Langsung ke konten utama

Menkeu Buka Sosialisasi Dana desa Di Kab. Pasuruan

Radar Publik
Kamis, 10 Desember 2015
Menteri Keuangan Republik Indonesia Bambang Soemantri Brodjonegoro bersama anggota DPR RI dari komisi XI Misbakhun hari ini membuka sosialisasi dana desa di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Menteri Keuangan RI, Bambang mengatakan, untuk Pemerintah Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu daerah yang telah menjalankan kewajiban dengan memberikan bantuan dana desa dari alokasi daerahnya.

"Kabupaten Pasuruan adalah salah satu daerah yang telah menjalankan kewajibanya dengan mengalokasikan serta memberikan dana desa" kata Bambang, di Kabupaten Pasuruan, Kamis (10/12), Kepada Wartawan.

Sementara dari segi jumlah penerimaan dana desa tahun ini rata-rata desa diindonesia menerima Rp280 juta yang berasal dari APBN yang diperuntukan dana desa. Untuk tahun depan besaran penerimaan dana desa akan mengalami peningkatan menjadi Rp630 juta per desa.

Penambahan ini seiring adanya kenaikan alokasi dari pemerintah pusat tentang dana desa dari Rp20,76 triliun menjadi Rp46,9 triliun.

"Pemerintah menaikan anggaran untuk desa dari Rp20,16 triliun menjadi Rp46,9 triliun" terang menkeu.

Khusus untuk Kabupaten Pasuruan mulai tahun depan per desa akan menerima Rp1,12 milyar. Jumlah tersenut merupakan penggabungan dari dana desa yang berasal dari APBN dengan APBD.

Menteri mengharapkan agar kepala desa mampu mengelola dengan baik. Tidak hanya dari segi pengelolaan perencanaan, namun juga didukung dengan sumber daya manusia yang mumpuni. Mengutamakan padat karya dengan melibatkan masyarakat untuk pembangunan desa.

"Jangan takut untuk mengambil keputusan karena hal itu bisa menghambat pembangunan serta peningkatan ekonomi rakyat," tandasnya. (Nyoto)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Malam Di Tangkis Porong Indah (TPI)

Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...

Belum Jelas Perizinannya Pembangunan Pabrik Paku di Kangkungan Mojokerto di Protes Warga

Radar Publik Jatim - Selasa, 16/7/2024 MOJOKERTO, Warga Dusun Kangkungan Desa Lengkong Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, memprotes pembangunan pabrik paku yang ada di daerahnya, alasannya, mereka khawatir terdampak sisa hasil produksi dari produsen paku itu kelak kalau sudah beroperasi, di antaranya debu dan sumber air yang terkontaminasi dengan limbah besi.  Selain itu, warga juga menuntut kompensasi kepada pemilik pabrik akibat debu yang ditimbulkan oleh dum truk yang berlalu lalang, pada masa proyek pembangunan. Tidak hanya debu dan suara bising, mereka juga mempertanyakan ijin penggunaan akses yang di lalui dum truk untuk menguruk pabrik. Warga setempat, Alfatah (42)  mengatakan " kami hanya menanyakan kedepan dampak yang di timbulkan oleh pabrik, dan kami juga menanyakan penggunaan akses yang di lalui kendaraan proyek" . " Warga Kangkungan kepingin tahu, ijinnya sama siapa ? kaitan dengan penggunaan jalan yang di lalui kend...

Buntut Protes Warga, Kompensasi Tidak Cair Dari Pabrik Warga Tutup Akses Menuju Proyek

Radar Publik .com Mojokerto 21/7/2024 MOJOKERTO : Bentuk kekesalan warga Dusun Kangkungan, Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, akibat dampak yang ditimbulkan oleh kendaraan proyek dan penggunaan jalan yang tidak ijin ke warga. Pada Minggu siang (21/7/2024) warga Kangkungan tutup jalan menuju proyek pembangunan pabrik. Puluhan warga setempat, memblokade jalan setapak menuju proyek. Sebab, sejak dimulainya proyek pembangunan pabrik, warga sudah berkali-kali mengajukan kompensasi ke pihak pengembang, namun, hingga saat ini kompensasi tak kunjung terealisasi. Dengan kompak, warga Dusun Kangkungan mendirikan pagar dari bambu yang di bubuhi spanduk penutupan jalan. "Kami sudah capek dengan janji-janji belaka dari pihak manajemen pabrik. Sekitar sudah 5 kali mediasi dengan Pemdes Lengkong, dan perwakilan perusahaan, namun hingga saat ini mediasi tersebut masih dead lock," kata Didik, warga setempat. Menurut warga yang lain, Agustina (54) sepanjang perus...