Langsung ke konten utama

Danramil 10 Balung Bendo Jalin Silaturahmi Dengan Kapolsek

Radar Publik
Sidoarjo.

Jalin siilaturahmi Komandan Koramil 0816 /10 Balung Bendo Dengan Kapolsek Balung Bendo pada hari kamis tanggal 10 Oktober 2019 pkl 12.30 wib bertempat di kantor Polsek Balung Bendo. Danramil 10/Balong bendo Kapten Inf Kabul Tarmanto melaksanakan kunjungan ke Polsek Balongbendo dalam rangka silaturahmi sebagai pejabat baru di BNN komando Rayon Militer wilayah Balung bendo Yang diterima oleh Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng SH. dengan Balongbendo Kapten Inf Kabul Tarmanto tiba di Mapolsek Balongbendo ditetima oleh Kapolsek Balung bendo Kompol Sugeng SH.
Dan Kedatangan kami sebagai Danramil 10 nb untuk jalin silaturahmi karena kapolsek karena kami sebagai warga/pejabat baru dan Dalam acara silaturahmi iji adalah merupakan beberapa agenda pembahasan bentuk Sikaturahmi kami sebagai warga baru serta Pembahasan tentang Kamtibmas diwilayah Balongbendo dalam rangka menjelang Pilkades nantinya yang terdiri dari 11 Desa di Kecamatan Balongbendo dan juga untuk BNN program Pembahasan kegiatan Cangkruan  forkopimka dan Kapala Desa sekecamatan Balongbendo
Dan Kegiatan kunjungan silaturahmi ini diapresiasi oleh Kapolsek Balongbendo untuk keamanan dan kondusifitas wilayah Balongbendo.
Atas kunjungan serta silaturahmi kami selesai dalam keadaan aman dan lancar ungkap Danramil 0816/10 Balunbendo Kapten Inf Kabul Tarmanto(Zee/Lyn).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...