Untuk kambing ukuran kecil kenaikannya berkisar Rp 150 ribu per ekor, sedangkan kambing ukuran besar, naik sekitar Rp 200 ribu per ekornya. Foto: Khusni Mubarok |
Harga Kambing Naik Jelang Idul Adha |
Minggu, 05-08-2018 | 05:30 wib |
Oleh : Khusni Mubarok |
RadarPublik
adar - Menjelang hari raya idul adha 2018, harga kambing di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mulai mengalami kenaikan antara Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu per ekor. Kenaikan harga ini, diduga akibat meningkatnya permintaan kambing, untuk kebutuhan kurban di hari raya idul adha.
Pedagang Kambing, Didik, mengaku, kenaikan harga kambing bervariasi tergantung ukuran dan bobot ternak. Untuk kambing ukuran kecil kenaikannya berkisar Rp 150 ribu per ekor, sedangkan kambing ukuran besar, naik sekitar Rp 200 ribu per ekornya. "Harga kambing lokal kualitas standart siap potong, saat ini mencapai harga Rp 2 hingga Rp 3 juta per ekor. Sementara kambing jenis etawa harganya dipatok Rp 5 juta per ekor," jelas Didik. Meski tidak seramai tahun-tahun sebelumnya, penjualan kambing saat ini sudah mulai ramai. Para pedagang mengaku, penjualan kambing rata-rata 2 sampai 4 ekor per hari, dibanding tahun-tahun sebelumnya yang rata-rata 3-5 kambing per ekor tiap harinya. "Hal ini dipicu banyaknya warga yang memilih membeli kambing secara langsung di peternak yang ada di desa-desa," imbuhnya. Diperkirakan, kenaikan harga kambing ini masih akan terus terjadi. Setidaknya hingga mendekati hari raya kurban mendatang. (Nyoto) |
Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...
Komentar