Langsung ke konten utama

Konggres I Analis Pertahanan Negara Kemhan

 Radar Publik
Jakarta

Konggres Analis Pertahanan Negara I diikuti oleh  Anggota Analis Pertahanan Negara (APN)  Kementerian Pertahanan  dilaksanakan di Wisma Bakti Pertiwi  Kemhan Cisarua Bogor hari ini kamis s.d Jumat ( 21-22) yang dibuka dan dihadiri oleh Ketua Drs. Koesnadi M.Sc didampingi Sekretaris Alwin SE, M.Sc mengatakan bahwa Konggres I ini dilaksanakan dalam  rangka pembahasan dan finalisasi ;Organisasi Profesi Jabfung APN; Naskah Akademik Tunjangan Jabfung APN; Konsep Prepres tentang Jabfung APN dan Evaluasi Permen PAN dan RB Nomor 7 Tahun 2019 tentang Jabfung APN.
 Konggres ini sebagai ajang  diskusi dan forum berkaitan tindak lanjut  penyelesaian berbagai peraturan dan legalitas dengan keberadaan fubgsional APN saat ini hal ini sejalan  dengan pidato Presiden Joko Widodo.  Keberadaan Jabatan Fungsional APN di Kemhan yang sudah berjalan dua tahun sampai saat ini masih belum optimal dikarenakan belum ditetapkan Kepres tentang Tunjangan Jabatan Fungsional APN  sehingga Fungsional APN sampai saat ini belum mendapatkan Tunjangan Jabatan.


Konggres ini mendorong Kemhan untuk segera memproses Kepres tunjangan jabatan APN.

Dalam Konggres ini juga diwacanakan  agar ditambahkan jabatan APN Utama, yang saat ini baru sampai dengan APN Madya. Disadari bahwa  untuk menambah APN Utama harus ada perubahan Permenpan dan Permenhan yang ada yang saat ini mengatur sampai dengan APN Madya untuk menjadi APN Utama membutuhkan waktu dan pemikiran yang signifikan serta kinerja dan kompetensi yang strategis. (sitho).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...