Langsung ke konten utama

Forkopimka Sambut Ramadhan, Bersama Wabup dan Via Vallen Buka Bazzar Ramadhan

Radar Publik

Sidoarjo - Forkopimka kecamatan Tanggulangin Kabupaten sidoarjo menghadiri kegiatan Bazzar Ramadhan di Desa Kalitengah kecamatan Tanggulangin yang dibuka oleh Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin bersama penyanyi dangdut Via Vallen,pada  Minggu sore, (5/5). Bazzar tersebut diselenggarakan oleh Via Vallen pedangdut asal Sidoarjo. Tempatnya berada di Jalan Raya Tanggulangin Desa Kalitengah Kecamatan Tanggulangin. Bazzar tersebut untuk menyambut bulan suci Ramadhan.

Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin berharap Bazzar seperti ini dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan Ramadhan. Selain itu pelaku UMKM Sidoarjo dapat memanfaatkan stan yang tersedia untuk menjual produknya.

"Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan masyarakat, dimanfaatkan oleh teman-teman UMKM untuk bisa berdagang disini,"ucapnya.

Wabup mengatakan kebutuhan masyarakat selama Ramadhan semakin bertambah. Seperti kebutuhan menu untuk berbuka puasa maupun kebutuhan pakaian untuk lebaran. Oleh karenanya H. Nur Ahmad Syaifuddin yakin Bazzar seperti ini akan ramai pengunjung.

"Mudah-mudahan ini mendapat antusiasme masyarakat,"harapnya.

Via Vallen berharap Bazzar Ramadhan Kalitengah dapat membantu perekonomian masyarakat Tanggulangin selama bulan Ramadhan. Masyarakat dapat menjual berbagai kebutuhan bulan Ramadhan. Kurang lebih ada 37 stan yang tersedia. Terdapat juga stan makanan untuk berbuka puasa.

"Nantinya juga ada arena bermain untuk anak-anak,"ucap Via.

Via katakan Bazzar Ramadhan Kalitengah dibuka selama satu bulan selama Ramadhan. Mulai hari ini tanggal 5 Mei sampai 5 Juni 2019. Namun ada rencana dikembangkan apabila  masyarakat antusias mengunjungi Bazzar Ramadhan Kalitengah.

"Saya pingin lihat dulu respon masyarakat disini seperti apa, kalau memang responnya bagus, inshaalloh bakal dibangun permanen,"ujarnya.

Dan Camat Tanggulangin berharap Semoga Bazzar ini menjadi penyemangat serta contoh bagi Desa Desa atau UMKM Lainya kususnya diwilayahnya ungkap Camat Didik Wudoyoko.
Danramil 0816/06 Kapten lnf Karyo Edi menyampaikan Di awal hinga berakinya acara tetep dalam kondisi lancar dan aman Ucap Karyo Edi. (Zeey/Git) (Nyoto)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...