Langsung ke konten utama

Polri Peduli, Kapolres Pasuruan Bagikan Air Bersih Dan Paket Sembako Ke Warga Yang Kurang Mampu

Radar Publik
*PASURUAN* - Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-77 tahun 2023, Polres Pasuruan melaksanakan kegiatan Pemberian Bantuan Air Bersih dan sejumlah Paket Sembako dengan tema "Bakti Sosial Untuk Kemanusiaan" yang dikemas dalam bentuk Jum'at Curhat bersama Masyarakat di Dusun Krikilan, Desa Kedung Pengaron, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. Jum'at (23/06/2023).
Kegiatan dipimpin oleh Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. dan dihadiri oleh PJU Polres Pasuruan, Kapolsek Kejayan, Danramil Kejayan, Forkopimca Kejayan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Kedung Pengaron.

Kapolres Pasuruan mengatakan bahwa kegiatan Pembagian Air Bersih dan sejumlah Paket Sembako ini dilaksanakan dalam rangka Hari Bhayangkara Ke-77 tahun 2023.

"Kami berharap bantuan dari kami ini bisa bermanfaat bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Kejayan khususnya di Desa Kedung Pengaron ini, semoga Bhakti Polri untuk Masyarakat bisa terwujud melalui kegiatan ini," ucap Kapolres.

Pembagian air bersih tersebut diangkut oleh kendaraan dinas Armoured Water Canon (AWC) milik Polres Pasuruan, dengan di isi air bersih sebanyak 5000 liter air dan 5000 liter lagi diangkut dengan truck tangki air.

"Pembagian 10.000 liter air bersih ini kami targetkan kepada 120 kepala keluarga di Desa Kedung Pengaron, serta pembagian bantuan paket sembako sebanyak 100 paket sembako untuk warga yang kurang mampu," lanjutnya.

Sutar Kepala Desa Kedung Pengaron dan Mustofa Kasun Krikilan mengucapkan terima kasih kepada polres Pasuruan yang sudah peduli memberikan bantuan pembagian air bersih sebanyak 10 ribu liter dan bantuan 100 paket sembako untuk warganya.

"Terimakasih yang sebanyak-banyaknya kami ucapkan kepada Polres Pasuruan khususnya Bapak Kapolres Pasuruan telah memberikan bantuan air bersih dan sembako ini, sehingga bantuan tersebut bisa meringankan beban kebutuhan hidup sehari-hari warga kami," ucap Sutar Kades Kedungpengaron.

Pembagian 10 ribu liter air bersih tersebut dialirkan dari Truck tangki dan kendaraan dinas AWC kedalam Jerigen - Jerigen milik warga di Dusun Krikilan, Desa Kedung Pengaron dan juga dialirkan ke Ember - Ember penampungan air bersih yang sudah tersedia di masing-masing lingkungan RW  setempat.

Rep. Kresna/Nyoto

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...