mojokerto-Batu, yakni jalur Cangar-Sendi. Sampai di lokasi kejadian, tiba-tiba mobil mengalami rem blong dan menabrak dua mobil yang ada di depannya. Yakni, Chevrolet nopol W 539 RI dan Honda Mobilio nopol L 1408 XC yang sedang berhenti karena di depannya terdapat mobil yang kampasnya terbakar. Setelah menabrak dua mobil yang parkir, mobil Elf sarat penumpang ini terpelosok masuk jurang Desa Sendi dengan posisi terbalik. Dari keterangan sopir, rombongan asal Gersik tersebut dari Cob...

Presiden Jokowi perintahkan Polri usut tuntas ledakan di Samarinda

Radar Publik Minggu, 13 November 2016 Presiden Joko Widodo memerintahkan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian untuk mengusut insiden ledakan diduga bom di Samarinda, Kalimantan Timur. "Tadi saya sudah mendapat laporan dari Kapolri, saya sudah perintahkan Kapolri untuk segera ditangani," kata Jokowi usai silaturahmi dengan peserta Rapat Pimpinan Nasional Partai Amanat Nasional di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu (13/11). Presiden Jokowi memerintahkan huhum ditegakkan secara tegas dan pelakunya diusut sampai tuntas. Ledakan diduga bom terjadi di depan Gereja Oikumene di Samarinda, Minggu siang pukul 11.30 WITA yang mengakibatkan sedikitnya empat orang terluka. Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Kalimantan Timur Kombespol  Fajar Setiawan mengatakan ledakan itu berasal dari sebuah tas diduga berisi bom molotov yang dilempar pelaku yang kini sudah ditahan di Markas Kepolisian Resor Kota Samarinda. Sementara itu mengenai gelar perkara kasus Basuki Tjahaja Purnam...

Ledakan terjadi di depan Gereja Oikumene di Samarinda

Radar Publik Minggu, 13 November 2016 Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Fajar Setiawan membenarkan adanya kejadian ledakan bom di Gereja Oikumene, Kelurahan Sengkotek, Samarinda Seberang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (13/11). "Benar tadi pukul 10.10 WITA telah terjadi ledakan bom, diduga bom molotov low explosive yang dilakukan oleh seorang laki-laki di tempat parkir Gereja Oukemene di Loa Janan Ilir, Samarinda, Kalimantan Timur", kata Kombes Pol Fajar Setiawan kepada Elshinta. Ia menuturkan, ledakan terjadi pada saat umat beribadah di gereja. Akibat kejadian ini jatuh korban empat anak kecil yang saat kejadian berada di lokasi parkir gereja. Selain itu, empat unit kendaraan motor rusak. Sementara pria yang diduga sebagai pelaku saat ini telah diamankan dan dibawa ke Polresta Samarinda untuk dilakukan pemeriksaan. Hingga saat ini pihaknya masih menunggu dari pihak Reserse terkait motif pelemparan bom molotov tersebut. (Red)

Presiden Jokowi buka Rapimnas I PPP

Radar Publik Minggu, 13 November 2016 Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Rapimnas I Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Tahun 2016 di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur, Minggu (13/11) siang. Presiden Jokowi yang mengenakan kemeja batik lengan panjang tiba di lokasi acara sekitar pukul 13.00 WIB. Setibanya di lokasi acara Presiden Jokowi disambut oleh Ketua Umum PPP HM Romahurmuziy. Tampak hadir dalam acara tersebut Sekjen PPP Arsul Sani, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Mendagri Tjahjo Kumolo. Selepas membuka acara PPP di Pondok Gede Jakarta Timur, Presiden Jokowi juga dijadwalkan menghadiri silaturahim dengan peserta Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Amanat Nasional (PAN) di Hotel Bidakara Pancoran Jakarta Selatan, seperti dikutip Antara. Sebelumnya Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi menjelaskan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Rapat Pimpinan Nasional I berlangsung 13-14 November 2016. "Muna...

Presiden ingatkan agar kaum mayoritas lindungi minoritas

Radar Publik Sabtu, 12 November 2016 Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan agar kaum mayoritas di Indonesia melindungi kaum minoritas sebaliknya mereka yang minoritas menghormati mereka yang mayoritas. Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam acara bertajuk Silaturahmi Nasional (Silatnas) Ulama Rakyat "Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa" yang dihadiri ribuan orang termasuk para ulama, habaib, dan kiai di Ecovention, Ancol, Jakarta, Sabtu (12/11). "Saling menghargai, saling menghormati, sebab kalau tidak, tidak akan sambung," katanya, seperti dikutip Antara. Upaya saling hormat dan menghargai itulah yang disebutkannya akan mendatangkan kedamaian di Tanah Air. "Kita selalu ingin menikmati indahnya kedamaian, indahnya persaudaran di tengah keberagaman kita, karena ini anugerah Allah kepada kita," katanya. Hal serupa sempat disampaikan Presiden sehari sebelumnya saat memberikan pengarahan kepada para prajurit marinir di Cilandak, Jakart...

Demonstran bakar sampah untuk tarik perhatian media

Radar Publik Jumat, 4 November 2016 Demonstran bakar sampah untuk tarik perhatian media Massa unjuk rasa membakar sampah di sekitar Patung Kuda Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, jumat. Jakarta Demonstran yang terkonsentrasi di depan Patung Kuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, kembali berorasi sambil membakar beberapa tumpukan sampah plastik. Sampah-sampah plastik itu dikumpulkan peserta aksi di tengah jalan kemudian disulut api sehingga terbakar dan memunculkan asap di sekitar lokasi. Seseorang pemimpin aksi yang berorasi dari atas mobil bak terbuka memerintahkan pengunjukrasa membakar sampah untuk menarik perhatian media-media internasional. "Bakar sampahnya saja, biar diperhatikan media-media internasional. Jakarta saat ini sedang dilihat seluruh dunia," kata dia. Setelah asap mengepul, dia melanjutkan berorasi dengan mengatakan mereka siap menginap jika diperlukan, namun sebagian demonstran kelelahan dan memilih duduk sambil membac...

Kejaksaan negeri sudoarjo'lamban' dalam menangani laporan warga tertindas

Radar Publik Sidoarjo -  Kasus program prona tahun 2016 di desa dukuh sari kec jabon kab sidiarjo di perkurakan berbuntut panjang. Peserta prona pada kuota 1(pertama) sebanyak 200 bidang wajib membayar adminitrasi hampir satu juta. Menurut kades dukuh sari pada saat di konfirmasi oleh wartawan radar publik membenarkan. Namun para perserta prona d wajibkan bayar adminitrasi sebesar 400 000 rbu rupiah untuk biaya pronanya dan di tambah 400 000 rb rupiah untuk biaya lain lainnya. Jadi total keseluruhan pada program prona pada kuota pertama peserta harus nembayar penuh Rp 800 000.terlepas dari kuota pertama desa dukuh sari kec jabon mendapatkan tambahan kuota lagi sebanyak 90 bidang pada kuota ke 2 dab pd kuota ke 3 sebanyaj 50 bidang dan pada kuota ke4 ds dukuh sari sebanyak 40 bidang. Namun sayang dari tambahan kouta sebanyak 180 bidang oleh panitia di pergunakan untuk membodohi peserta prona. Para peserta prona di kenakan biaya adminitrasi berfariasi. Dari 1 500 000 hingga 3...

Di Duga Anggota Polsek Trawas lakukan Pungli Dengan Modus Raziah Motor Anak Sekolah

Radar Publik Trawas/15/10/2016. Mojokerto - Dua anggota polsek trawas membawa mobil patroli sabara melakukan raziah motor anak sekolah di kawasan puncak trawas. Beberapa warga beberkan kepada Radar Publik bahwasannya di kawasan jalan masuk puncak trawas tersebut sering anggota polsek trawas merazia motor anak sekolah yang sedang beristirahat di kawasan itu tuturnya. Setelah mendapat tangkapan lalu anak sekolah di giring ke kantor polsek dan yang teraziah disuruh menghubungi keluarganya untuk mengambil motor dan tak jarang di mintai uang tebusan pengambilan motor- motor tersebut. Saat wartawan Radar Publik melintas dikawasan tersebut memergoki ada dua oknum anggota polsek trawas membawa mobil sabara dan meraziah anak sekolah yang nongkrong di jalan masuk vila puncak trawas, motor yang teraziah di bawa entah kemana dan dua anak sekolah itu di masukan mobil sabara tersebut, sempat kami tanya salah satu polisi tersebut, ada apa pak??.. Jawabnya salah satu polisi tersebut Raziah ...

Pengantin ini rela payudaranya di grayang para undangan

Radar Publik - Sebuah rekaman tak biasa menghebohkan dunia maya Rekaman tersebut berasal dari pengantin baru di China Dilansir Dailymail, pengantin wanita tersebut memungkinkan para tamu untuk meraba-raba bagian sensitifnya selama resepsi pernikahan. Kabarnya ini dilakukan untuk mengumpulkan uang bulan madu. Video tersebut dikatakan telah direkam di China utara menunjukkan banyak laki-laki berbaris. Mereka membayar lalu meraba-raba sang 'pengantin' selama perayaan pernikahan. Dana yang terkumpul dilaporkan kemudian digunakan untuk membayar bulan madu pasangan tersebut. Namun, identitas wanita tersebut belum diketahui. Dan beberapa dari kemudaian banyak netizen mengatakan bahwa video tersebut bukanlah pengantin. Meskipun ia mengenakan gaun mewah tapi sebenarnya rekaman tersebut diambil di Thailand. Rekaman tersebut merupakan aksi di klub kabaret malam yang penuh dengan wisatawan China. Rekaman tersebut memperlihatkan para tamu memberikan uang sebe...

Presiden datangi Kemenhub, ingatkan semua instansi hentikan pungli

Radar Publik Selasa, 11 Oktober 2016 Jakarta - Presiden Joko Widodo memperingatkan seluruh kementerian dan instansi agar menghentikan segala bentuk pungutan liar terutama yang berkaitan kepada pelayanan kepada masyarakat. "Stop yang namanya pungutan liar terutama kepada yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat. Tangkap dan langsung pecat pegawai yang melakukan pungli," kata Presiden Joko Widodo kepada pers saat mengunjungi Kementerian Perhubungan, di Jakarta, Selasa. Presiden melakukan kunjungan mendadak ke Kementerian Perhubungan terkait kasus tangkap tangan dugaan pungutan liar perizinan di kementerian tersebut. Presiden mengatakan, pemerintah akan terus melakukan penertiban dan penangkapan kepada semua pihak yang melakukan pungli kepada masyarakat. "Sekali lagi saya tegaskan stop yang namanya pungutan liar dan saat ini sudah ada yang namanya operasi pemberantasan pungli," tegas Presiden. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan a...

BNN: Wartawan berperan cegah narkoba

Radar Publik Selasa, 04 Oktober 2016 Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara Sumirat Dwiyanto mengatakan wartawan berperan penting dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di daerah itu. "Dukungan kawan-kawan media luar biasa, masyarakat dengan sukarela aktif berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan pencegahan dan pemberantasan," kata Smuirat usai serah terima jabatan Kepala BNNP Sulawesi Utara (Sulut), di Manado Senin. Serah terima jabatan BNNP Sulut dari Kombes Pol Sumirat Dwiyanto kepada Brgjen Pol Charles Ngili berlangsung sederhana dihadiri kepala BNN kabupaten dan kota di Sulut. Sumirat mengatakan selama bertugas di Sulut satu tahun tujuh bulan dan 20 hari, mendapatkan dukungan luar biasa dari masyarakat, pemerintah dan kawan-kawan pers. Berkat dukungan tersebut pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik dan lancar. "Tanpa dukungan kawan-kawan pers, seluruh pemangku kepentingan, peker...

SERING KENA BLACKLIST PT GUNA KARYA NUSANTARA(GKN) MALAH JADI PEMENANG TANDER PROYEK RAKSASA DI KAB PASURUANSERING KENA BLACKLIST PT GUNA KARYA NUSANTARA(GKN) MALAH JADI PEMENANG TANDER PROYEK RAKSASA DI KAB PASURUAN

Pasuruan Kab:Radar Publik News **pembangunan proyek raksasa di kabupaten pasuruan dalam paket pengadaan gedung Dinas Kesehatan Kab pasuruan yang di louncing pada tanggal 30 maret hinnga tanggal 5 april 2016 di menangkan oleh PT pendatang baru dari kota kembang bandung (PT GUNA KARYA NUSANTARA) Peket lelang yang di luncurkan oleh ULP Kab Pasuruan Senilai Rp 18.792.567.200,00 tersebut dalam kontesnya tak satupun penyedia barang dan jasa mengikuti dalam pelaksanaan lelang kecuali PT GUNA KARYA NUSANTARA.Entah apa yang menjadi penyebab dari wajah wajah lama penyedia barang dan jasa tak mengikuti kontes lelang yang berlansung di Unit Lelang Pengadaan (ULP) Kab Pasuruan.......Apakah  mereka takut tak bisa memenangkan tander proyek raksasa ataukah mereka kurang anggaran modal untuk mengerjakan ataukah mereka sudah menduga kalau pelaksanaan lelang paket proyek Pengadaan Gedung Dinas Kesehatan Kab Pasuruan Bakal ada kong kali kong sudah ada konfirasi  antara Panitia ULP dengan PT ...

Bangsat : Kyai Gadungan Pengganda Uang Bunuh Dua Santrinya, Motifnya karena Ini…

Radar Publik 25 Sep. 2016 Cerita di balik keahlian Dimas Kanjeng Tata Pribadi yang mampu menggandakan uang bukan hal baru. Tahun 2014, JPNN.com telah melaporkan beberapa orang yang mengaku menjadi korban karena percaya keahlian Dimas Kanjeng. Para korban mengaku diperdaya setelah uang yang disetor dan diminta kembali tak terwujud. Namun bukan kasus penipuan yang membuat Dimas Kanjeng ditangkap polisi. Melainkan dugaan pembunuhan terhadap dua santrinya. Dua korban itu adalah Ismail Hidayah dan Abdul Ghani. Seperti apa motifnya? Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, penetapan tersangka Dimas Kanjeng lantaran dia diduga sebagai otak pembunuhan mantan anggota padepokan, Abdul Ghani yang motifnya adalah persaingan bisnis di padepokan yang berupa perekrutan santri. Menurut Argo, Abdul Ghani telah merekrut melebihi jumlah santri yang sudah direkrut Taat Pribadi. Diduga, Taat Pribadi takut kalah pamor. Dengan begitu, dia menghubungi Abdul Ghan...

Kanjeng Dimas Ditangkap Satreskrim Polda Jatim

Radar Publik PROBOLINGGO - Kanjeng Dimas Di tangkap Satreskrim Polda Jatim. September 22/2016 Dimas Kanjeng Taat Pribadi Dan Pengikutnya Ditangkap Polisi Polemik penggandaan uang berkedok santunan anak yatim yang dilakukan Padepokan Kanjeng Dimas Taat Pribadi Probolinggo akhirnya digerebek Polisi dari Satuan Reskrim Polda Jawa Timur pada Kamis pagi, 22/09/2016. Untuk pengamanan, Polisi mengerahkan 2 Satuan Setingkat Kompi bersenjata api lengkap. Penggerebekan ini disambut antusias oleh para korban penipuan Mas Kanjeng, selaku pimpinan padepokan di Desa Wangkal, Gading, Probolinggo. Modus penipuan yang dilakuan Mas Kanjeng sangat rapi. Pertama dia melakukan aksi tipuan sulap melalui rekaman video sedang menggandakan uang, lalu video tersebut disebar ke masyarakat dan mengklaim bahwa dirinya diberi ilmu ganda uang dari Tuhan. Bagi masyarakat yang ingin uangnya digandakan, harus membayar mahar untuk menyantuni anak yatim yang dikelola Padepokan. Uang mahar dibayar tiap b...

Mario Teguh melayangkan somasi kepada adik kandungnya

Radar Publik Selasa, 20 September 2016 Jakarta - Motivator Mario Teguh melayangkan somasi pada adik kandungnya, Permata Kumara Teguh, karena ikut membuat pernyataan soal Ario Kiswinar yang mengaku sebagai anak kandung Mario. "Dia ikut membuat pernyataan seolah-olah tahu persis Kiswinar adalah anak Pak Mario. Padahal yang tahu sebenarnya pasti salah satu, kalau tidak Mario, ya ibunya Ario," kata Vidi Syarief, kuasa hukum Mario Teguh, saat dihubungi di Jakarta, Selasa. Selain Permata Kumara Teguh, somasi juga dilayangkan kepada Deddy Corbuzier dan Ario Kiswinar. Pengakuan Ario Kiswinar bahwa Mario Teguh adalah ayah kandungnya ditayangkan di program "Hitam Putih Trans 7" yang dibawakan oleh Deddy Corbuzier. Vidi mengemukakan pihaknya mengundang ketiga orang itu untuk mediasi di kantor Elza Syarief Law Office, Jakarta. "Kiswinar dan Kumkum (sapaan Permata) tanggal 22 (September), kalau Deddy tanggal 23 (September)," lanjutnya. Namun, sampai sa...

Ribuan warga Surabaya ikuti rekonstruksi perobekan bendera Penjajah

Radar Publik Minggu, 18 September 2016 Presiden Joko Widodo menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2016 "Semangat Kepahlawanan adalah Jiwa Ragaku", didampingi para Menteri Anggota Kabinet Kerja di Lapangan Tugu Pahlawan, Surabaya, - Ribuan warga Kota Surabaya akan mengikuti acara rekonstruksi perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato (sekarang Hotel Majapahit) yang digelar Pemerintah Kota Surabaya dan sejumlah komunitas pada Senin (19/8). Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya Wiwiek Widayati, di Surabaya, Minggu, mengatakan acara yang bertajuk Surabaya Merah Putih ini akan melibatkan seluruh lapisan elemen masyarakat, mulai dari veteran, pelajar, hingga berbagai komunitas. "Agenda historikal seperti ini merupakan salah satu sarana edukasi bagi pelajar yang masih muda," katanya. Menurut dia, ini kali ke-dua Pemkot beserta berbagai komunitas akan merekontruksi sejarah 71 tahun silam perobekan bendera di Hotel Yamato....

LSM Dan Kontraktor Lurug Kantor ULP Kota Pasuruan

Radar Publik Pasuruan - Ketidak transparanan ULP Pemerintah kota Pasuruan membuat sejumlah LSM dan kontraktor Kota Pasuruan menjadi geram. Mereka mendatangi Kantor Ketua  ULP yang berada di kantor Walikota Kota Pasuruan  jalan Pahlawan. Mereka menduga ada kongkalikong dalam proses lelang yang memenangkan kontraktor tertentu sebagai pemenang lelang. Ditemui di ruang ULP Pokja 1 oleh Agus Sudarmanto para kontraktor dan LSM menanyakan perihal dugaan konfirasi terkait proses lelang yang tidak transparan tersebut.     Agus Sudarmanto Pokja 1 melarikan diri saat dikonfirmasi oleh beberapa awak media dan berkelit jika proses dalam pelaksanaan lelang tersebut  sudah sesuai dengan prosedur. " Kita tidak berwenang memberikan kopi data tersebut," jawab Agus saat ditanya mengenai berkas pelaksaan lelang tersebut. Agus mengaku sudah melaksanakan tugas sesuai aturan. Namun saat ditanya lebih lanjut oleh awak media, Agus lalu bergegas pergi melarikan diri. "Rupanya p...

Presiden kunjungan kerja ke Provinsi Jawa timur

Radar Publik Rabu, 14 September 2016 Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur, dengan sejumlah agenda. Presiden Jokowi lepas landas menuju Kabupaten Sidoarjo, Provinsi Jawa Timur dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur pada pukul 08.50 WIB, Rabu (14/9). Rencananya Presiden melaksanakan sejumlah agenda di antaranya menyaksikan Demo Penembakan Senjata Strategis TNI AL lalu menuju Geladak Heli KRI Banjarmasin 592, kemudian menuju Puslatpurmar 5 Baluran, Karang Tekok, Kabupaten Situbondo. Presiden kemudian akan meninjau Program Makanan Tambahan di TPI Kampung Landangan Pesisir, Kecamatan Kapongan, Kabupaten Situbondo, dan meninjau Rumah Pemulihan Gizi, Kabupaten Situbondo. Selain itu Presiden juga dijadwalkan untuk menyaksikan pendaratan marinir dari Menara Tinjau di Pantai Pendaratan Banongan, Asem Bagus, Kabupaten Si...

CV. Sumber Tirta Wonokoyo Kec. Sukodono Jual Air Dari Aliran Sungai Setempat bukan Dari Pandaan

 Radar Publik Sidoarjo - Penjualan air tangkian oleh CV. SUMBER TIRTA di desa wonokoyo kec. Sukodono kab. Sidoarjo, Ternyata air tersebut oleh pihak CV. Diduga diambilkan air dari sungai setempat. Pengambilan air tersebut dari aliran sungai setempat yang disedot memakai mesin jensed/diesel dan di alirkan ke sumur, kemudian air disaring dan dimasukan mobil tangki di setor ke beberapa wilayah. Saat di konfirmasi oleh Radar Publik melalui fia tlpn, pihak perusahaan ia bilang "sikahkan diangkat saja mas beritanya yang penting saya sudah ijin katanya kepada Radar Publik" Air tersebut di jual ke pabrik-pabrik dan dengan alibi bahwasanya air tersebut dari air sunber pandaan padahal kenyataanya air tersebut bukan dari air pamdaan melainkan air dari aliran sungai setempat kata narasumber yang minta di sembunyikan namanya. (Nyoto/Tim)

Aa Gatot Brajamusti Perkosa Citra Sejak Usia 16 Tahun, Lapor ke Polda Metro Jaya

Citra didampingi kuasa hukumnya memberikan keterangan pers usai melaporkan Aa Gatot ke Polda Metro Jaya. Foto Yudha/pojoksatu Radar Publik JAKARTA – Aa Gatot Brajamusti kembali bermasalah dengan hukum. Kali ini seorang wanita cantik bernama Citra (26) melaporkan Ketua PARFI itu ke Polda Metro Jaya. Aa Gatot diduga memperkosa Citra sejak usia 16 tahun. Korban mengaku diperkosa Aa Gatot Brajamusti selama 4 tahun, mulai 2007 sampai 2011. Korban ditemani kedua pengacaranya Sudharmono Saputra dan Rhony Sapulette melaporkan Aa Gatot ke Sentra Peayanan Kepolisian (SPK) Polda Metro Jaya, Kamis malam (8/9/2016) “Kejadian tahun 2007. Saat itu masih diberumur 16 tahun 10 bulan,” kata Sudharmono di Polda Metro. Sudharmono mengatakan, kejadian itu dilakukan berulang-ulang hingga tahun 2011. Modus yang dilakukan terlapor yaitu disuruh mengkosumsi aspat yang dikatakan sebagai makanan malaikat. Rupanya aspat adalah narkoba jenis sabu. “Ini tidak manusiawi, tekanan narkoba berupa sabu, ek...

Negara lain sangat kagumi Pancasila

Radar Publik Kamis, 8 September 2016 Jakarta - Wakil Ketua MPR, Mahyudin, mengatakan, negara lain sangat mengagumi Pancasila karena mampu menyatukan rakyat berbeda-beda menjadi satu dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Negara lain sangat mengagumi Pancasila. Jadi saya ingatkan kepada para anak muda Indonesia, banggalah kepada nilai bangsa sendiri," katanya, dalam sosialisasi Empat Pilar MPR, di Universitas Malahayati, Lampung, seperti dilansir keterangan tertulis, Kamis. Mahyudin mengatakan, masyarakat Indonesia jangan terlalu mengagungkan nilai-nilai bangsa lain, dan pahamilah Pancasila hingga timbul cinta agar mampu menjalankannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, ia mengatakan, sosialisasi Empat Pilar yang sedang gencar diselenggarakan di berbagai daerah, adalah amanah UU Nomor 17/2014 tentang MD3. "Pemahaman tentang Pancasila dan nilai luhur bangsa lainnya sangatlah penting dalam hal ini sehingga diamanatkan dalam UU. Target sosialisasi ada...

Catatan Sejarah Pertambangan di Banyuwangi

Catatan Sejarah Pertambangan di Banyuwangi: 1. Sebelum ditetapkannya kawasan Tumpang Pitu, Banyuwangi, sebagai objek vital nasional sesuai dengan SK Menteri KESDM No. 631 k/30/MEM/2016, tertanda tangan pada 16 Februari 2016, perampokan dan penjarahan Sumber Daya Alam di Banyuwangi sebenarnya telah dimulai dari sejak tahun 1990-an. Hal ini ditandai dengan masuknya PT Hakman Metalindo ke kawasan Taman Nasional Meru Betiri pada tahun 1995-1996. 2. PT Hakman Metalindo mendapatkan ijin Kuasa Pertambangan dari ESDM di Kabupaten Jember dan Banyuwangi dengan luas eksplorasi 62.586 ha. Dalam kegiatan eksplorasinya PT Hakman Metalindo bekerja sama dengan Golden Valley Mines N.L, sebuah perusahaan asal Asutralia. Dalam catatan JATAM 2012, disebutkan bahwa PT Hakman Metalindo telah menyebabkan kawasan jati di daerah tersebut kering kerontang. 3. Pada tahun 2000, PT Hakman Group mengajukan Kontrak Karya Pertambangan kepada Pemda Jember dan Banyuwangi. Selanjutnya, PT Jember Metal dan PT Banyuw...