Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2017

Polres metro Jakbar ringkus Ridho Rhoma terkait narkoba

Radar Publik Sumber Elshinta JAKARTA - Petugas Polres Metro Jakarta Barat (Polrestro Jakbar) meringkus musisi Ridho Rhoma atas dugaan kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu. "Kami tangkap dengan barang bukti satu paket sabu-sabu seberat 0,7 gram," kata Kepala Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Suhermanto saat dikonfirmasi di Jakarta Sabtu (25/3). Suhermanto menyebutkan petugas mengamankan putra penyanyi "Raja Dangdut" Rhoma Irama itu di salah satu hotel kawasan Pesing Jakarta Barat, Jumat (24/3) malam, seperti dikutip Antara. Saat ini, penyidikan kepolisian masih memeriksa intensif Ridho Rhoma guna mengungkap jaringan yang mengedarkan narkoba tersebut. Berdasarkan informasi, polisi menangkap Ridho usai membeli satu paket sabu-sabu seharga Rp1,8 juta kepada seorang pengedar (Nyoto)

Soal Dugaan Korupsi e-KTP, KPK: Semua Bukti Harus Kami Dapat

Laode M Syarif (kanan) (Foto: Rengga Sancaya/detikcom) Radar Publik Jakarta  - KPK mengatakan akan mengupayakan mendapat semua bukti dan keterangan yang dibutuhkan untuk memngungkap korupsi e-KTP. Upaya tersebut sebagai bentuk keseriusan KPK dalam menangani korupsi e-KTP ini. "Kami berusaha bahwa ini kami nggak mungkin main-main dengan kasus seperti ini. Semua bukti, semua keterangan yang penting pasti kami berupaya mendapatkannya agar kasus ini bisa diselesaikan," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (17/3/2017). Laode juga berharap pihak DPR dan Pemerintah mendukung penuntasan kasus e-KTP ini. Menurutnya penuntasan korupsi e-KTP merupakan bentuk dukungan KPK pada pemerintah dalam pelaksanaan program e-KTP. "Kami berharap bahwa parlemen dan pemerintah juga menyukseskan, juga mendukung upaya ini, karena yang KPK lakukan juga untuk menyukseskan program pemerintah untuk e-KTP," ujarny...

Presiden Mengundang Masyarakat Adat Bahas Hasil Konggres

asyarakat adat tunggu kabar b Radar Publik JAKARTA - Presiden Joko Widodo akan mengundang perwakilan masyarakat adat dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) ke Istana Negara untuk membahas hasil Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) V. beliau ingin mendegar sendiri hasil kongres nanti langsung dari panitia dan perwakilan masyarakat adat di provinsi," kata Kepala Kantor Staf Presiden Teten Masduki usai pembukaan KMAN V di Kampung Tanjung Gusta, Sumatera Utara, Jumat (17/3).  Sebelumnya Presiden dijadwalkan membuka kongres itu. Menurut Teten, Presiden batal hadir karena persoalan teknis, dan untuk itu Presiden akan mengundang masyarakat adat ke Istana.  Kongres KMAN V dibuka oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya mewakili Presiden Jokowi. Saat ditanya siapa saja yang akan hadir berdialog dengan Presiden nanti, Teten mengatakan akan menyerah...

Presiden tiba di Hotel Raffles diskusi lintas agama

Radar Publik Jumat, 3 Maret 2017 (Sumber Antara) Jakarta - Presiden Joko Widodo tiba di Hotel Raffles, Setiabudi, Jakarta untuk melakukan jamuan minum teh dan diskusi dengan sejumlah pemuka agama di Indonesia bersama Raja Arab Saudi, Sri Baginda Khadimul Haramain Al-Syarifain Raja Salman Bin Abdulaziz Al-Saud. Menurut pantauan Antara di kawasan sekitar jalan Prof Doktor Satrio, rombongan kendaraan Presiden beserta pengawalan masuk ke Hotel Raffles pada sekitar pukul 13.45 WIB. Diskusi yang rencananya mulai pukul 14.15 WIB tersebut tertutup dari liputan media. Sejumlah pejabat pemerintah yang terlihat telah memasuki Hotel Raffles sebelum ketibaan Presiden antara lain Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Sementara itu, menurut Kepala Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi akan memberikan keterangan pers te...