Radar Publik
Mojokerto : Jainul, salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur tiba-tiba keluar dari ruang rapat dengan penuh emosi. Jainul langsung naik di atas kursi lobi kantor DPRD dan melepas papan yang bertuliskan moto kerja sama DPRD dengan pemerintah kabupaten.
Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Selasa (18/2/2014), papan moto yang dicopot tersebut kemudian dibuang di ruang sekretariat dewan yang tak jauh dari lobi.
Jainul mengatakan, alasan melepas papan tersebut karena tidak layak dipajang di lobi kantor DPRD. Menurutnya, para anggota DPRD sudah tidak menepati janjinya untuk bisa bekerja sama.
Selain kesal dengan janji-janji yang tak kunjung ditepati, sudah 2 bulan ini mereka tidak menerima gaji dan tunjangannya dengan alasan telah banyak potongan. (Red)
Radar Publik Minggu (3/11/2013) WARGA Porong dan sekitarnya punya istilah khas, TPI. Bukan Televisi Pendidikan Indonesia, melainkan TANGKIS PORONG INDAH. Ini tempat mangkal ratusan lonte di tangkis (tanggul) Kali Porong, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. ‘Keindahan’ tangkis itu bisa disaksikan setiap malam. Tangkis yang siangnya panas terik dan sepi, malam hari sangat meriah. Di sini tak ada rumah bordil yang khusus menyediakan kamar berikut lontenya. Di sini semua serba darurat. Usai matahari terbenam para ‘pengusaha’ bikin kamar-kamar begituan. Sedikitnya ada 60 kamar. “Ada semacam panitia atau pemilik. Rangkanya sudah ada, sehingga malam tinggal pasang. Bikinnya gampang sekali, dan ini sudah berlangsung bertahun-tahun,” ujar Eko, warga Porong. Pengelola kompleks TPI menyiapkan dua tiga wadah berisi air bersih di depan kamar 2 x 1 meter itu. Tujuannya, apalagi kalau bukan untuk membersihkan organ intim si lonte dan tamunya usai berhubungan badan. Fasilitas ini, rata-rata sudah...
Komentar