Langsung ke konten utama

TMMD Ke 106 Tinggalkan Kesan Yang Sangat bermanfaat Bagi Warga Kupang

Radar Publik
SIDOARJO.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-106 di Desa Kupang, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, meninggalkan kesan yang Baik dan tentunya sangat bermanfaat bagi warga desa kupang

Saduki juga teringat pada waktu bekerja dan juga ngopi bareng bersama anggota Satgas TMMD. Hal ini disampaikan oleh Saduqi pada Saptu 2 Nopember 2019.

“Dengan  TMMD Ke 106 yang telah ditutup pada Rabu 30 Oktober 2019 di Alun alun sidoarjo ini sangat banyak kesan yang saya peroleh dan pengalaman pribadi bersama warga dan Satgas TMMD,"Ucap Saduqi.

Anggota satgas TMMD dari Koramil 08 Jabon Sertu Atim Suwito mengatakan, kegiatan TMMD sejalan dengan motto prajurit TNI.

“Menurut saya, program TMMD Ke 106 TA 2019 Kodim 0816 Sidoarjo yang sudah Ditutup ini memang kegiatan yang sangat positif. Jadi, sesuai dengan motto kami, bahwa TNI dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat,” ucap Sertu Atim Suwito.

Dan juga di sampaikan oleh Serka Munib ,S Anggota Koramil 08 Jabon Setelah TMMD selesai, Serka Munib sangat berharap, masyarakat dapat menjaga dan merawat hasil TMMD ke 106 tersebut dan kegiatan seperti ini sebisa mungkin tetap berkelanjutan tiap tahunnya," Ucapnya.

Sementara Sunanik tuan rumah yang ditempati oleh anggota satgas TMMD 106, ibu Sunanik (40),Kupang kidul warga Desa Kupang  Kecamatan Jabon kepada Team media  mengatakan, “Rumah biasanya sepi jadi ramai dengan adanya Anggota SatgasTMMD sekali sekali, kita bisa tukar informasi dan ngobrol. Kita tidak keberatan rumah ditiduri anggota satgas. Kami sangat berterima kasih bisa menampung bapak-bapak TNI yang bekerja membangun kami,” ucap Sunanik Kupang kidul.(Zeey).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...