Langsung ke konten utama

Satgas TMMD Hari Libur Tetap semangat Demi Penyelesaian Program

Radar Publik
Sidoarjo,

Tanggal Merah pun tidak jadi masalah buat Satgas TMMD Ke 106 tetap Jalan terus karena pembenahan jalan yang harus ditinggikan di Desa kupang kecamatan jabon kabupaten sidoarjo  yang dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 0816)sidoarjo jalan harus segera ditinggikan. Karena terdapat beberapa titik jalan yang rentan terendam banjir seperti yang pernah terjadi pada waktu musim hujan.

Komandan Kodim 0816/sidoarjo  Letkol lnf Muhammad lswan Nusi S.H, Pada Minggu (13/10/2019) mengatakan, dalam pembukaan jalan baru sepanjang 300 M dan lebar 5M,  sehingga jalan yang baru dibuka rentan terendam banjir serta peninggian Jalal juga perbaikan gorong gorong.

“Makanya kita berinisiatif perlu meninggikan di beberapa titik jalan yang rentan banjir itu. Salah satunya dengan cara menambah atau menimbun dengan tanah, supaya posisi jalan menjadi tinggi dan akhirnya bisa terhindar dari banjir terutama pada saat musim hujan,” katanya.

Ditambahkan Oleh Serma Puji Suyanto pada waktu piket di Posko TMMD Ke 106  menyampaikan terkait rencana peninggian badan jalan ini, pihaknya perlu koordinasikan terlebih dahulu dengan Dinas PUPR Kabupaten sidoarjo yang sudah ditentukan lokasinya

Makanya meskipun Tanggalnya Merah Satgas TMMD Ke 106 tetap semangat mengerjakannya termasuk untuk pembangunan jembatan,dan Kitakan kan tidak terlalu memahami teknisnya seperti apa agar jalan dan jembatan bisa berfungsi maksimal dan nantinya tetep kita tetap juga dengan pelaksana yang ada di Sasaran,” terang Serma Puji Suyanto.(Zeey/Waji).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...