Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2016

Kejaksaan negeri sudoarjo'lamban' dalam menangani laporan warga tertindas

Radar Publik Sidoarjo -  Kasus program prona tahun 2016 di desa dukuh sari kec jabon kab sidiarjo di perkurakan berbuntut panjang. Peserta prona pada kuota 1(pertama) sebanyak 200 bidang wajib membayar adminitrasi hampir satu juta. Menurut kades dukuh sari pada saat di konfirmasi oleh wartawan radar publik membenarkan. Namun para perserta prona d wajibkan bayar adminitrasi sebesar 400 000 rbu rupiah untuk biaya pronanya dan di tambah 400 000 rb rupiah untuk biaya lain lainnya. Jadi total keseluruhan pada program prona pada kuota pertama peserta harus nembayar penuh Rp 800 000.terlepas dari kuota pertama desa dukuh sari kec jabon mendapatkan tambahan kuota lagi sebanyak 90 bidang pada kuota ke 2 dab pd kuota ke 3 sebanyaj 50 bidang dan pada kuota ke4 ds dukuh sari sebanyak 40 bidang. Namun sayang dari tambahan kouta sebanyak 180 bidang oleh panitia di pergunakan untuk membodohi peserta prona. Para peserta prona di kenakan biaya adminitrasi berfariasi. Dari 1 500 000 hingga 3...

Di Duga Anggota Polsek Trawas lakukan Pungli Dengan Modus Raziah Motor Anak Sekolah

Radar Publik Trawas/15/10/2016. Mojokerto - Dua anggota polsek trawas membawa mobil patroli sabara melakukan raziah motor anak sekolah di kawasan puncak trawas. Beberapa warga beberkan kepada Radar Publik bahwasannya di kawasan jalan masuk puncak trawas tersebut sering anggota polsek trawas merazia motor anak sekolah yang sedang beristirahat di kawasan itu tuturnya. Setelah mendapat tangkapan lalu anak sekolah di giring ke kantor polsek dan yang teraziah disuruh menghubungi keluarganya untuk mengambil motor dan tak jarang di mintai uang tebusan pengambilan motor- motor tersebut. Saat wartawan Radar Publik melintas dikawasan tersebut memergoki ada dua oknum anggota polsek trawas membawa mobil sabara dan meraziah anak sekolah yang nongkrong di jalan masuk vila puncak trawas, motor yang teraziah di bawa entah kemana dan dua anak sekolah itu di masukan mobil sabara tersebut, sempat kami tanya salah satu polisi tersebut, ada apa pak??.. Jawabnya salah satu polisi tersebut Raziah ...

Pengantin ini rela payudaranya di grayang para undangan

Radar Publik - Sebuah rekaman tak biasa menghebohkan dunia maya Rekaman tersebut berasal dari pengantin baru di China Dilansir Dailymail, pengantin wanita tersebut memungkinkan para tamu untuk meraba-raba bagian sensitifnya selama resepsi pernikahan. Kabarnya ini dilakukan untuk mengumpulkan uang bulan madu. Video tersebut dikatakan telah direkam di China utara menunjukkan banyak laki-laki berbaris. Mereka membayar lalu meraba-raba sang 'pengantin' selama perayaan pernikahan. Dana yang terkumpul dilaporkan kemudian digunakan untuk membayar bulan madu pasangan tersebut. Namun, identitas wanita tersebut belum diketahui. Dan beberapa dari kemudaian banyak netizen mengatakan bahwa video tersebut bukanlah pengantin. Meskipun ia mengenakan gaun mewah tapi sebenarnya rekaman tersebut diambil di Thailand. Rekaman tersebut merupakan aksi di klub kabaret malam yang penuh dengan wisatawan China. Rekaman tersebut memperlihatkan para tamu memberikan uang sebe...

Presiden datangi Kemenhub, ingatkan semua instansi hentikan pungli

Radar Publik Selasa, 11 Oktober 2016 Jakarta - Presiden Joko Widodo memperingatkan seluruh kementerian dan instansi agar menghentikan segala bentuk pungutan liar terutama yang berkaitan kepada pelayanan kepada masyarakat. "Stop yang namanya pungutan liar terutama kepada yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat. Tangkap dan langsung pecat pegawai yang melakukan pungli," kata Presiden Joko Widodo kepada pers saat mengunjungi Kementerian Perhubungan, di Jakarta, Selasa. Presiden melakukan kunjungan mendadak ke Kementerian Perhubungan terkait kasus tangkap tangan dugaan pungutan liar perizinan di kementerian tersebut. Presiden mengatakan, pemerintah akan terus melakukan penertiban dan penangkapan kepada semua pihak yang melakukan pungli kepada masyarakat. "Sekali lagi saya tegaskan stop yang namanya pungutan liar dan saat ini sudah ada yang namanya operasi pemberantasan pungli," tegas Presiden. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan a...

BNN: Wartawan berperan cegah narkoba

Radar Publik Selasa, 04 Oktober 2016 Mantan Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Utara Sumirat Dwiyanto mengatakan wartawan berperan penting dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di daerah itu. "Dukungan kawan-kawan media luar biasa, masyarakat dengan sukarela aktif berpartisipasi dalam melaksanakan kegiatan pencegahan dan pemberantasan," kata Smuirat usai serah terima jabatan Kepala BNNP Sulawesi Utara (Sulut), di Manado Senin. Serah terima jabatan BNNP Sulut dari Kombes Pol Sumirat Dwiyanto kepada Brgjen Pol Charles Ngili berlangsung sederhana dihadiri kepala BNN kabupaten dan kota di Sulut. Sumirat mengatakan selama bertugas di Sulut satu tahun tujuh bulan dan 20 hari, mendapatkan dukungan luar biasa dari masyarakat, pemerintah dan kawan-kawan pers. Berkat dukungan tersebut pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik dan lancar. "Tanpa dukungan kawan-kawan pers, seluruh pemangku kepentingan, peker...

SERING KENA BLACKLIST PT GUNA KARYA NUSANTARA(GKN) MALAH JADI PEMENANG TANDER PROYEK RAKSASA DI KAB PASURUANSERING KENA BLACKLIST PT GUNA KARYA NUSANTARA(GKN) MALAH JADI PEMENANG TANDER PROYEK RAKSASA DI KAB PASURUAN

Pasuruan Kab:Radar Publik News **pembangunan proyek raksasa di kabupaten pasuruan dalam paket pengadaan gedung Dinas Kesehatan Kab pasuruan yang di louncing pada tanggal 30 maret hinnga tanggal 5 april 2016 di menangkan oleh PT pendatang baru dari kota kembang bandung (PT GUNA KARYA NUSANTARA) Peket lelang yang di luncurkan oleh ULP Kab Pasuruan Senilai Rp 18.792.567.200,00 tersebut dalam kontesnya tak satupun penyedia barang dan jasa mengikuti dalam pelaksanaan lelang kecuali PT GUNA KARYA NUSANTARA.Entah apa yang menjadi penyebab dari wajah wajah lama penyedia barang dan jasa tak mengikuti kontes lelang yang berlansung di Unit Lelang Pengadaan (ULP) Kab Pasuruan.......Apakah  mereka takut tak bisa memenangkan tander proyek raksasa ataukah mereka kurang anggaran modal untuk mengerjakan ataukah mereka sudah menduga kalau pelaksanaan lelang paket proyek Pengadaan Gedung Dinas Kesehatan Kab Pasuruan Bakal ada kong kali kong sudah ada konfirasi  antara Panitia ULP dengan PT ...