Langsung ke konten utama

Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Gerai Sidoarjo Bagikan Bantuan .

Radar Publik
Sidoarjo

Memulai program TMMD KE 106 TA 2019, Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Maal Hidayatullah (BMH) Gerai Sidoarjo bersama  TNI dalam TMMD Ke 106 membagikan bantuan 1 unit Sepda Motor Suzuki untuk Guru ngaji yang tidak mampu Ust Subandi warga Desa Kupang kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo dan juga Berkan Bantuan 100 Alquran dan zus Amma untuk Musollah musollah dan surau Alquran nya yang sudah usang serta obat obat


Medisuntuk Baksos pengobatan 1000 fakir miski secara massal   Dan Drs Muhammad Yasin mengapresiasi kepada TNI pada Awal TMMD pada Rabu 02 oktober 2019 adapun bentuk bantuan Santunan tersebut dibagikan secara langsung kepada seluruh penerima manfaat melalui TMMD KE 106 Desa kupang dan Acara yang diadakan bertempat di lapangan Desa Dukuh Sari Kecamatan Jabon kabupaten sidoarjo
Dan Babinsa Ramil 08 Sertu Sugiono menyampaikan Program Bantuan dan Pendayagunaan dari BMH Gerai Sidoarjo Sugiono mengungkapkan sangat berterima kasih kepada pihak Tabassum Emde yang sudah bekerja sama dengan BMH untuk menyelenggarakan kegiatan yang positif tersebut. "Semoga para ibu-ibu penerima manfaat pengobatan dan musollah tersebut bisa sedikit terbantu untuk yang butuhkan. Semoga bermanfaat,"ujarnya.

Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh ibu-ibu dari Desa kupang saja akan tetapi ada juga yang berasal dari desa lainya  "Alhamdulillah, terima kasih saya ucapkan kepada BMH yang sudah peduli kepada kami warga Kupang khususnya. Sekali lagi terima kasih, semoga tahun depan bisa diadakan kembali," ungkapnya.(Zeey/Tris).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...