Langsung ke konten utama

*Batuud Koramil 0816/11 Tarik Ambil Apel Siaga On Call Natal dan Tahun Baru 2020*

Radar Publik
Sidoarjo

Dalam rangka siaga Natal dan tahun baru koramil 0816/11 Tarik, melaksanakan apel pagi di makoramil selasa 24 desember 2019 diambil Batuud Pelda Moh Safei, Apel ini guna mempersiapkan atau mengantisipasi  kemungkinan segala ancaman maupun teror di wilayah kecamatan Tarik.

Apel pagi dilaksanakan untuk pengecekan kekuatan personil maupun materiil yang digunakan dan ini semua apabila sewaktu-waktu siap di gerakan, Sebagaimana Saat apel pagi kesiap siagaan Pelda Moh Safei menekankan bahwa kegiatan pengamanan perayaan Natal dan tahun baru bukanlah sesuatu hal yang baru, dan selalu dilakukan setiap tahunnya.  Akan tetapi dirinya berharap hal tersebut tidak serta merta menjadikan kelengahan dalam melaksanakan tugas, Tetap dalam kewaspadaan dan mengajak seluruh anggota bersama-sama untuk tetap menjaga keamanan dan kenyamanan dalam bermasyarakat, terutama saudara-saudara kita yang sedang melaksanakan ibadah Natal dan tahun baru.

Batuud Pelda Moh Safei juga berharap agar anggota selalu meningkatkan komunikasi terutama jaring-jaring di desa Binaan dan terus bersinergi saat pelaksanaan tugas pengamanan baik dari polri, satpol pp, banser, linmas atau organisasi yang lainya, apabila ada pergerakan ancaman atau teror laporkan dan tunngu petunjuk Danramil. Tutur Pelda Moh Safei.


Sebagaimana petunjuk Danramil Tarik Kapten Arm Teguh Yudi Irbayanto SH saat memberi arahan "Mengatakan" Siaga On Call merupakan perintah komando atas dalam hal ini kodim, apabila sewaktu-waktu ada kejadian atau permasalahan sekecil apapun untuk segera dilaporkan agar sesegera mungkin untuk di ambil tindakan.

Siaga ini untuk mengantisipasi setiap gangguan, ancaman maupun teror selama giat natal dan juga tahun baru, Pengamanan kegiatan selama 10 hari, mulai dari tanggal 23 sampai dengan tanggal 1 Januari 2020,  itu petunjuk komando atas agar setiap jajaran komando kewilayahan ( koramil) untuk melaksanakan apel pagi dan malam setiap harinya, dan juga para babinsa selalu monitor wilayah setiap saat terutama giat natal maupun tahun baru ada diwilayah. Pungkasnya. ( nyoto, zay)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...