Langsung ke konten utama

LAYANAN PERUMDA TIRTA KANJURUHAN HADIR DI MAL PELAYANAN PUBLIK

Radar Publik
Malang

Penyelenggaraan pelayanan terbaik bagi Masyarakat dan pelanggan merupakan salah satu tujuan dari bisnis Perumda Tirta Kanjuruhan.

Pelayanan penyediaan air minum bagi masyarakat telah disediakan melalui 26 Unit pelayanan yang berada di wilayah Kabupaten Malang.

Pelayanan bagi pelanggan dimulai dari penyediaaan layanan pemasangan SR baru hingga penanganan keluhan / pengaduan pelanggan disediakan pada 25 unit pelayanan dan melalui layanan secara online. 

Dan untuk terus memberikan akses kemudahan bagi pelanggan dan juga untuk mendukung terselenggaranya layanan satu atap yang disediakan Pemerintah Kabupaten Malang, maka sejak Bulan Agustus 2023 layanan Perumda Tirta Kanjuruhan juga hadir di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Malang, tepatnya berada di Jl. Trunojoyo Kepanjen.

Berbagai layanan bagi pelanggan tersedia di Gerai Perumda Tirta Kanjuruhan, antara lain :
1. Pembayaran Rekening Air;
2. Pelayanan  pemasangan SR;
3. Pelayanan informasi tagihan dan baca meter;
4. Pelayanan informasi rekening air bersubsidi;
5. Buka kembali, balik nama, perubahan golongan tarif;
6. Pengaduan pelanggan 

Dan bagi pelanggan yang melakukan transaksi pembayaran rekening air di Mal pelayanan publik juga berkesempatan mendapatkan hadiah doorprize menarik dengan syarat dan ketentuan berlaku.

Dengan kehadiran layanan Perumda Tirta Kanjuruhan di Mal Pelayanan Publik, diharapkan akan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan dengan hanya pada satu tempat.

BAGIAN UMUM PERUMDA TIRTA KANJURUHAN

CP- WAHJOE DARMAWAN
081805031081

Rep. Afandi

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...