Langsung ke konten utama

Babinsa koramil 0816/16 waru komsos dengan security di berbek industri waru

Radar Publik
Sidoarjo

Babinsa Koramil 0816/16 Waru Kodim 0816 Sidoarjo Peltu Yossi dan Serka Mahmud Komsos dengan Security di kawasan berbek industri kecamatan Waru Sidoarjo.(16/05/2019)

Dalam kesempatan tersebut, Peltu Yossi yang sehari-hari sebagai babinsa kepuhkiriman dimana merupakan salah satu desa yang berada di kawasan industri menyampaikan tentang pentingnya upaya dalam memelihara dan meningkatkan keamanan lingkungan terutama di kawasan industri.

Keamanan lingkungan tidak terlepas dari peran masyarakat dalam hal ini para buruh atau karyawan pabrik dalam menjaga dan memelihara keamanan tersebut. TNI dan Polri adalah Institusi yang berperan dalam hal keamanan, namun tidak akan maksimal tanpa keterlibatan dan peran aktif buruh dan masyarakat.

Serka mahmud mengamini hal tersebut dan berkomentar bahwa "tentunya untuk menciptakan kemanan dan ketertiban di lingkungan kita, diperlukan kesadaran serta partisipasi dari semua lapisan masyarakat, bukan hanya menjadi tanggungjawab para aparat keamanan saja. Kegiatan semacam ini merupakan bentuk tanggung jawab dan tugas kami sebagai Babinsa, guna senantiasa membantu menciptakan situasi di wilayah binaan untuk tetap kondusif".jelasnya.

Saudara hendrik selaku koordinator security mewakili rekannya mengucapkan "Terima kasih Pak Babinsa, atas pengarahan dan masukan yang diberikan kepada kami, semoga ke depan kami akan lebih dapat meningkatkan keamanan dan ketertiban di lingkungan kami kawasan berbek industri waru"kata Security secara serempak. (Red)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...